Nama eks bos Los Blancos itu telah dikaitkan dengan PSG sejak awal musim lalu.
Zinedine Zidane telah mendapatkan dukungan langsung dari Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menjadi manajer Paris Saint-Germain, dengan masa depan Mauricio Pochettino kini dipenuhi dengan tanda tanya.
Kegagalan Pochettino mengantarkan PSG menjuarai Liga Champions menjadi salah satu faktor posisinya di Parc des Princes terancam, bahkan sejak awal musim 2021/22, Zidane telah digadang-gadang bakal menjadi pengganti pria asal Argentina tersebut.
Macron sebelumnya telah ambil bagian dalam meyakinkan Kylian Mbappe untuk bertahan di Paris, dan kini ia tampaknya bakal kembali berperan dalam meyakinkan Zidane.
“Saya bisa berbicara dengan Kylian Mbappe, namun ia membuat pilihan itu [bertahan bersama PSG] dengan hati nuraninya sendiri,” ujar Macron kepada RMC Sport.
“Dia telah menunjukkannya, ia sangat dewasa, dia bisa membangun kariernya dan komitmennya dengan penuh rasa tanggung jawab.”
“Saya belum berbicara dengan Zinedine Zidane, tetapi saya sangat mengaguminya, baik saat masih menjadi pemain atau sebagai pelatih. Kami benar-benar ingin memiliki, di kompetisi Prancis, seorang atlet dan pelatih dengan bakat yang luar biasa dan mampu membawa tiga piala utama yang sangat didambakan oleh klub di sini.”
“Saya berharap pengaruh kompetisi Prancis dan demi Prancis bisa membuatnya kembali, dan ia datang untuk melatih klub besar di sini, itu akan luar biasa.”
“Adalah peran saya untuk mengatakan bahwa Prancis merupakan negara olahraga dan sepakbola yang luar biasa, ada banyak penonton yang menyukai olahraga ini. Penting bagi kami bahwa orang-orang terbaik ada di sini.”
Zidane mengawali karier kepelatihannya bersama Madrid, dengan ia awalnya menjadi manajer untuk tim U-17 Los Blancos. Dia kemudian naik jabatan menjadi asisten manajer di tim utama sebelum mengambil alih Real Madrid Castilla.
Berkat kemampuannya, Zidane pun diangkat menjadi manajer tim utama pada 2016 untuk menggantikan Rafael Benitez. Di periode pertamanya menukangi Los Blancos, dia berhasil memenangkan Liga Champions sebanyak tiga kali secara berturut-turut. Ia juga memenangkan dua gelar La Liga dan dua trofi Piala Dunia Antarklub.
Pada 2018 ia meninggalkan Madrid dan ‘menganggur’ selama satu tahun, sebelum menjalani periode keduanya di Santiago Bernabeu dari 2019 sampai 2021.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 09/06/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :