Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Klopp

The Reds benar-benar dibuat frustrasi oleh Courtois, yang mampu mengamankan gawangnya di sepanjang pertandingan.

Jurgen Klopp merasa aneh dengan Liverpool saat kalah tipis 1-0 dari Real Madrid di final Liga Champions, Minggu 929/5) dini hari WIB.

Bos The Reds tersebut mengungkapkan bahwa ada yang salah jika seorang penjaga gawang lawan dinobatkan menjadi Man of the Match, dengan penghargaan tersebut diberikan kepada kiper Madrid Thibaut Courtois.

Kiper Belgia tersebut mencatatkan sembilan penyelamatan di pertandingan tersebut, sekaligus mencetak rekor sebagai kiper dengan penyelamatan terbanyak di final Liga Champion sejak 2003/04.

“Ketika penjaga gawang dinobatkan menjadi Man of the Match maka ada yang salah dengan tim lawannya, jadi saya pikir, kami memiliki tiga peluang besar di mana Courtois melakukan penyelamatan yang sangat gemilang,” kata Klopp dikutip dari laman resmi Liverpool.

“Di sepertiga akhir kami seharusnya bisa melakukan lebih baik lagi, umpan pendek yang lebih baik, umpan silang yang lebih baik, terutama mendekati akhir pertandingan, tetapi sekali lagi saya ucapkan, Courtois tidak masuk akal.”

“Kami ingin lebih banyak bermain di area pertahanan mereka di babak kedua, tetapi itu tidak terjadi. Masalahnya adalah, ketika Anda bermain melawan Real Madrid dan mereka bertahan sedalam itu, ancaman serangan balik mereka sangat besar dan mengerikan. Anda tidak bisa mengabaikan itu.”

“Sejujurnya, saya melihat kami melakukan banyak hal lebih baik dari mereka, tetapi itu tidak cukup dan kami menerima kekalahan ini.”

“Setelah pertandingan, saat saya melihat statistik, penguasaan bolanya 50-50. Kami memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran, namun apa yang dilakukan Madrid menjadi penentu pertandingan ini.”

“Mereka mencetak gol, dan kami tidak. Itu menjadi penjelasan termudah di dunia sepakbola dan kami sangat sulit untuk mendapatkan itu. Namun, yang jelas, kami tentu saja menghormati itu semua.”

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer

Article Category : News

Article Date : 29/05/2022

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive