Sang striker menikmati kejayaan di liga musim ini dengan sampanye dan cerutu.
Bintang AC Milan Zlatan Ibrahimovic mengakui bahwa gelar juara Serie A musim ini adalah yang paling nikmat yang pernah ia menangkan.
Rossoneri menyegel Scudetto ke-19 mereka setelah meraih kemenangan 3-0 atas Sassuolo, Minggu (22/5) WIB, dengan Ibra masuk pada menit ke-72 untuk menggantikan Olivier Giroud, yang mencetak dua gol di laga tersebut.
Pemain internasional Swedia tersebut sebenarnya sempat menyarangkan bola ke gawang Sassuolo enam menit setelah dia masuk ke lapangan, tetapi VAR menganulir golnya, yang sebenarnya bisa membuatnya semakin bahagia malam itu.
Meski tak mencatatkan namanya di papan skor, Ibrahimovic tetap bangga dan girang setelah membantu Milan merengkuh gelar pertama mereka dalam 11 tahun, dengan mereka terakhir kali juara pada musim 2010/11.
Mantan pemain Barcelona dan Manchester United itu juga mendedikasikan gelar juara ini untuk mendiang Mino Raiola, agennya, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
“Ini adalah gelar juara paling nikmat yang pernah saya raih dalam karier saya. Tim ini memang butuh seorang pilot,” ujar Ibrahimovic kepada DAZN usai pertandingan.
“Ini untuk Mino Raiola. Ketika saya kembali ke Eropa, dia [Raiola] mengatakan kepada saya bahwa saya telah membawa perubahan di AC Milan. Saya berkorban banyak.”
Ditanya soal masa depannya, Ibra mengungkapkan bahwa dirinya masih belum tahu apakah akan pensiun atau belum, yang jelas, pemain berusia 40 tahun tersebut masih ingin terus menjadi lebih baik.
“Masa depan? Saya harus bekerja lebih lagi untuk menjadi lebih baik kedepannya,” tambah Ibrahimovic.
“Mengenai operasi? Saya belum tahu, tetapi untuk pensiun, saya tidak bisa mengatakannya untuk saat ini.”
Setelah pertandingan tersebut, seluruh pemain dan staf Milan langsung bersiap untuk sesi penyerahan medali juara serta trofi Serie A, dengan mereka akan masuk ke lapangan melewati lorong terlebih dahulu.
Tetapi, Ibrahimovic disorot pada saat memasuki lapangan dari lorong pemain. Sang striker memasuki lapangan dengan membawa botol sampanye dan juga memegang cerutu di tangannya.
Penyerang tersebut menyemportkan sampanyenya kearah tribun penonton sebelum menghisap cerutunya sebelum naik ke podium dan menerima medali.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 24/05/2022
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Lanyiacs L
13/12/2024 at 13:53 PM