Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Harry Kane

Harry Kane belum pernah mengangkat trofi di sepanjang karirnya. Namun sekali meraih predikat juara didapatkan Kane di kandang mantan timnya, Tottenham Hotspur. 

 

 

Hampir sepuluh tahun Harry Kane berseragam Tottenham Hotspur. Namanya pun besar bersama Liliwhites. Sampai akhirnya pemain berposisi striker itu memilih hijrah ke Bayern Munchen 2023 lalu. 

 

Semalam untuk pertama kalinya Kane kembali ke kandang Spurs sebagai lawan. Kane ikut dalam skuad Bayern Munchen yang menghadapi Spurs di laga final Piala Visit Malta. 

 

Datang sebagai lawan, Kane tetap menaruh respect kepada mantan klubnya. Bahkan striker Timnas Inggris itu sangat emosional saat fans Spurs menyanyikan lagu kebangsaan mereka. 

 

"Menakjubkan bisa kembali ke tempat yang akan selalu sangat istimewa bagi saya. Terima kasih kepada semua orang atas sambutan yang luar biasa. Senang bisa berlatih beberapa menit dan meningkatkan persiapan untuk musim ini," tulis Kane. 

 

Hanya saja di duel semalam Kane tidak tampil sebagai starter. Kane dimainkan menit ke-80 menggantikan Joshua Kimmich. Dan di laga tersebut Bayern sukses menjadi juara setelah mengalahkan Spurs dengan skor 3-2. 

 

Menariknya gelar tersebut merupakan gelar pertama yang dirasakan Kane di sepanjang karirnya. Meski hanya bertajuk kompetisi pra musim trofi tersebut menjadi sangat berarti bagi striker berusia 31 tahun tersebut. 

 

Selama ini Kane selalu gagal mengantarkan tim yang dibelanya meraih trofi. Bahkan sampai terkenal sebutan "Kutukan Harry Kane". Dengan trofi yang diraih semalam jelas diharapkan menghapus kutukan tersebut. 

 

Sayangnya saat perayaan gelar juara Kane enggan mengangkat trofi. Pemain kelahiran London tersebut menghormati Spurs yang selama ini telah membesarkan namanya. 

 

Sementara itu setelah sukses meraih trofi pertama, Kane kembali ke Jerman bersama Munchen. Mereka akan menjalani satu laga persahabatan lagi melawan, WSG Tirol, sebelum memulai perjuangan di Bundesliga. 

 

(Goal Internasional)

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : News

Article Date : 11/08/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive