Diketahui Kylian Mbappe memberikan sebuah komentar yang prediksi menyindir salah satu rekannya.
Komentar pasca-pertandingan Kylian Mbappe setelah kekalahan Paris Saint-Germain di Liga Champions tengah pekan tampaknya menjadi sindiran bagi rekan setimnya. Diketahui, Mbappe tertatih-tatih keluar lapangan dalam kemenangan Ligue 1 timnya di Montpellier awal bulan ini dengan PSG kemudian mengonfirmasi bahwa striker itu akan absen selama tiga minggu. Namun, pada saat pertandingan melawan Bayern Munich terjadi hanya dua minggu setelah cedera itu diluar dugaan dirinya turun dari bench dan tampil sebagai pemain pengganti.
Meskipun penampilannya gagal untuk membantu PSG terhindar dari kekalahan melawan Bayern Munich,setidaknya dirinya menunjukan betapa berkorbanya dirinya untuk PSG. Disis lain, tindakan Neymar pada hari berikutnya menuai kritik dan dicap sebagai "tidak profesional". Orang Brasil itu pergi ke European Poker Tour di Paris dan kemudian difoto di McDonald's di ibu kota Prancis. Itu terjadi sehari setelah Mbappe memberikan komentar atas pentingnya pemain PSG “makan dan tidur nyenyak”. Komentar tersebut agak tidak biasa dan dapat dibaca sebagai kritik terhadap orang lain, jika melihat prilaku Neymar Jr sehari setelah pertandingan melawan Bayern, asumsi arah komentar tersebut mengarah deras kepadanya.
"Kami bekerja siang dan malam," kata Mbappe usai pertandingan. "Para pemain kami harus dalam keadaan sehat untuk leg kedua, semua orang perlu makan dan tidur dengan baik. Mereka tidak nyaman ketika kami memainkan sepak bola menyerang yang butuh stamina lebih besar."
Penampilan Mbappe tepat sebelum satu jam berjalanya pertandingan membantu mengubah timnya yang sebelumnya bermain monoton. Aksi Mbappe sendiri memaksa Yann Sommer melakukan penyelamatan bagus dari situasi satu lawan satu dan bahkan berhasil mencetak gol meskipun harus digagalkan karena offside. Ini bukan musim yang sepenuhnya membahagiakan bagi Mbappe di Paris. Ada laporan yang mengabarkan tentang dugaan perseteruan pria Prancis itu dengan Neymar. Duo superstar itu berselisih tentang urutan pengambil penalti awal musim ini dalam pertandingan Ligue 1.
Mantan kapten Real Madrid Sergio Ramos dilaporkan dipaksa turun tangan untuk memisahkan pasangan yang bertikai itu dan bos Christophe Galtier mengadakan pertemuan tim utama di mana keduanya ditegur. Namun, tampaknya masalah terbsebut membuat hubungan keduanya mengalami masalah. Dengan kondisi yang seperti ini tentu bagi PSG adalah sebuah kerugian besar dimana mereka musim ini memiliki target yang cuku besar untuk dapat mengawinkan gelar Ligue 1 dengan gelar si kupin besar, Liga Champions yang belum pernah mereka dapatkan sepanjang sejarah klub.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 17/02/2023
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :