Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Sarri

Tren negatif yang terus berlanjut membuat pelatih asal Italia tersebut meletakan jabatanya sebagai manager Lazio meski masih miliki kontrak hingga tahun depan.

 

Baru-baru ini, Lazio telah kalah dalam tiga pertandingan berturut-turut menjelang pertandingan hari Senin dengan Udinese. Lazio telah kalah dari Fiorentina dan AC Milan dalam laga Serie A sebelum kekalahan 3-0 dari Bayern Munich di Liga Champions, yang membuat mereka tersingkir dari babak 16 besar 3- 1 secara agregat. Dan di laga kemarin situasi begitu tyegang terasa di Stadio Olimpico pada hari Senin saat Lorenzo Lucca dan Oier Zarraga mencetak gol untuk Udinese dan gol bunuh diri Lautaro Giannetti, sehingga membuat tim asuhan Sarri mengalami kekalahan keempat berturut-turut di semua turnamen.

 

Tidak ada tim lain di Serie A yang kalah dalam tiga pertandingan terakhir mereka, dan Biancocelesti yang juga kalah dari Atalanta BC dan Bologna pada bulan Februari, kini mendekam di peringkat kesembilan klasemen, terpaut delapan poin dari lima besar dan terpaut 35 poin di belakang pemimpin Inter Milan.

 

Menurut La Gazzetta dello Sport, Sarri yang kontraknya di Stadio Olimpico berlaku hingga 2025  langsung mengosongkan lokernya dan mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri saat tiba untuk bekerja pada Selasa pagi. Lazio rupanya terkejut dengan waktu pengunduran diri Sarri, namun presiden klub Claudio Lotito masih harus menerima kepergian pelatih asal Italia itu sebelum mantan pelatih Chelsea dan Juventus itu resmi meninggalkan klub.

 

Lotito diperkirakan akan menyetujui pengunduran diri Sarri, yang akan membuat pelatih berusia 65 tahun itu pergi dengan 65 kemenangan, 30 kali seri dan 42 kekalahan dari masa kepemimpinannya, dengan rata-rata 1,64 poin per pertandingan.

 

Sementara itu, Sarri telah memimpin Lazio kembali ke Liga Champions dengan finis di peringkat kedua Serie A pada musim 2022-23, finis 16 poin di belakang juara Napoli, tetapi ia gagal memberikan satu pun trofi kepada pendukung setia Biancocelesti.

 

Jika Lotito memberi lampu hijau untuk keluarnya Sarri, Lazio diperkirakan akan menunjuk manajer sementara hingga akhir musim dan dikatakan mempertimbangkan mantan striker Miroslav Klose sebagai kandidat potensial. Pria Jerman berusia 45 tahun itu gantung sepatu pada tahun 2016 setelah lima tahun berkostum biru langit dan mengambil peran manajerial pertamanya bersama klub Austria SCR Altach tahun lalu, namun ia keluar pada pertengahan musim dengan hanya meraih lima kemenangan dari 24 pertandingan.

 

Mantan penyerang lainnya, Tommaso Rocchi yang sebelumnya menangani tim muda Lazio  juga sedang dipertimbangkan, begitu pula Igor Tudor, tetapi Igor Tudor akan menuntut kontrak multi-tahun daripada penunjukan jangka pendek hingga Juni.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : News

Article Date : 13/03/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive