Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Erik Ten Hag

Erik ten Hag mengklaim dia tidak akan pernah bisa membuat Manchester United bermain seperti Ajax saat masih dipimpin olehnya

 

Kemenangan telak 3-0 Manchester City di Old Trafford pada hari Minggu membuat United mengalami kekalahan kelima dalam 10 pertandingan pembukaan Liga Premier mereka dan tertinggal delapan poin di belakang peringkat keempat, dengan klub sudah menghadapi perjuangan berat untuk lolos ke Liga Champions musim depan. United telah menghabiskan lebih dari £400 juta sejak Ten Hag ditunjuk sebagai manajer pada Mei tahun lalu setelah sukses di Ajax ketika ia memenangkan tiga gelar Eredivisie, dua piala Belanda dan membawa klub ke semifinal Liga Champions dengan memainkan sepak bola menyerang yang sangat diikagumi.

 

Ten Hag diizinkan untuk mendikte kebijakan transfer United dan telah merekrut tiga pemain yang pernah bermain di bawahnya di Ajax dimulasi dari Lisandro Martinez, Antony dan Andre Onana − serta Sofyan Amrabat, yang pernah ia miliki saat menjadi pemain di Utrecht. Tiga pemain lainnya  Christian Eriksen, Tyrell Malacia dan Mason Mount juga pernah bermain di Eredivisie atau Ajax sebelumnya. Namun ketika ditanya kapan dia bisa meniru gaya bermain Ajax di Old Trafford, Ten Hag mengatakan “Tidak pernah. Kami tidak akan pernah memainkan sepak bola itu di sini karena mereka adalah pemain yang berbeda. Ini juga bukan alasan saya datang ke sini.

 

“Para pemain yang Anda miliki menentukan bagaimana Anda akan bermain. Kami memainkan sepak bola yang berbeda dari yang saya tunjukkan di Ajax. Hal itu harus terjadi karena saya tidak bisa bermain dengan cara yang sama di sini.

 

“Itu sama sekali bukan DNA Manchester United. Ajax memiliki gaya permainan yang sangat khas dan berkarakter.

 

“Bersama Manchester United saya akan selalu menunjukkan sepakbola yang berbeda, saya juga melakukannya tahun lalu. Kami memainkan sepak bola lebih langsung di sini karena saya punya pemain yang bisa melakukan hal itu di sini, terutama di lini depan.”

 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : News

Article Date : 31/10/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive