Kalau bicara soal klub sepakbola yang progresif dan up to date dengan perkembangan teknologi, Manchester City jadi salah satu yang paling depan, Superfriends. Kali ini Manchester City menggandeng teknologi Cloud Computing untuk memperoleh data dan analytics sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen klub. Teknologi ini digadang-gadang akan jadi kunci dalam pengembangan Manchester City sebagai organisasi dengan cakupan global dan sebagai klub sepakbola.
Fitur paling mutakhir dari Cloud Computing ini adalah pelaporan data yang hampir real-time dengan frekuensi yang cepat hingga kurang dari 1 detik. Data ini didapat dari seluruh interaksi yang bersangkutan dengan Manchester City di jagat dunia maya. Termasuk diantaranya aktivitas media sosial, pencarian di internet, penjualan tiket, sampai impact yang dihasilkan dari kampanye-kampanye marketing Manchester City.
Sebagai organisasi dengan cakupan global, Manchester City ingin penggunaan teknologi baru ini bisa membantu pihak manajemen klub dalam mengambil kebijakan. Sejauh ini, SAP Analytics telah menyuguhkan data-data kayak hasil survei Cityzens seluruh dunia dan juga seberapa besar pengaruh Manchester City untuk demografi pemuda. Harapannya, dari sana klub asal kota Manchester ini bisa memilah program apa berdampak baik dan perlu dikembangkan dan program apa yang lebih baik dihentikan. Selain itu, Cloud Computing ini juga direncanakan jadi bagian dari program scouting untuk mencari pemain-pemain berbakat dari seluruh penjuru dunia, Superfriends!
Nggak cuma di luar lapangan, dalam pertandingan Manchester City juga menggunakan teknologi ini. Caranya, hasil analisis data yang real-time akan dikirimkan langsung ke tablet yang ada di tangan pelatih, dan bisa dijadikan referensi dalam mengatur strategi. Misal, tim lawan mengubah formasi mereka, SAP akan langsung mengirimkan data, hasil analisis, dan beberapa perkiraan yang mungkin terjadi dengan masuknya pemain itu. Lebih kerennya lagi, data ini bisa diakses kapan pun, Superfriends. Jadi, sebelum pertandingan mulai pelatih dan jajarannya bisa memperkirakan bagaimana pertandingan akan berjalan, hanya dengan mengakses aplikasi SAP Challenger Insight!
Teknologi Cloud Computing buatan SAP Analytics ini sebenarnya udah ada dari lama. Tapi, implementasinya di sepakbola baru mendapat persetujuan dari FIFA sesaat sebelum Piala Dunia 2018 kemarin. Sedangkan di Premier League, penggunaan handheld device oleh pelatih dan jajarannya dalam pertandingan baru disetujui pada bulan Maret lalu. Makanya, penggunaan teknologi ini baru dilakukan sekarang, Superfriends.
Manchester City memang salah satu tim yang paling duluan melibatkan teknologi mutakhir dalam permainan sepakbola, tapi tampaknya bakal banyak yang mengikuti jejak itu, Superfriends. Mau nggak mau, organisasi kayak klub sepakbola harus bisa mengikuti perkembangan teknologi demi peluang kemenangan yang imbang dengan lawan.
Menurut lo gimana, Superfriends? Apakah melibatkan teknologi Cloud Computing bisa merusak permainan dan membuat jadi nggak fair, atau justru bisa membuat dinamika pertandingan sepakbola semakin seru dan menegangkan?
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 06/10/2021
Source:https://www.mancity.com/news/club/manchester-city-cityzens-giving-sap-data-analytics-63756833
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :