Bertahan dalam futsal sekilas kelihatan simpel karena lo tinggal ikutin bola aja, rebut dari lawan, lalu oper ke pemain di depan. Tapi, kenyataannya it’s not that easy, Superfriends. Bertahan dalam futsal itu ada banyak banget jenisnya, dan setiap taktik bertahan itu punya fungsi masing-masing, dengan kelebihan dan kekurangan yang harus lo ingat supaya tau taktik seperti apa yang paling cocok lo terapkan di sebuah situasi bertahan. Salah satu taktik pertahanan yang bisa lo terapkan di pertandingan adalah Closed Defense.
Kalau dinilai cuma dari namanya, lo mungkin akan mengira taktik Closed Defense itu mirip parkir bus yang dulu identik dengan taktik klub Chelsea yang menempatkan semua pemain mereka di lini paling belakang untuk menutup ruang sampai nggak ada serangan yang bisa masuk, bahkan bola yang di-shoot aja nggak bisa lewat. Nah, dalam futsal dasarnya kurang lebih sama, tapi lo nggak bisa benar-benar menerapkan taktik parkir bus karena jumlah pemain dibandingkan dengan ukuran gawang dan ruang untuk menyerang nggak sama, jadi perlu ada beberapa penyesuaian.
Basically, lo tiru taktik parkir bus dengan penyesuaian ke permainan futsal yang lebih aktif dan cepat. Pertama, lo nggak harus marking man to man, tapi pertahankan zona yang biasa digunakan lawan untuk inisiasi penyerangan. Kalau ada pemain lawan ke sana, langsung lo tempel! Selama lo tempel dia, beri jarak satu lengan supaya lo bisa tetap melihat pergerakan dia dengan jelas. Kalau terlalu dekat, lo bakal gampang digocek, sedangkan dengan jarak satu lengan, lo punya waktu buat merespons gerakan-gerakan si penyerang. Sambil ngikutin dia, lo juga harus perhatikan zona-zona yang berbahaya dan jangan kasih dia ruang untuk bergerak ke sana. Percayakan teman-teman lo untuk menjaga pemain lainnya supaya lawan lo nggak bisa passing kecuali back pass. Ketika kesempatannya muncul dan perhitungan lo udah oke, rebut bola itu dan lo bisa langsung lancarkan counter attack! Kalau lo nggak bisa merebut bola sampai di lini akhir atau dekat kotak penalti, tinggalkan orang itu dan langsung join teman-teman lo menutup gawang!
Kedua, tutup ruang untuk passing dan shooting. Untuk menutup passing, lo bisa lakukan dari marking dan zona tadi, Superfriends, dan teman-teman lo juga menjaga pemain lain. Sedangkan untuk shooting, lo harus ada di depan gawang menyesuaikan dengan posisi bola dan tim lawan. Tapi, perhatikan juga posisi kiper lo, jangan sampai keberadaan kalian di sana malah mempersulit bahkan menghalangi kiper. Intinya, ada dua titik yang harus lo jaga. Titik pertama adalah tujuan bola, titik kedua adalah di mana bola akan ditendang.
Dalam kondisi menyerang, tujuan bola biasanya ke pemain lain atau jaring yang ada di dalam gawang. Dalam Closed Defense, lo cuma perlu perhatikan net dalam gawang, jadi bagaimana caranya bola nggak akan bisa ke sana karena lo hadang. Selain menutupi jalur bola, lo juga bisa menutup peluang shooting itu sendiri. Tapi lo harus melakukan markin ke bola, dan cukup dengan satu orang aja, supaya pemain lain bisa tetap fokus menutup gawang!
Nah, itu dia Closed Defense dalam futsal. Sesuai namanya, poin utama dari Closed Defense adalah menutup ruang untuk lawan. So, kalau lo mau coba taktik ini pastikan lo tau karakteristik lawan lo dan bagaimana cara bermain mereka, supaya lo bisa benar-benar tutup ruang yang mereka butuhkan untuk menang!
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 02/11/2021
Source:https://fieldinsider.com/how-to-defend-in-futsal/
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :