Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Indonesia

Author : Admin Soccer

Article Date : 16/01/2024

Article Category : News

Dengan hasil tersebut, Shin Tae-yong harus bisa memanfaatkan dua laga tersisa kontra Vietnam dan Jepang jika ingin lolos ke babak selanjutnya.

 

Hasil minor yang dicatatkan timnas Indonesia di laga perdana Piala Asia 2023 melawan Irak meniggalkan beberapa pekerjaan rumah yang harus segera di selesaikan oleh Coach Shin Tae-yong. Hal ini cukup mendesak karena dengan kekalahan 1-3 tadi malam. Membuat mau tidak mau Indonesia harus memaksimalkan dua laga tersisa jika ingin mencetak sejarah lolos ke bbak 16 besar kompetisi terbesar se-Asia tersebut.

 

Dalam laga yang di mainkan di Stadion Ahmed bin Ali tersebut, sebenarnya Indonesia memulai laga dengan cukup percaya diri lewat beberapa peluang. Meskipun harus tertinggal lebih dulu lewat aksi Mohanad Ali pada menit ke-17. Gol tersebut terjadi setelah pemain yang menggunakan nomor punggung 10 tersebut memanfaatkann celah di garis akhir pertahanan Indonesia dan sedikit “bantuan” dari Justin Hubner.

 

Pasca gol tersebut, anak asuh Shin Tae-yong terlihat tampil lebih reaktif untuk mengambil inisiatif untuk mengalirkan bola lebih sering kedepan, meskipun masih banyak melakukan kesalahan saat akan melakukan progresi dari bertahan ke menyerang. Dan benar saja, timnas Garuda akhirnya berhasil memecah kebuntuan tepat pada menit ke-37 lewat aksi pemain termuda di turnamen Piala Asia 2023, Marselino Ferdinan. Mantan pemain Persebaya tersebut berhasil dengan tenang mengeksekusi umpan mendatar dari Yakob Sayuri yang sukses melakukan trik nutmeg saat melewati Ali A. sebelum mengirim asis kepada Lino.

 

Gol Marselino sempat memberikan asa serta meningkatkan kepercayaan diri pemain lainya, namun sayang kedudukan imbang tak bertahan lama setelah di pengujung babak pertama, yangn dimana hanya beberapa menit sebelum babak pertama usai, Irak kembali unggul lewat aksi Osama Rashid. Proses gol pemain klub Visela, yang bermain di Liga utama Portugal tersebut tampak biasa saja, namun setelah ditampilkan tayangan ulang, sebelum gol tersebut terjadi, ada pemain yang sebenarnya terperangkap offside. Namun setelah pengecekan VAR wasit tetap mengesahkan gol kedua tersebut yang membuat Irak unggul di babak pertama.

 

Dibabak kedua, Indonesia masih memiliki masalah yang sama yakni koordinasi antar lini tidak berjalan maksimal, serta kondisi stamina dobel pivot, Justin Hubner serta Ivar Jenner yang semakin terkuras membuat lini tengah Irak semakin nyaman bermain dengan bola. Meski memasukan Witan di awal babak kedua dengan mengantikan Asnawi, lini tengah Indonesia tidak mengalami banyak perubahan. Justru gawang Ernando Ari harus kembali jebol setelah Aymen Hussein berhasil memenangin duel udara dengan Rizky Ridho sebelum melakukan tembakan first time tepat di depan gawang Indonesia pada menit ke-75.

 

Kondisi tertinggal defisit dua gol, membuat Shin Tae-yong memasukan tiga nama segar yakni Dimas Drajad, Ricky Kambuaya serta pemain kreatif Marc Klok untuk menggantikan Rafael Struick, Elkan Baggott, serta Ivar Jenner. Namun ketiganya juga tidak banyak memberikan pengaruh kedalam permainan selain mampu menahan gempuran Irak di sisa waktu babak kedua. Di menit ke-88 Sandy Walsh juga di beri kesempatan untuk mengantikan Rizky Ridho namun hal tersebut juga karena Ridho mengalami masalah cedera yang otomatis tidak memberikan dampak apa-apa hingga Indonesia dinyatakan harus kembali kalah dengan Irak di panggung yang berbeda.

 

Jika dilihat secara keseluruhan, kegagalan Indonesia meraih poin di laga perdana tadi malam adalah tidak berjalanya koordinasi yang baik antara dobel pivot yang digunakan Shin Tae-yong dengan trio di lini belakang. Hal inin cukup berdasar karena dibanyak kesempatan ada ruang yang terbuka cukup lebar di sepertiga akhir pertahanan Indonesia. Lalu yang terakhir, Rafael Struick yang di tunjuk sebagai ujung tombak di depan tidak mampu memainnkan perannya dengan maksimal terlepas dari kurang nya support dari lini kedua, pemain asal ADO Den Haag tersebut sering kali kehilangan bola.