Pria asal Belanda itu menikmati waktunya sebagai tim pelatih Feyenoord dan manajer tim muda.
Robin van Persie menolak tawaran untuk menjadi asisten pelatih Erik ten Hag di Manchester United, mengklaim bahwa ia mementingkan “anak-anak dan keluarganya”.
Mantan striker tim nasional Belanda itu gantung sepatu pada 2019 setelah bermain untuk klub masa kecilnya, Feyenoord, dan satu tahun kemudian ia menjadi staf pelatih di tim senior. Sejak awal musim 2021/22, RVP dipercaya untuk menjadi pelatih teknis tim senior dan manajer tim muda Feyenoord.
Pria berusia 38 tahun tersebut pernah menjadi idola di Old Trafford, dengan ia pernah berseragam Setan Merah dari 2012 sampai 2015. Meski hanya tiga tahun berada di Manchester, Van Persie berhasil mempersembahkan dua gelar dan mencetak 58 gol dari total 105 pertandingan untuk United.
Kini, ia mengungkapkan alasannya kenapa menolak tawaran untuk masuk ke tim pelatih Ten Hag di Old Trafford.
“Putra dan putri saya adalah yang paling penting sekarang,” ujar Van Persie kepada Life After Football.
“Fakta bahwa mereka berdua telah menemukan kesenangan mereka itu sangat bagus. Hobi yang menyenangkan, tetapi Anda tentu saja berharap mereka benar-benar menemukan gairahnya.”
“Di London, ketika saya bermain untuk Arsenal, kami pindah rumah lima kali. Kami juga bermain dan tinggal di Manchester dan Istanbul.”
“Secara keseluruhan, kami pergi [dari Belanda] selama hampir 14 tahun tetapi kemudian kami berpikir ‘Apa yang baik untuk anak-anak sekarang?’ dan mereka terlihat stabil dan senang berada di sini.”
Waktu singkat Van Persie di Old Trafford saat menjadi pemain cukup untuk membuat para penggemar mengidolakannya. Ia pun takjub dengan dukungan fans kepadanya meski dirinya telah meninggalkan Setan Merah.
“Rasa hormat dari fans [Man United] sangat besar. Ketika saya kembali beberapa tahun setelah bermain untuk Fenerbahce, setelah memenangkan liga bersama United dan Sir Alex [Ferguson], saya masih mendapat apresiasi besar dari para fans,” imbuhnya.
“Dick Advocaat, pelatih kami di Fenerbahce, mengakui itu. Dia mengalaminya di Rangers, di Skotlandia. Dia berkata kepada saya: ‘Selama sisa hidup Anda, Anda akan dihargai di sini’ dan dia benar sekali.”
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 08/06/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :