Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Romelu Lukaku/REUTERS

Romelu Lukaku menjadi subyek rasialis dari fans Juventus dalam laga semifinal leg pertama Coppa Italia, Rabu (5/4) dini hari WIB. Banyak pihak yang memberi dukungan pada Lukaku, termasuk Kylian Mbappe yang mengecam tindakan tersebut.

“2023 dan masih berkutat pada masalah yang sama. Tapi, kami tidak akan membiarkan hal ini terjadi kembali. Semua Bersatu melawan rasis!,” tulis Kylian Mbappe dalam unggahan Instagram storiynya.

Juventini—sebutan untuk fans Juventus, menyanyikan nada rasis seperti suara kera yang terdengar lantang saat Lukaku hendak mengekseskusi tendangan penalti.

Usai berhasil mencetak gol, striker Belgia itu kemudian membalas dengan selebrasi menunjukkan gestur menutup mulut ke arah pendukung Juventus. Dengan aksinya ini, ia diganjar kartu kuning kedua dan diusir dari lapangan pertandingan.

Usai laga, Lukaku menyuarakan keluh kesahnya dan memintab otoritas dan pemangku kepentingan di Serie A untuk turun tangan.

“Sejarah terulang dengan sendirinya, sejak 2019... dan terjadi lagi di 2023. Saya harap liga benar-benar mengambil tindakan nyata karena permainan yang indah ini harus dinikmati oleh semua orang,” tulisnya dalam unggahan Instagram pribadinya.

Juventus sendiri turut angkat suara melalui pernyataan resmi dan menyatakan komitmen untuk memberantas aksi tasialis dalam bentuk apapun.

“Juventus Football Club, seperti biasa, bekerja sama dengan polisi untuk mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab atas gerakan dan teriakan rasis yang terjadi tadi malam,” tulis pernyataan resmi Juventus.

 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Berita Bola #Industri Sepakbola #Highlight Sepakbola

Article Category : News

Article Date : 06/04/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
News

Ukuran Lapangan Futsal Mini vs Standar FIFA, Apa Bedanya?

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Peluang Como 1907 ke Liga Champions Gede Banget! Itu Kata Opta Loh

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Profil Hector Souto: Karier, dan Kiprahnya di Dunia Futsal

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
News

Juventus Mau Rekrut Lewandowski! Jadi Partner Dusan Vlahovic Nih?

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive