Ditengah pro-kontra mengenai desain jersey baru, Erspo berhasil memberikan pendekatan berbeda terhadap timnas Indonesia lewat beberapa artikel yang di perkenalkan kemarin.
Jubah perang atau jersey untuk timnas Indonesia telah resmi berganti. Hal ini dipastikan setelah habisnya kontrak kerjasama timnas Indonesia dengan apparel sebelumnya yaitu Mills. Dan tepat pada 18 Maret 2024 kemarin apparel lokal pendatang baru yaitu Erspo resmi memperkenalkan jersey resmi utama beserta beberapa item pendukung yang akan menunjang performa timnas Garuda setidaknya dua tahun kedepan. Sama seperti sebelumnya, PSSI menjalin kerjasama dengan brand lokal lainya setelah melewati proses bidding yang sudah dilakukan sejak bulan Oktober lalu.
Dalam launchingnya kemarin, Erspo memperkenalkan jersey utama yang masih mengusung dominan warna merah untuk jersey home atau utama. Dengan list warna putih pada bagian kerah yang berbentuk O neck serta pada bagian lengan. Yang spesial pada jersey timnas Indonesia kali ini terletak pada detail motif serta pola yang di tuangkan pada kain yang berbahan 100% Jaquard. Setelah mendapatkan ribuan pertanyaan mengenai makna pola pada jersey timnas kali ini, pihak Erspo yang diwakili Steven dari Makna pada acara kemarin akhirnya menjelaskan mengenai pola tersebut. ide awalnya adalah dari kacamata suporter. Di mana pasukan Garuda sangat disegani lawan ketika bermain di depan pendukungnya sendiri.
"Bayangin 80 ribu orang memberikan semangat kepada 11 pemain, ini menurut kita merupakan sebuah konsep yang diangkat, kita ingat bareng bareng kekuatan Timnas dan bangsa ini adalah kebersamaan suporter."
"Dari gemuruh dari suporter, tepuk tangan dan hentakan kaki, ada suara teriakan penonton, dan yang terakhir ada dentuman drum. Ini coba kita visualisasikan menjadi sebuah pattern yang bisa kita implementasikan jersey Tim Nasional," terang Steven.
Sementara dari pola potongan serta konsep dasar desain Jersey timnas kali ini terinspirasi dari jersey timnas dari tahun 1981. Terinspirasi kejayaan timnas Indonesia kala itu yang sempat mengalahkan timnas Jepang denga skor 2-0.
Lalu pada jersey kedua atau away warna dominan putih dipilih untuk menjadi tokoh utamanya. Tidak jauh berbeda dengan jersey home, dimulai dari corak hingga pola Jaquard yang digunakan juga kurang lebih sama. Pun dengan list pada kerah yang berbentuk O neck hingga pada bagian lengan. Hanya saja pattern potongan kainnya pada jersey ini berbeda dengan jersey home.
Pada bagian badge juga mengalami perbedaan karena. Jika sebelumnya logo Garuda di dada dibalut dalam lingkaran, kali ini berbentuk perisai dengan lingkaran di dalamnya. Lebih lanjut, Steven yang mewakili Erspo menjelaskan,
"Ada part yang paling penting di seluruh elemen jersey yaitu emblem Garuda di dada sebelah kiri. Ini sebuah identitas bangsa dan sepak bola indonesia."
"Makanya enggak banyak kita modifikasi, kita hanya menambahkan elemen penguat. Jadi ada perisai karena masih sejalan dengan simbol bangsa Indonesia untuk memberikan kekuatan dan perlindungan. Elemen kedua itu ada lingkaran sebagai simbol persatuan dan dan perjuangan yang tidak pernah berhenti untuk Tim Nasional Indonesia," tutur Steven.
Sementara itu, selain memperkenalkan jersey utama serta latihan, Erspo juga meluncurkan beberapa koleksi yang didesain secara ekslusif oleh Efendi Mahmud. Dari beberapa artikel tersebut terdapat banya pilihan kolektible item yang bisa digunakan baik di dalam dan diluar lapangan. Dengan mengusung tema yang sedikit berbeda, pendekatan beberapa desain artikel tersebut terlihat fresh dan unik.
ARTICLE TERKINI
Article Category : News
Article Date : 19/03/2024
9 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Riani El
04/12/2024 at 13:06 PM
GRACE JELIA PUTRI TADETE
15/01/2025 at 22:49 PM
Agus Sungkawa
16/01/2025 at 09:30 AM
Wanda Kurniandy
18/01/2025 at 17:39 PM
Alriz .
18/02/2025 at 08:02 AM
Andyyy y
23/02/2025 at 14:51 PM
Shella Monica
19/03/2025 at 06:50 AM
Lukman Hakim
15/04/2025 at 09:17 AM
Charlie Hutabarat
28/09/2025 at 00:50 AM