Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

toulouse vs liverpool

Liverpool yang bermain di bawah standar melewatkan kesempatan untuk memastikan tempat ke babak 16 besar Liga Europa.

 

Dengan sembilan poin The Reds akan memastikan finis di posisi pertama dengan kemenangan jika LASK Linz mengalahkan Union SG, dan tim Austria itu berhasil melakukan tugasnya dengan kemenangan 3-0. Namun, dua minggu setelah mengalahkan Les Violets 5-1, Liverpool dikejutkan oleh aksi Aron Donnum, Thijs Dallinga, dan Frank Magri yang membuat gol bunuh diri Cristian Casseres Jr dan gol Diogo Jota menjadi tidak berarti sehingga membuat tim asuhan Jurgen Klopp mengalami kekalahan di ajang Europa Leaguel pertama mereka. Jelang kickoff, kabar baik muncul dari Kolombia, karena ayah Luis Diaz dipastikan telah dibebaskan oleh kelompok gerilya ELN 12 hari setelah diculik bersama istrinya. Hal itu membuat Diaz tampil sebagi starter untuk The Reds  pertama kalinya sejak penculikan kedua orang tuanya.

 

Sebenarnya The Reds tampil Seperti yang diharapkan, tim asuhan Klopp mendominasi bola di awal pertandingan, meski tidak memberikan banyak hal kepada Guillaume Restes hingga menit ke-31, saat Doak menyengat telapak tangan rekan remajanya dengan tendangan voli jarak dekat. Namun, Toulouse hanya membutuhkan satu peluang dan satu kesalahan untuk mengejutkan anak-anak Merseyside, karena lima menit setelah peluang Doak digagalkan, Kostas Tsimikas membut kesalahan di sisi kiri dan mampu dimanfaatkan oleh Donnum, yang maju ke area penalti, melepaskan tembakan dan melihat serangannya menipu Caoimhin Kelleher melalui sedikit defleksi dari Quansah. Klopp merespons selama jeda dengan melakukan tiga perubahan, memasukkan semua Mohamed Salah, Dominik Szoboszlai dan Trent Alexander-Arnold, tetapi perubahan itu tidak banyak membawa perubahan untuk The Reds.

 

Memasuki babak kedua, Liverpool yang sudah memasukan Mohamed Salah, Dominik Szoboszlai dan Trent Alexander-Arnold justru harus kebobolan gol kedua di menit ke-58 oleh aksi Dallinga. Matip dan Quansah terlalu lambat untuk bereaksi ketika Dallinga. Paska gol kedua tersebut  segalanya menjadi lebih buruk bagi Liverpool apalagi ketika Donnum mencetak gol pada menit ke-65, tetapi bendera offside dikibarkan oleh assister Niklas Schmidt. Namun pemain Liverpool yang tampil tenang berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-73, ketika Gomez menyundul umpan Alexander-Arnold yang mengenai bahu Casseres Jr sebelum bola masuk kegawang. Sementara itu, pertahanan The Reds yang tampil buruk kembali menghantui Liverpool, ketika Toulouse merestorasi keunggulan dua gol mereka hanya tiga menit kemudian melalui Magri, yang menindaklanjuti dengan penyelesaian first-time setelah Kelleher berhasil menepis umpan silang mendatar Suazo sebelumnya. Toulouse unggul 3-1 di menit ke-76. Tim tamu sempat memperkecil keadaan lewat aksi Diogo Jota namun tidak ada lagi gol susuln yng membuat keungguln Toulouse bertahan hingga akhir.

 

Hasil ini tidak merubah posisi Liverpool yang tetap berada di puncak klasemen. Namun Toulouse berhasil memperkecil jarak dengan The Reds menjadi hanya dua poin, dan The Reds sekarang akan berusaha memastikan finis di dua besar melawan LASK dalam waktu tiga hari.

 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 10/11/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive