Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Manchester United

Setan Merah telah mencetak rekor baru di Liga Champions dengan menjadi tim Inggris yang kebobolan di babak penyisihan grup terbanyak dalam sejarah.

 

Perjalana buruk tim asuhan Erik ten Hag berakhir pada tadi malam, saat mereka dikalahkan 1-0 di Old Trafford oleh Bayern Munich. Hasil itu membuat Manchester United finis di posisi terbawah, yang berarti mereka bahkan tidak akan punya peluang untuk turun ke Liga Europa di tahun baru. Rekor kebobolan 15 gol dalam enam pertandingan grup, membuat United menjadi tim pertama dengan kebobolan terbanyak yang pernah dialami klub Inggris dalam sejarah kompetisi terbesar di Eropa tersebut. Disisi lain, Copenhagen menempati posisi kedua untuk memastikan tempat mereka di babak 16 besar untuk kedua kalinya dalam sejarah dan Galatasaray finis satu poin di atas United untuk mengklaim tempat di Liga Europa.

 

Hanya empat tim yang mencetak gol lebih banyak daripada Setan Merah di babak penyisihan grup, yang membuat pertahanan Manchester United semakin terlihat buruk. United hanya meraih empat poin dalam enam pertandingan grup. Empat poin tersebut didapatkan saat mengalahkan Copenhagen 1-0 di kandang dan seri 3-3 di Istanbul melawan Galatasaray. Kemenangan atas Copenhagen memberi mereka satu-satunya clean sheet, meski dalam laga tersebut United sebenarnya terancam berbagi poin, andai tim asal Denmark tidak gagal mengeksekusi penalti pada menit akhir pertandingan.

 

Sementara itu, pasukan Jacob Neestrup menebus kekalahan itu di pertandingan sebelumnya, bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menang 4-3 di Stadion Parken pada matchday keempat. Sebelum double header United melawan Copenhagen, mereka sudah kebobolan tujuh kali saat kalah dari Bayern dan Galatasaray di dua matchday pertama. Meski kekalahan 4-3 di Allianz Arena terlihat sedikit terhormat dengan dua gol telat Casemiro, namun kekalahan paling mengecewakan United terjadi saat menjamu Galatasray pada matchday kedua.

 

Setelah unggul 2-1 di sisa waktu 20 menit, kartu merah Casemiro berkontribusi pada kebangkitan wakil Turki, saat tim Galatarasay menang di Old Trafford. Hasil yang mematikan United terjadi pada matchday lima ketika dua kesalahan Andre Onana yang mencolok membuat tim Turki kembali bangkit, kali ini dari ketertinggalan 2-0, untuk bermain imbang 3-3 di Stadion Ali Sami Yen. Pasukan Ten Hag tertatih-tatih keluar dari kompetisi di pertandingan terakhir mereka setelah kalah 1-0 di kandang dari Bayern. Total Setan Merah hanya mencatatkan lima tembakan sepanjang 90 menit, namun kemenangan Copenhagen atas Galatasaray berarti hasil di Old Trafford pada akhirnya tidak berarti apa-apa. 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 13/12/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive