Pemain Bayern Munich Alphonso Davies mengakhiri penantiannya untuk mendapatkan jersey Lionel Messi setelah mendapatkan penolakan tiga tahun lalu.
Bintang Bayern Munich Alphonso Davies akhirnya mendapatkan jersey Lionel Messi. Setelah tiga tahun lalu dirinya dibuat kecewa oleh mantan pemain Barcelona tersebut. Davies sendiri adalah pemain pengganti di babak pertama saat Bayern berhasil meraih kemenangan tandang satu gol yang pantas mereka dapatkan dari Paris Saint-Germain di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Messi bermain 90 menit penuh untuk Les Parisiens namun performanya tidak dapat banyak membantu.
Ini adalah pertama kalinya keduanya berada di lapangan yang sama sejak Bayern Munich mengalahkan Barcelona 8-2 pada pertandingan perempat final Liga Champions musim panas 2020. Itu adalah perjalanan saat Bayern mengangkat trofi si kuping besar mereka, setelah mereka sukses mengalahkan PSG dibabak final. Tepat tiga tahun lalu saat Davies kemudian mengungkapkan setelah kemenangan delapan besar atas Barca, dia telah meminta kaus Messi setelah pertandingan. Namun, superstar Argentina itu menolak permintaannya karena dia 'sedikit kesal' setelah FC Hollywood membantai tim Messi saat itu. Davies sendiri kedapatan bersumpah untuk mendapatkannya di kesempatan berikutnya.
Itu muncul dengan sendirinya di Parc des Princes pada Selasa malam, dengan Davies bergerak menuju Messi pada peluit akhir dan mencoba bertukar kaus dengan sang superstar. Lionel Messi pun menyambut baik Davies dan memberikan kausnya kepada pemain asal Canada tersebut. Davies menjadi pemain pengganti di babak pertama untuk Joao Cancelo, dengan status pinjaman dari Manchester City, dan turut membantu didalam keunggulan Bayern saat Kingsley Coman mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut di awal babak kedua tepatnya pada menit ke-53.
Kiper Bayern Yann Sommer dipaksa melakukan beberapa penyelamatan bagus. Sebenarnya PSG berhasil menyamakan kedudukan saat Mbappe berhasil mencetak gol setelah Nuno Mendes berlari di belakang pertahanan tim tamu, tetapi gol tersebut dianulir dengan benar oleh VAR menyusul pemeriksaan offside. Disisi lain hasil ini membuat tim asal Prancis itu diambang kembali gagal mengankat trofi yang sangat ikonik tersebut. Dimana PSG tidak pernah mengangkat Liga Champions dalam sejarah mereka. Meski sanggup bermain di final tahun 2020 namun harus meneruma kekalahan melawan Bayern.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Klasemen & Review
Article Date : 15/02/2023
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :