Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Chelsea

Perlahan tapi pasti, penampilan anak asuh Mauricio Pochettino mulai membaik dengan memang di dua lagi terakhir.

 

Dalam laga tadi malam, dominasi The Blues di babak pertama tidak berarti apa-apa saat Eagles memasuki babak pertama dengan keunggulan berkat tendangan jarak jauh yang luar biasa dari Jefferson Lerma. Namun The Blues membalikkan keadaan setelah turun minum dengan Gallagher menyamakan kedudukan pada menit ke-47.

 

Chelsea terengah-engah saat pertandingan hampir berakhir dan mereka akhirnya menghancurkan istana Palace berkat dua gol di masa tambahan waktu, dengan Cole Palmer memberikan umpan kepada Gallagher dan Enzo Fernandez untuk membantu The Blues mengamankan kemenangan tandang berturut-turut di pertandingan tersebut. kurun waktu lima hari.

 

Pasca laga, Conor Gallagher telah meminta maaf kepada penggemar Crystal Palace atas golnya pada menit ke-91 yang membantu mengamankan kemenangan comeback 3-1 untuk Chelsea pada hari Senin. Kemenagan Chelsea di kunci setelah Enzo Fernandez juga mencetak gol pada menit ke-94 saat Chelsea meninggalkan London selatan dengan tiga poin.

 

Sebelum bergabung dengan Chelsea, Gallagher menghabiskan musim 2021-22 dengan status pinjaman di Palace dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini setelah musim yang mengesankan. Ironisnya, Gallagher kini telah mencetak lebih banyak gol di Premier League melawan Crystal Palace dibandingkan saat melawan tim lain dengan empat gol. Pemain internasional Inggris ini juga mencetak lebih banyak gol di Selhurst Park yaitu enam  dibandingkan di tempat lain di kompetisi ini.

 

Gallagher merasa tidak enak dan mengatakan kepada Sky Sports setelah pertandingan. Pemain berusia 24 tahun itu juga memuji manajernya Mauricio Pochettino atas perubahan taktisnya yang membantu mengamankan kemenangan.

 

 “Saya sangat mencintai mereka (penggemar Palace), itu masalahnya, tetapi Anda tidak bisa mengalahkan perasaan itu. Saya minta maaf kepada penggemar Palace. Pelatih memberi kami lebih banyak struktur di lini tengah mereka untuk mencoba menciptakan lebih banyak peluang,” tambahnya.

 

“Itu sangat bagus dari manajer dan membantu kami bermain lebih baik di babak kedua. Saat kami mencetak gol di awal, kami tahu kami harus terus maju dan memenangkannya, tapi hal itu terjadi di pertandingan nanti. Betis saya mulai kram dan kemudian mencapai tujuan itu. Perasaannya luar biasa dan para pemain bersemangat.”

 

Sementara itu, Kemenangan bagi The Blues sedikit mengurangi tekanan pada manajer Mauricio Pochettino, yang melihat timnya naik ke peringkat 10 klasemen Premier League, namun hal yang sama tidak berlaku untuk bos Palace Roy Hodgson yang telah kalah empat kali dari lima pertandingan terakhirnya di musim ini. semua kompetisi dan melihat timnya tetap berada di peringkat 15, lima poin di atas zona degradasi.

 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 13/02/2024

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive