Turun di babak kedua, pemain asal Brasil itu langsung menarik perhatian lewat gol cepat yang ia cetak.
Striker anyar Arsenal Gabriel Jesus tampil luar biasa dalam laga persahabatan melawan klub Jerman FC Nurnberg, dengan dia mencetak brace untuk membawa Meriam London menang 5-3, Jumat (8/7) WIB.
Selain Gabriel, pemain Arsenal yang mencetak gol ke gawang nurnberg adalah Mohamed Elneny, sementara dua gol Meriam London lainnya tercipta lewat bunuh diri dari pemain Nurnberg.
Gabriel tampil di babak kedua untuk menggantikan Emile Smith Rowe. Dan tak butuh waktu lama baginya untuk membuka catatan golnya bersama Arsenal. Baru 90 detik ia di lapangan, pemain internasional Brasil tersebut langsung mencetak gol lewat sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti.
Golnya membuat The Gunners memperkecil kedudukan menjadi 2-1, setelah pasukan Mikel Arteta kebobolan dua gol di babak pertama. Elneny kemudian mencetak gol pada menit ke-54, disusul gol bunuh diri dari pemain Nurnberg di menit ke-57 dan 63.
Pemain yang ditebus dari Manchester City itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-75, dengan ia memanfaatkan umpan terukur dari Gabriel Martinelli dan membuat skor menjadi 5-3 untuk kemenangan Meriam London.
Gabriel pun mengaku sangat senang bisa langsung berkontribusi untuk Arsenal di pertandingan perdananya, dan berharap agar itu terus berlanjut.
“Saya sangat, sangat bangga. Saya bangga berada di sini, di klub besar ini,” kata Gabriel dikutip dari laman resmi klub.
“Saya telah menyelesaikan empat atau lima harus bersama dengan para pemain lain, dan saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Arsenal karena mereka membuat saya merasa di rumah.”
“Semua orang berbicara, mendatangi saya dan mengatakan ‘Semoga berhasil, kami bahagia memiliki Anda di sini’, dan saya juga senang berada di sini. Itu membuat saya merasa seperti di rumah sendiri.”
“Hari ini, babak pertama cukup sulit bagi kami. Kami harus sedikit memahami permainan karena kami juga bermain dengan para pemain muda, dan mereka adalah tim yang kuat. Mereka memainkan bola panjang, jadi itu sulit bagi kami.”
“Tetapi pada akhirnya kami bangkit kembali, dan karena semua orang bersama-sama seperti sebuah tim, maka kami berhasil.”
ARTICLE TERKINI
Article Category : Klasemen & Review
Article Date : 09/07/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :