Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Inter Milan

Gol pinalti Lukaku hingga sihir Mkhitaryan dan gol penutup dari Lautaro Martinez berhasil amankan poin penuh.

Menjelang Babak 16 Besar Liga Champions melawan FC Porto, Simone Inzaghi merotasi skuad dengan menaruh Marcelo Brozovic dan Samir Handanovic kembali ke starting XI setelah sekitar lima bulan lamanya mereka berdua absen. Dan sepertinya Rotasi tersebut berjalan sesuai rencana. Dimana saat pertandingan berjalan dua puluh menit, Lukaku yang mundur dari garis depan untuk Edin Dzeko, tembakannya diblok oleh Rodrigo Becao di dalam kotak pinalti dan Walace kemudian berusaha membuang bola dari Denzel Dumfries namun justru memantul kearah tangannya.  Setelah peninjauan VAR di lapangan, wasit menghadiahkan penalti untuk tantangan Walace itu.

 Lukaku memiliki run-up yang terlihat gugup dan penyelesaian yang lemah berhasil ditepis oleh Marco Silvestri, tetapi VAR kembali mengintervensi untuk melaukan pinalti ulang karena kaki Marco Silvestri melanggar batas.  Pada upaya kedua, Lukaku memasukkan kakinya dan melakukan konversi ke sudut dekat bawah.  Itu adalah gol ketiganya musim ini untuk Inter dan yang kedua di Serie A. Tertinggal satu gol Udinese justru harus kehilangan Ebosse karena cedera lutut . namun tim tamu justru berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Sandi Lovric dimenit ke-43. Yang membuat kedudukan sama kuat hingga babak pertama usai.

Di babak kedua Inter tidak sama sekali menurunkan tempo permainan, lewat aksi Mkhitaryan yang tertatih-tatih karena cedera justru berhasil membuat Nerrazzuri unggul setelah mendapatkan umpan dari Dimarco. Lautaro Martinez seharusnya menguncinya di menit terakhir ketika peluangnya tepat di depan gawang  melambung di atas mistar.  Namun, dia menebusnya beberapa saat kemudian tepatnya dimenit ke-89 dan sukses membantu Inter Milan mengamankan poin penuh di kandang..

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Highlight Sepakbola #Berita Bola

Article Category : Klasemen & Review

Article Date : 19/02/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Klasemen & Review

Como 1907 1-1 Venezia: I Lariani Gagal Menang Karena Penalti Di Menit Akhir

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Como 1907 2-1 Napoli: Assane Diao Kembali Menghajar Raksasa Serie A!

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Manchester City 3-1 Chelsea, Josep Guardiola: Kami Tim yang Buruk

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Klasemen & Review

Wahai Juventus, Coba Pikir-pikir Lagi Sebelum Merekrut Andreas Christensen

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive