Kekalahan tipis atas AC Milan membuat bos Spurs tersebut membuka peluang untuk kembali ke Italia.
Antonio Conte telah membuka pintu untuk meninggalkan Tottenham dan kembali ke sepak bola Italia setelah dirinya menegaskan kembali bahwa sepak bola Italia “ada di hati saya”. Hal ini muncul setelah Spurs kalah 1-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Milan, setelah mantan pemain muda Manchester City, Brahim Diaz sukses mencetak gol dari jarak dekat pada saat pertandingan baru memasuki menit ke tujuh. Setelah gol cepat AC Milan, sebenarnya pertandingan berjalan seimbang dimana kedua tim sama-sama memiliki peluang, namun sayang hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahanyang tercipta. Kini Spurs hanya melihat ke leg kedua yang akan berlansung di London Utara. Kemenangan dengan dua gol atau lebih akan membukukan tempat mereka di delapan besar Liga Champions. Namun itu bukan hal yang mudah.
Masalah kebugaraan dan skors menjadi masalah pasukan Conte, bagaimana tidak mulai Rodrigo Bentancur yang menderita cedera ligamen anterior dalam kekalahan itu, kini dipastikan absen di sisa musim. Lalu juga adae cedera pergelangan kaki Yves Bissouma yang bisa membuatnya juga absen hingga akhir musim hingga Pierre-Emile Hojbjerg yang diskors pada hari Selasa. Setelah kekalahan di Milan, Conte sekali lagi mengisyaratkan bahwa dia sedang memikirkan masa depannya dan kemungkinan kembali ke Italia. Dia telah mengelola sejumlah klub di negara ini, termasuk Juventus dan Inter, di samping tugas sebagai bos tim nasional Italia.
"Saya tidak ingin berbicara tentang masa depan, tetapi sebagai mantan manajer tim nasional Italia, orang-orang tahu betapa berartinya Italia bagi saya. Itu ada di hati saya. Saya tidak akan pernah mengecualikan kemungkinan gagasan bahwa saya akan kembali ke sini suatu hari nanti.”
“Saya tahu San Siro dan saya tahu kesulitan bermain dengan atmosfer seperti ini. Di pertandingan kedua kami harus bermain di stadion kami dan fans kami akan menciptakan atmosfer untuk membantu kami mengatasi rintangan Milan. Saya pikir kami bermain melawan tim yang bagus dan jangan lupa Milan musim lalu memenangkan Serie A. Saya pikir untuk kebobolan gol pertama kita bisa melakukan jauh lebih baik” Imbuhnya.
“Sebaliknya kami kebobolan gol setelah mungkin hanya 5 menit. Kemudian kami mencoba untuk memimpin permainan dan menciptakan situasi untuk mencetak gol tetapi saya pikir Milan bertahan dengan sangat baik. Kami menciptakan peluang untuk mencetak gol tetapi pada akhirnya kami harus menerima kekalahan “ ujarnya usai pertandingan.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Klasemen & Review
Article Date : 15/02/2023
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :