Tapi, sang playmaker lebih memilih meneken kontrak dengan Los Blancos.
Mantan bintang Barcelona yang sekarang menjabat sebagai manajer, Xavi Hernandez, mengakui pernah berharap agar James Rodriguez bergabung dengan Tim Catalan setelah dia menjadi bintang Kolombia selama Piala Dunia 2014.
Tetapi, James pada akhirnya lebih memilih pinangan dari rival klasik Barca, Real Madrid, dan bermain di sana selama enam tahun. Sayangnya, pemain internasional Kolombia tersebut tak pernah mencapai performa terbaiknya di Santiago Bernabeu.
“Saya merasa menyesal bahwa James Rodriguez bermain untuk Real Madrid dan bukan untuk Barcelona,” kata Xavi dalam wawancaranya dengan Marca.
“James selalu menunjukkan kualitas dan bakat untuk membuat perbedaan. Gol yang dia cetak sangat luar biasa, baik dari jarak dekat atau pun jarak jauh.”
James awalnya bergabung dengan Madrid dari AS Monaco pada 2014 sebelum akhirnya pindah ke Everton pada 2020 – dengan ia juga sempat dipinjamkan ke Bayern Munich selama dua musim dari 2017 hingga 2019.
Selama membela Madrid, James telah mencatatkan 37 gol dan 42 assist dari 125 pertandingan yang ia lakoni di berbagai ajang. Ia juga turut mempersembahkan sembilan gelar bagi Los Blancos, yakni satu Piala Super Spanyol dan masing-masing dua Liga Champions, LaLiga, Piala Dunia Antarklub dan Piala Super UEFA.
Setelah meninggalkan Madrid, James pun bergabung dengan Everton, tapi ia tak mampu kembali ke performa terbaiknya dan hanya berada di Goodison Park selama satu musim saja seblum pindah ke klub Qatar Al-Rayyan SC.
Di awal musim ini, pemain berusia 31 tahun tersebut kembali pindah klub dan ia kini membela Olympiacos di Yunani. Bersama Olympiacos sejauh ini, ia telah bermain dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, mencatatkan tiga gol dan satu assist.
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 15/12/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :