Pep Guardiola harapkan Phil Foden dan Jack Grealish mampu jadi pembeda.
Penyerang ManchesterCity, Julian Alvarez adalah pemain kunci dalam kemenangan Argentina di Qatar, Setelah bermain di final pada 18 Desember, pemain berusia 22 tahun itu kembali ke tempat latihan City Jumat lalu dan sehari kemudian bermain dari bangku cadangan dalam pertandingan melawan Everton di Stadion Etihad. Guardiola berkata tentang Alvarez: “Di menit-menit terakhir, saat kedudukan 1-1, kami membutuhkan lebih banyak orang di dalam kotak. Itu sebabnya dia bermain.
Guardiola juga menambahkan ketika ditanya seberapa banyak pertimbangan yang dia berikan untuk memainkan Alvarez dan pencetak gol terbanyak City dengan 27 gol Erling Haaland bersama-sama melawan tim yang bermain bertahan cukuo dalam, dan dia berkata: “Ya, itu bisa terjadi. Bola tiba di sana, dan Anda memiliki dua penyerang yang akan mencetak gol.
“Tetapi untuk menciptakan peluang ini, Anda harus membuat prosesnya, dan terkadang Anda membutuhkan tipe pemain lain untuk menciptakan gol.
“Tapi tentu saja mereka bisa bermain bersama, terutama melawan lima bek.”
Pemain lain yang dimainkann saat melawan Everton adalah Phil Foden, Dalam dua pertandingan terakhir yng juga masuk sebagai pemain pengganti di liga, Phil Foden menggantikan sesama pemain internasional Inggris Jack Grealish.
Guardiola mengatakan Foden membuat "kontribusi yang sangat bagus" melawan Everton, dan menambahkan "Phil bisa bermain di seribu posisi.
“Saya hanya, di lapangan, dalam sesi latihan, saya melihat sesuatu, intuisi saya, dan saya memutuskan untuk bermain dengan Jack (Grealish) dalam permainan ini karena dia memberi kami umpan ekstra. Saat lebih vertikal, Phil lebih baik. Keduanya bisa digabungkan, keduanya bisa bermain bersama.”
Guardiola juga berbicara tentang kesulitan yang dia alami dalam memilih tim dari skuat yang dia miliki, dan bagaimana bahasa tubuh pemain merupakan faktor kunci dalam pemilihannya.
“Setiap kali sulit untuk memilih bagi saya, karena pemain top tidak selalu bermain,” katanya.
“Akhir-akhir ini, saya melihat bahasa tubuh, di sesi latihan. Karena Anda tidak bisa bermain bagus ketika bahasa tubuh tidak benar dalam kondisi terbaik.
“Terkadang saya memilih pemain dengan melihat bahasa tubuh, bagaimana mereka berlatih, betapa bahagianya mereka. Dan ini adalah salah satu keputusan utama saat saya memilih susunan pemain, bahasa tubuh para pemain. Dengan keterampilan, saya tahu betapa bagusnya mereka. Bahasa tubuh tergantung pada mereka, dan terkadang mereka tidak bagus dan itu lebih sulit.”
The Citizen berjarak tujuh poin di bawah pemimpin klasemen Arsenal di tempat kedua, mereka akan bertemu tim papan atas dalam waktu dekat diantaranya dengan bertandang ke Chelsea dan Manchester United serta Tottenham di kandang sendiri.
Guardiola mengatakan tentang urutan itu: “Itu bagus. Dengar, di Premier League, Anda bermain dengan semua tim. Kami mencoba untuk meningkatkan peforma dan untuk menjadi lebih baik kami pergi ke sana untuk memenangkan pertandingan.”
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 02/01/2023
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :