Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

tuchel Conte

Dua manajer tersebut sampai harus diganjar kartu merah oleh wasit setelah pertandingan selesai.

Hasil imbang 2-2 Chelsea dan Tottenham Hotspur di Stamford Bridge diwarnai dengan ketegangan antara kedua manajer, Thomas Tuchel dan Antonio Conte, Minggu (14/8) dini hari WIB.

Pertandingan memang berlangsung panas sejak awal, apalagi sejumlah keputusan wasit Anthony Taylor membuat sejumlah pemain hingga manajer The Blues itu kesal.

Tuchel sangat kecewa dengan keputusan sang pengadil, khususnya saat proses terjadinya dua gol Spurs, yang dicetak oleh Pierre-Emile Hojbjerg dan gol detik-detik akhir Harry Kane. Dan emosi Tuchel semakin memuncak melihat selebrasi heboh yang dilakukan oleh Conte melihat anak asuhnya berhasil menyamakan kedudukan.

Setelah wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan, Tuchel menjabat tangan Conte dengan cukup keras, dan kedua manajer itu langsung bersitegang. Para pemain dan staf kedua klub langsung melerai keributan tersebut, dan wasit pun mengeluarkan kartu merah untuk dua manajer tersebut.

Tetapi, apa sebenarnya yang terjadi?

Tuchel mengungkapkan bahwa Conte seperti tidak menghargai dirinya ketika berjabat tangan, dengan ia merasa dua manajer harus saling menatap mata dan mengucapkan terima kasih ketika mengakhiri pertandingan.

“Saya kira saat bersalaman Anda harus saling menatap mata. Tapi, dia [Conte] punya pendapat yang berbeda,” ujar Tuchel usai laga. “[Sebenarnya] itu kejadian yang tidak perlu. Namun, banyak hal lain juga yang seharusnya tidak terjadi.”

Dalam wawancaranya dengan BBC, Tuchel mengatakan: “Ini hanya emosi dalam sepakbola. Kami tidak perlu menjadi kompor. Anda memiliki pelatih yang emosional di pinggir lapangan, itu saja.”

“Jika kami nanti bertemu lagi, ya pasti akan bertemu. Jika tidak, ya tidak. Ayo teman-teman, ini hanyalah salah satu hal dalam persaingan yang ada, dan tidak ada hal buruk yang terjadi.”

Sementara itu, Conte juga mengungkapkan bahwa itu adalah bagian dari sepakbola. Bukan hanya para pemain yang bisa saja bersitegang di lapangan, tapi juga para manajer hingga staf pelatih di pinggir.

“Kalau pun ada masalah, itu antara saya dan dia [Tuchel]. Saya pikir kami menikmati apa yang terjadi. Kedepannya saya akan lebih perhatian lagi, cukup bersalaman dan menyelesaikan masalah yang ada,” ungkap Conte.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer

Article Category : All Supersoccer

Article Date : 16/08/2022

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
All Supersoccer

Gol Telat Martinelli Pastikan Arsenal Bertengger Di Posisi Kedua Dan Hanya Kalah Selisih Gol Dengan Spurs Di Posisi Puncak.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Gol "Korean Guy" Sukses Bawa Wolverhampton Menang Dan Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Manchester City.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

João Félix Menikmati Awal Baru Di Barcelona Setelah Gol Pertamanya Dalam Kemenagan Besa Ratas Real Betis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Erik Ten Hag: Rasmus Hojlund “Sangat Bersemangat” Untuk Melakukan Debut Di Old Trafford.

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive