Di musim pertamanya menukangi Giallorossi, The Special One langsung mengukir sejarah.
Jose Mourinho sukses mengantarkan AS Roma untuk meraih gelar juara Eropa pertama mereka sejak 1961, dengan Giallorossi berhasil memenangkan Liga Konferensi UEFA setelah mengalahkan Feyenoord lewat skor tipis 1-0.
Keberhasilan itu membuat pria asal Portugal tersebut begitu dielu-elukan publik Stadio Olimpico, dan berharap Roma bisa bersaing di papan atas Serie A, setelah musim lalu finis di urutan keenam.
Mourinho pun membeberkan rahasianya untuk bisa meraih kesuksesan hampir di setiap klub yang ia tukangi, mengklaim bahwa seorang pelatih wajib memiliki strategi dan kesiapan akan segala kemungkinan.
Menurutnya, strategi dan kesiapan sebuah tim serta pelatih akan mengurangi risiko terburuk dan mempermudah sang manajer dalam mengambil sebuah keputusan.
“Kunci kesuksesan dari dulu hingga sekarang sama, ini semua tentang strategi. Anda tidak dapat memprediksi semuanya, tetapi semakin Anda siap, semakin banyak yang Anda dapat masukkan ke dalam pelatihan,” kata Mourinho kepada Sky Sports.
“Anda dapat mengurangi ketidakpastian dan itu memberikan Anda kemudahan dalam mengambil pilihan dan keputusan yang akan Anda buat.”
“Anda tahu bahwa pertandingan sepakbola tentu saja memiliki banyak risiko, tapi Anda harus mencoba mengurangi risiko itu dengan mempersiapkan sebaik mungkin yang Anda bisa.”
Mourinho menambahkan tentang gaya kepemimpinannya, mengakui bahwa dia dulunya adalah seorang yang pendiam sebelum pekerjaan menuntutnya untuk banyak bicara.
“Ini adalah sifat seseorang yang ingin berada di sepakbola selama bertahun-tahun. Jika Anda tidak jatuh cinta dengan sepakbola dan Anda mencapai segala sesuatu yang ingin dicapai banyak orang di sepakbola, Anda akan mudah berhenti dan hanya menikmati medali Anda, kemudian Anda menikmati kehidupan di luar sepakbola,” tambahnya.
“Namun, jika Anda menyukai sepakbola, maka Anda tidak ingin berhenti. Jika Anda menyukai sepakbola, Anda tidak merasa bahwa Anda semakin tua.”
“saya tidak merasa bahwa saya ini adalah seorang pemimpin alami. Bahkan, di usia muda, saya akan mengatakan bahwa saya adalah pemimpin yang pendiam.”
“Tetapi pekerjaan saya tidak akan berjalan dengan baik jika saya menjadi pendiam, sebenarnya itu sifat saya. Saya harus berada di hadapan publik sangat sering, saya harus berkomunikasi melalui media sepanjang waktu dan itu membuat perbedaan besar dalam diri saya.”
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 25/06/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :