Karier Tedesco bersama Die Bullen sudah berakhir menyusul performa mengecewakan mereka di liga dan Liga Champions.
Domenico Tedesco telah resmi dipecat oleh RB Leipzig setelah kekalahan di matchday pertama fase grup Liga Champions 2022/23 melawan Shakhtar Donetsk, Rabu (7/9) dini hari WIB. Di laga itu, Die Bullen kalah telak dengan skor 4-1.
Dan tak lama setelah pertandingan, Leipzig mengumumkan pemecatan Tedesco. Tetapi, klub langsung mencari penggantinya dan menunjuk putra daerah, Marco Rose – yang merupakan kelahiran Leipzig.
Mantan manajer Borussia Dortmund tersebut diikat kontrak dengan durasi dua tahun, yang membuatnya menukangi klub kota kelahirannya paling tidak hingga 2024. Pria berusia 45 tahun tersebut berstatus tanpa klub setelah dipecat oleh Die Borussen di akhir musim lalu.
Tetapi, kini dia akan bekerja sama dengan klub dari kota asalnya.
“Marco Rose telah ditunjuk sebagai pelatih kepala baru RB Leipzig dan telah menandatangani kontrak dua tahun yang berlaku hingga Juni 2024,” tulis dalam laman resmi klub. “Pelatih berusia 45 tahun itu menggantikan Domenico Tedesco, yang meninggalkan klub pada Rabu, 7 September.”
“Rose akan diperkenalkan kepada media hari ini pukul 10:00 waktu setempat dan akan memimpin sesi latihan klub pertamanya sore ini.”
Rose pun merasa senang dan bangga bisa melatih klub kampung halamannya, Leipzig, dan dia juga mengakui bahwa dirinya tidak perlu pikir panjang untuk setuju menerima pinangan Die Bullen.
Meski begitu, Rose tetap merasa terbebani dengan pekerjaannya, apalagi dia juga berasal dari Leipzig. Dan sang manajer berharap bisa memenuhi harapan petinggi klub serta paara penggemar.
"Saya tidak perlu banyak waktu untuk setuju menjadi pelatih kepala di sini. Saya punya banyak waktu luang dalam beberapa bulan terakhir, jadi saya harus bisa mengatasi stres dengan baik," kata Rose.
"Semuanya benar-benar bergerak cukup cepat. Saya bersama teman-teman di Salzburg untuk pertandingan Liga Champions dan saya menonton pertandingan sepakbola yang bagus di sana sebelum panggilan datang."
“Tidak pernah mudah untuk mengambil peran di mata publik di kota asal Anda. Orang-orang di sini berharap banyak dari klub dan tentu saja dari saya juga. Saya selalu mengatakan bahwa hal-hal akan berubah bagi saya dan saya akan dinilai berdasarkan hasil di sini."
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 09/09/2022
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :