Mbappe membela 'legenda' Zidane ZIdane di tengah komentar bos FFF yang dia rasa kurang sopan.
Kylian Mbappe mengecam komentar "tidak sopan" yang dibuat oleh kepala federasi sepak bola Prancis (FFF) tentang mantan pemain internasional Zinedine Zidane. Superstar PSG itu menyatakan Zinedine Zidan harus diperlakukan seperti "legenda".
"Zinedine Zidane?, saya bahkan tidak akan menerima teleponnya," kata presiden FFF Noel Le Graet menyindir dalam sebuah wawancara di radio Prancis ketika ditanya apakah Zidane telah meneleponnya untuk menyatakan minat mengambil alih sebagai pelatih dari Didier Deschamps. Komentar ini lah yang membuat Mbappe meradang dan membela Zizou. Di sisi lain kontrak Deschamps sebenarnya telah berakhir setelah kejuaraan di Qatar kemarin, di mana juara bertahan Prancis kalah dari Argentina dalam adu penalti setelah final yang mendebarkan pada 18 Desember. Namun, Deschamps pada hari Sabtu menandatangani kontrak baru hingga 2026.
Ditanya apakah Zidane, yang memenangkan kejuaraan 1998 sebagai pemain bersama Deschamps dan menjadi runner-up pada 2006, telah memanggilnya dalam beberapa hari terakhir, Le Graet menolak mantan pelatih Real Madrid itu sebagai kandidat potensial.
"Saya bahkan tidak akan menerima teleponnya," kata Le Graet. "Untuk memberitahunya apa? 'Halo pak, jangan khawatir, cari klub lain, saya baru saja menyetujui kontrak dengan Didier'."
Namun, Mbappe yang menjuarai pagelaran empat tahunan di tahun 2018 bersama Prancis dan menjadi runner-up di Qatar, mengambil pengecualian dari nada Le Graet.
"Zidane adalah Prancis, kami tidak menghormati legenda seperti itu...," tulis penyerang Paris Saint-Germain itu di Twitter.
Bos FFF Le Graet, juga menanggapi dengan singkat laporan minat Zidane untuk melatih tim Brasil.
"Saya akan terkejut jika dia pergi ke sana," katanya.
“Dia melakukan apa yang dia inginkan, itu bukan urusan saya. Saya belum pernah bertemu dengannya dan kami tidak pernah mempertimbangkan untuk berpisah dengan Didier Deschamps.
"Dia bisa pergi ke mana pun dia mau, ke klub, dia akan memiliki sebanyak yang dia inginkan di Eropa, klub besar. Tim nasional, saya hampir tidak percaya ini sejauh yang saya ketahui."
Zidane meninggalkan Real Madrid tahun lalu setelah memenangkan dua gelar La Liga dan tiga gelar Liga Champions berturut-turut sebagai manajer klub Spanyol tersebut.
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 09/01/2023
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :