Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Pochettino

Kegagalan Les Parisiens di Liga Champions jadi salah satu faktor ia didepak dari klub.

Mauricio Pochettino memberikan kritik pedas terhadap mantan klubnya, Paris Saint-Germain, menyusul pemecatannya setelah hanya satu setengah tahun diberi kesempatan untuk menukangi klub yang bermarkas di Parc des Princes.

Ahli taktik asal Argentina itu membandingkan proyek jangka panjang Les Parisiens dengan dua raksasa Liga Primer, Liverpool dan Manchester City.

Mantan bos Tottenham Hotspur tersebut menilai bahwa Pep Guardiola dan Jurgen Klopp mendapat kesempatan lebih lama untuk membangun skuad dan mengejar kesuksesan di klub mereka masing-masing, mengkritik PSG bahwa mereka juga seharusnya seperti itu jika ingin mencapai level tertinggi.

“Ada tim-tim seperti Liverpool atau Manchester City, yang memiliki proyek jangka panjang, menawarkan kepercayaan,” ujar Pochettino kepada wartawan.

“Kami membawa PSG menjuarai liga dengan keunggulan 15 poin. Lalu kami kalah dari Real Madrid dan kami tahu ada masalah karena City disingkirkan Madrid dengan total tiga gol dalam lima menit.”

“Akan tetapi, satu pekan berselang, mereka membeli [Erling] Haaland dan memberi kesempatan pelatihnya untuk kembali bangkit, mencari solusi dan menjuarai liga Inggris.”

“Manchester City mempercayai seorang manajer dengan tepat selama tujuh tahun, dan PSG mendambakan juara, tapi Liga Champions, bukan Ligue 1. Itu berbeda dan saya menerima itu.”

Musim lalu, PSG berhasil menjadi jawara Ligue 1, bahkan dengan keunggulan 15 poin dari rival terdekat, Olympique Marseille. Tetapi, di Liga Champions mereka harus pulang lebih awal setelah disingkirkan oleh Madrid di babak 16 besar.

Padahal, Les Parisiens mampu unggul 1-0 di leg pertama dan di leg kedua mereka berhasil mengakhiri babak pertama dengan kemenangan 1-0. Namun dalam kurun waktu 17 menit, Los Blancos berhasil mencetak tiga gol lewat hat-trick Karim Benzema dan itu mengubur mimpi PSG untuk bisa membawa pulang Si Kuping Besar pertama mereka.

Sejak saat itu, kabar terus beredar bahwa Pochettino bakal didepak dari kursi manajerial PSG. Dan itu terbukti benar, dengan Les Parisiens akhirnya memecat pria berusia 50 tahun tersebut dan menunjuk Christophe Galtier sebagai bos anyar klub.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer

Article Category : All Supersoccer

Article Date : 02/08/2022

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
All Supersoccer

Gol Telat Martinelli Pastikan Arsenal Bertengger Di Posisi Kedua Dan Hanya Kalah Selisih Gol Dengan Spurs Di Posisi Puncak.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Gol "Korean Guy" Sukses Bawa Wolverhampton Menang Dan Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Manchester City.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

João Félix Menikmati Awal Baru Di Barcelona Setelah Gol Pertamanya Dalam Kemenagan Besa Ratas Real Betis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Erik Ten Hag: Rasmus Hojlund “Sangat Bersemangat” Untuk Melakukan Debut Di Old Trafford.

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive