Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Lautaro Martinez

Keberhasilan Inter Milan melewati hadangan Benfica di ajang Liga Champions disambut positif oleh pecinta Liga Champions. Sebab dengan ini, partai panas Derby Della Madonnina bisa tersaji lagi di babak semifinal.

 

Rivalitas dua klub sekota ini selalu menjadi sajian terbaik untuk para pecinta sepak bola dunia. Bagaimana tidak, duel ini selalu menghadirkan pertandingan yang intens dan panas. Derby Milan adalah salah satu bukti kuatnya persaingan dalam sepak bola.

 

Berdasarkan catatan World Football, Inter dan Milan sudah bertatap muka sebanyak 201 kali di berbagai kompetisi. Dan satu yang diingat masyarakat dunia adalah kala keduanya bertemu di babak semifinal Liga Champions pada tahun 2005 silam.

 

Leg kedua berakhir ricuh. Kala itu, Inter Milan harus mencetak empat gol untuk membalikkan keadaan dan melaju ke babak final. Sayang upaya mereka harus terhenti pada menit ke-73 lantaran fansnya melampiaskan amarah hingga ke lapangan.

 

Flare berwarna merah memenuhi lapangan. Kiper AC Milan, Dida, bahkan sampai jadi korban lemparan flare hingga harus menerima perawatan. Pemain Inter Milan berusaha menenangkan kobaran emosi fans, tetapi gagal.

 

Pertandingan sempat dilanjutkan. Namun, kerumunan penonton belum bisa dikendalikan. Markus Merk selaku wasit pun memilih untuk memberhentikan pertandingan, hingga Inter dinyatakan kalah secara WO.

 

18 tahun berselang, kedua tim kembali bertemu. Tentu ada doa agar kericuhan serupa tidak terulang. Meski begitu, bukan berarti Inter Milan akan mengendurkan semangat. Steven Zhang selaku presiden tim telah menyatakan niatan tim untuk balas dendam.

 

“Selama bertahun-tahun saya di Inter, derby selalu menjadi salah satu laga favorit saya karena kegembiraannya, tapi juga tentu saja karena kami ingin balas dendam untuk sejarah kami dan juga untuk tahun lalu,” ujar Zhang kepada Sky Sport Italia.

 

Zhang juga menegaskan impian Inter Milan untuk memenangkan trofi Liga Champions musim ini. Sebab kalau sukses, bukan hanya Inter saja yang diuntungkan. Tapi seluruh sepak bola Italia juga akan menerima keuntungannya.

 

“Setiap musimnya, kami selalu berniat untuk melaju jauh di setiap kompetisi. Tentu saja, Liga Champions yang paling sulit, terlebih saat ini untuk klub Italia, tapi sudah pasti kami memimpikannya,” kata Zhang lagi.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Soccer #Update Liga #Liga Internasional #Berita Bola #Industri Sepakbola

Article Category : All Supersoccer

Article Date : 20/04/2023

Supersoccer
Admin Soccer
Supersoccer
Admin Soccer
Penulis artikel dan analis sepak bola yang siap ngasih lo kabar terbaru dari liga lokal sampai turnamen internasional. Skor, gosip transfer, sampai analisis pertandingan gue tulis dengan cepat dan tajam. Buat gue, sepak bola itu kombinasi drama, strategi, dan emosi yang nggak ada duanya. Superfriends yang nggak mau ketinggalan momen panas di lapangan hijau wajib mantengin update gue. Semua info gue sajikan biar lo selalu jadi yang paling update.

Source:Sky Sport Italia, Football Italia

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
All Supersoccer

Gol Telat Martinelli Pastikan Arsenal Bertengger Di Posisi Kedua Dan Hanya Kalah Selisih Gol Dengan Spurs Di Posisi Puncak.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Gol "Korean Guy" Sukses Bawa Wolverhampton Menang Dan Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Milik Manchester City.

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

João Félix Menikmati Awal Baru Di Barcelona Setelah Gol Pertamanya Dalam Kemenagan Besa Ratas Real Betis

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
All Supersoccer

Erik Ten Hag: Rasmus Hojlund “Sangat Bersemangat” Untuk Melakukan Debut Di Old Trafford.

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive