Chelsea mempekerjakan Frank Lampard sebagai pelatih interim untuk mengisi pos yang kosong pasca Graham Potter dipecat. Mereka kini mempertimbangkan sejumlah opsi, salah satunya Ruben Amorim.
Bursa pelatih baru Chelsea dipenuhi oleh sejumlah nama-nama penting. Beberapa rumor menyebutkan kalau the Blues tertarik merekrut Julian Nagelsmann. Namun dalam laporan lain, the Blues disebut ragu dengan Nagelsmann karena usianya.
Kandidat lain yang masuk dalam bursa pelatih baru ini adalah Mauricio Pochettino, Luis Enrique, Luciano Spalleti hingga Antonio Conte dan Marcelo Gallardo. Terbaru, nama Amorim yang saat ini sedang menukangi Sporting Lisbon juga masuk ke dalam daftar.
Lantas, siapa Ruben Amorim? Seperti kebanyakan pelatih, karier Amorim sebagai pemain tidak begitu mentereng. Ia menghabiskan sebagian besar kariernya di Primeira Liga bersama Belenenses, Benfica, dan Braga sebelum mengakhiri kariernya di Qatar.
Amorim kemudian memutuskan gantung sepati\u pada tahun 2017 dan melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Jadi, bisa disebutkan kalau karier Amorim di dunia kepelatihan masih seumur jagung. Meski begitu, ia mampu menarik perhatian.
Sporting mempercayakan pos pelatih utama kepadanya pada tahun 2020. Setahun kemudian, Amorim berhasil mendapatkan gelar Primeira Liga pertamanya sebagai pelatih. Trofi ini juga menjadi yang pertama untuk Sporting setelah 19 tahun lamanya.
Kariernya semakin mengkilap dengan tiga trofi domestik lain, yakni Taca de Liga (2x) dan Supertaca Candido de Oliveira. Tidak lupa juga penghargaan pelatih terbaik Primeira Liga pada tahun 2021, saat dirinya membawa Sporting juara.
Serangkaian prestasi yang didapatkan pada usia muda, untuk ukuran pelatih, membuat Amorim mendapatkan banyak puja-puji dari publik. Beberapa media bahkan sampai melabeli Amorim dengan julukan ‘the Special One’ seperti Jose Mourinho.
Amorim sendiri menolak perbandingan antara dirinya dengan pelatih legendaris tersebut. Menurutnya, dunia sepak bola takkan melihat sosok seperti Mourinho lagi. Ia menganggap pelatih AS Roma tersebut sebagai sosok yang unik.
“Tidak akan ada lagi Mourinho yang lain. Dia adalah satu dari sekian banyak orang,” kata Amorim. “Dia sudah mengirim pesan untuk saya, berkata bahwa si orang tua dan anak muda harus lolos ke babak berikutnya.”
Pesan tersebut disampaikan sebelum Sporting bertemu Arsenal di babak 16 besar Liga Europa beberapa waktu lalu. Amorim berhasil membantu Sporting mengalahkan Arsenal, yang sedang berada di puncak klasemen Premier League, dan melaju ke perempat final.
ARTICLE TERKINI
Article Category : All Supersoccer
Article Date : 16/04/2023
Source:Wikipedia, Football.london
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :