Kehidupan Jeff Barrett tidak pernah jauh-jauh dari musik. Pada awal 1980an, Jeff Barrett yang tinggal di kota kecil di Inggris bernama Plymouth, bekerja sebagai manajer toko kaset dan promotor pertunjukan musik live.
Berkat kerja Jeff Barrett, ia bisa menyelenggarakan beberapa gigs dari band-band di lingkup British seperti The Jesus and Mary Chain (Skotlandia), Primal Scream (Skotlandia), The Loft (Inggris), dan The Pastels (Skotlandia). Semua band tersebut lantas masuk sebagai roster dari label rekaman Creation Records.
Pendiri dari Creation Records, Alan McGee, lantas menawarkan pekerjaan kepada Jeff Barrett di label rekaman tersebut. Barrett menerima penawaran ini dengan senang hati dan resmi menjadi pegawai penuh pertama Creation Records pada musim panas 1985.
Kebersamaan Jeff Barrett dengan Creation Records tidak terlalu lama, tak juga sebentar. Ia memutuskan keluar pada 1998 dan mendirikan kantor agensi sendiri bernama Capersville. Capersville mewakili beberapa band Creation, serta mewakili Factory Records dan semua artis mereka (termasuk Happy Mondays dan New Order), The KLF dan Inspiral Carpets.
Pada saat yang sama, Jeff Barrett masih mengadakan pertunjukan musik, gigs, dan mengelola klub malam di London. Ia juga mendirikan dua label rekaman yang berumur pendek – Head dan Sub-Aqua – yang merilis rekaman oleh Loop, East Village dan Laugh. Kemudian pada tahun 1990, dalam kemitraan dengan mantan bos toko kasetnya Mike Chadwick, Barrett mendirikan Heavenly Records.
Eksistensi Heavenly Records dimulai dengan rilisan pertama mereka yaitu single 12-inch dari band asal London, Sly & Lovechild. Setelah itu, rilisan dari label ini berlanjut dengan single debut dari band asal London juga, Saint Etienne (Only Love Can Break Your Heart) dan single debut band indie pop-alternative dance, Flowered Up (It's On).
Selanjutnya, Heavenly mengontrak Manic Street Preachers dan merilis dua single, "Motown Junk" pada Januari 1991 dan "You Love Us" pada Mei 1991. Berkat dua rilisan itu, Manic Street mendapat pengakuan di industri musik Inggris.
Selama beberapa tahun berikutnya, Heavenly menandatangani dan merilis rekaman oleh The Rockingbirds, Flowered Up, Beth Orton, The Hybirds, Monkey Mafia, Dot Allison, Q-Tee dan Espiritu.
Sebagai label indie, beberapa rilisan dari Heavenly Records terbilang menuai sukses besar. Terbukti dengan berhasilnya album debut Beth Orton, Trailer Park, dinominasikan untuk dua kategori Brit Award dan Mercury Prize di tahun 1997. Bersama Heavenly Records pula, Beth Orton akhirnya memenangkan Brit Awards untuk album keduanya, Central Reservation, pada tahun 2000.
Pada tahun 2000 Heavenly merekrut band alternatif rock asal Manchester, Doves. Dengan band ini, Heavenly mendapat sukses besar karena empat album Doves meraih sertifikat platinum yaitu Lost Souls (2000), The Last Broadcast (2002), Some Cities (2005), dan Kingdom of Rust (2009). Album The Last Broadcast dan Some Cities bahkan tercatat menjadi album rilisan pertama Heavenly yang mampu bertengger di posisi pertama album UK.
Pada tahun 2004 label menandatangani The Magic Numbers. Band ini juga memberi sukses komersil setelah album debut self-titled mereka menjadi album terlaris Heavenly yang pernah ada. Album ini dinominasikan di ajang Mercury Prize pada 2005, dan band dinominasikan untuk Pendatang Baru Inggris Terbaik di Brit Awards 2006.
Setelah kesuksesan besar di pertengahan 2000an, Heavenly Records memasuki periode yang cukup landai. Meski begitu, Jeff Barrett dan labelnya terus konsisten menjaring musisi berbakat hingga akhirnya album debut band Inggris, Temples (Sun Structures) pada 2014 tercatat menjadi rilisan album ke-100 Heavenly Records.
Dengan catatan istimewa tersebut, eksistensi Heavenly Records yang berusia 25 tahun pada 2015, diganjar dengan penghargaan sebagai Label Rekaman Independen Terbaik (Independent Records Label of The Year) dari Music Week Awards 2015.
Lantas, tahun 2021 menandai perjalanan 31 tahun dari Heavenly Records. Untuk merayakan pencapaian ini, Jeff Barrett merilis buku berjudul Believe In Magic Heavenly Recordings, The First Thirty Years. Buku tersebut ditulis oleh Robin Turner dengan bantuan Paul Kelly sebagai desainer buku tersebut.
"Heavenly Records sudah melekat di dalam pikiran. Sepertinya waktu yang tepat untuk membuatnya menjadi sesuatu yang sangat istimewa. Kami semua tenggelam dalam musik yang kami sukai. Tak satupun dari kita bisa percaya keberuntungan yang kita dapatkan, sungguh," kata Jeff Barrett.
Saat ini tercatat ada 17 roster di bawah naungan Heavenly Records yang mengusung berbagai macam genre. Namun, perjalanan Heavenly Records masih belum selesai karena mereka masih berencana untuk merekrut roster baru ke dalam formasi mereka.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 07/07/2021
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Yohanes Hariono
30/10/2025 at 02:47 AM
Agil Rahmat
23/01/2026 at 16:54 PM