Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

The Original Rocking T-Rex!

Bicara tentang trend musik Rock awal dekade 70an di daratan Inggris, pasti tidak akan pernah lepas dari nama David Bowie dan kompetitor utamanya Marc Bolan. Tak hanya bersaing dengan Bowie di chart tangga lagu, tapi juga dengan glamor dan androgini. Bolan bisa disebut sebagai salah satu pionir Glam Rock yang akhirnya meledak dan merubah lansekap peta musik dunia.

Lahir dengan nama Mark Feld tanggal 30 September 1947 di area suburban Hackney London timur, ia mendapat gitar pertamanya saat berusia 9 tahun dan terhipnotis raungan Rock n Roll dari Elvis Presley, Little Richard, Eddie Cochran, Gene Vincent dan Chuck Berry. Selalu tampil penuh percaya diri dengan karisma tinggi, Bolan menyadari ambisinya untuk menjadi bintang sejak usia remaja, dengan sempat tampil sebagai model di katalog dan majalah fashion serta memainkan peran kecil di beberapa seri TV.

Saat berusia 17 tahun, Bolan mulai menyelami dengan serius karir di dunia musik. Memainkan musik psychedelic folk ala Bob Dylan dan Donovan, ia sempat memakai nama Toby Tyler yang tidak bertahan lama. Seperti kisahnya saat bergabung dengan band proto punk John’s Childrens di tahun 1966, yang dikenal lewat aksi panggung liar. Sayangnya, usia band ini juga hanya sebentar dan bubar setelah merilis satu album setahun kemudian.

Tidak menunggu lama, Bolan langsung membentuk proyek musik baru dengan nama Tyrannosaurus Rex. Dengan format akustik folk, grup ini merilis 3 album dengan pengaruh psychedelic dan lirik penuh referensi magis, sci-fi dan literatur folklore. Tahun 1970 Bolan merombak konsep band-nya menjadi elektrik dan memangkas nama menjadi T-Rex. Mulai titik ini, T-Rex menyerang chart Inggris dengan serentetan single hits seperti “Ride A White Swan”, “Hot Love”, “Get It On (Bang A Gong)” dan “Metal Guru” yang pada akhirnya terkumpul dalam album fenomenal Electric Warrior - dirilis tahun 1971.

Berlanjut dengan dirilisnya album The Slider pada tahun 1972, yang bersenjatakan serangkaian single andalan, seperti “Solid Gold Easy Action” dan “Twentieth Century Boy”. Album Tanx yang dirilis pada tahun 1973 juga sukses menembus chart album di beberapa negara. Ini lah periode puncak kejayaan Bolan dengan popularitas ‘T-Rextasy’ mania menyebar cepat ke penjuru benua Eropa dan Amerika. Sayangnya, egomania dan kokain mulai mempengaruhi kreatifitas Bolan hingga band dan kehidupan pribadinya berantakan.

Penurunan karir tidak terhindarkan dan beberapa album T-Rex yang dirilis setelah tahun 1975 mulai ditinggal penggemarnya. Hingga akhirnya di malam tanggal 16 September 1977 mobil yang dikendarai istrinya, Gloria Jones, menabrak pohon dan membunuh Bolan seketika. Ironisnya, saat itu ia sedang mempersiapkan album dan tur comeback nya setelah tenggelam selama beberapa tahun.

Pengaruh musik Bolan terus menjalar ke berbagai genre musik hingga sekarang, mulai dari Glam Metal, Goth, New Wave, Punk, Psychedelic, Elektronik, dan lainnya. Sederet nama seperti Siouxsie & The Banshees, The Replacements, Guns N Roses, Adam Ant, Def Leppard, Fantomas, Martin Gore hingga Pete Doherty pernah membawakan karya Bolan sebagai penghormatan. Walaupun terkesan berada di bawah baying-bayang Bowie, Bolan adalah fenomena tersendiri yang pengaruhnya tidak kalah penting dalam pembentukan anatomi musik Rock. 

 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Super Icon # Marc Bolan # T-Rex Band

Article Category : Super Icon

Article Date : 20/09/2016

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Super Icon

Childish Gambino: Ikon Multitalenta Generasi Milenial

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Icon

Greg Graffin: The Punk Professor

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Icon

Childish Gambino: Ikon Multitalenta Generasi Milenial

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Icon

Kendrick Lamar sebagai King of Today Hip-Hop

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive