Yeah Yeah Yeahs baru saja merilis single baru mereka yang bertajuk Burning. Single baru ini terinspirasi oleh lagu Begging milik Frankie Valli and The Four Seasons yang sempat viral di TikTok. Selain lagu Begging, insiden kebakaran yang pernah dialami oleh sang vokalis, Karen O, juga jadi inspirasi dari lagu Burning ini.
Di dalam postingan instagram resmi milik Yeah Yeah Yeahs, Karen bercerita mengenai insiden kebakaran tersebut. Saat itu ia masih berusia 19 tahun dan tinggal di East Village. Suatu malam, seorang teman mengajaknya keluar apartemen dan mengajaknya untuk minum di jalan. Saat itu Karen meninggalkan lilin menyala di sebuah balok plastik. Karena ia pergi, kemudian satu ruangan tersebut pun kemudian terbakar.
Karena kecerobohan Karen ini, barang-barang elektronik miliknya meleleh dan hangus seketika. Seperti laptop, kamera dan lain-lain. Tidak hanya itu, tapi barang-barang yang penuh nilai sentimental seperti sketchbook, sweater favoritnya dan sejumlah foto ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Ajaibnya, foto orang tua Karen semasa mereka muda masih aman meski banyak api di sekeliling mereka membakar barang-barang lain. Bagi Karen, seperti ada kekuatan besar yang kemudian melindungi orang tuanya di dalam foto tersebut.
Lagu Burning ini akan masuk dalam album terbaru Yeah Yeah Yeahs yang berjudul Cool It Down.
Yeah Yeah Yeahs adalah sebuah band indie rock Amerika yang dibentuk di New York City pada tahun 2000. Grup ini terdiri dari vokalis dan pianis Karen O, gitaris dan keyboardis Nick Zinner, dan drummer Brian Chase.
Karen O dan Brian Chase pertama kali bertemu sebagai mahasiswa di Oberlin College di Ohio pada akhir 1990-an, di mana Brian adalah seorang mahasiswa jazz di konservatori. Karen kemudian dipindahkan ke Universitas New York dan saat itu ia bertemu Nick di sebuah bar lokal.
Yeah Yeah Yeahs menulis banyak lagu pada latihan pertama mereka. Terus berproses hingga akhirnya mendukung penampilan The Strokes dan The White Stripes. Pada akhir tahun 2001, Yeah Yeah Yeahs merilis EP debut self-titled mereka, yang mereka rekam pada label Shifty. Awal tahun berikutnya, mereka melangkah ke sorotan internasional, tampil di South by Southwest, tur AS dengan Girls Against Boys, dan Eropa dengan Jon Spencer Blues Explosion, juga memimpin tur Inggris mereka sendiri.
Pada tahun 2003, band ini merilis album debut mereka, Fever to Tell, yang menerima beberapa ulasan kritis yang kuat dan terjual lebih dari 750.000 kopi di seluruh dunia. Single ketiga album, Maps, banyak diputar di radio. Pada tahun 2010, Rolling Stone menempatkan Maps sebagai 386 dalam daftar 500 Lagu Terbesar Sepanjang Masa.
Video untuk single Yeah Yeah Yeahs di tahun 2004 yang berjudul Y Control disutradarai oleh Spike Jonze. Pada Oktober 2004, band ini merilis DVD pertama mereka, Tell Me What Rockers to Swallow. DVD termasuk konser yang difilmkan di The Fillmore di San Francisco, semua video musik band, dan berbagai wawancara. Kemudian pada tahun yang sama, mereka ditampilkan dalam film dokumenter Scott Crary, Kill Your Idols.
Pada November 2009, NME memberi peringkat Fever to Tell the No 5 Best Album of the Decade.
Album kedua Yeah Yeah Yeahs, Show Your Bones, dirilis pada 27–28 Maret 2006. Single pertama dari album, Gold Lion, dirilis pada 20 Maret 2006, mencapai nomor 18 di Official UK Singles Chart. Pada bulan Desember 2006, album ini dinobatkan sebagai album terbaik kedua tahun ini oleh majalah NME, dan Cheated Hearts terpilih sebagai lagu terbaik ke-10. Majalah Rolling Stone menobatkan album ini sebagai album terbaik ke-44 tahun 2006, sementara majalah Spin menempatkannya di peringkat ke-31 dalam 40 album terbaik mereka tahun 2006.
EP ketiga Yeah Yeah Yeahs, berjudul Is Is, dirilis pada 24 Juli 2007. Mini album ini mencakup 5 lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya dan sebuah film pendek, yang direkam dan difilmkan di Galeri Glasslands di Brooklyn, NY. Tiga dari lima lagu ditampilkan di DVD Tell Me What Rockers to Swallow.
Album berikutnya dari Yeah Yeah Yeah dirilis pada Maret 2009 dengan judul It's Blitz!. Album ini menelurkan tiga single: Zero, Heads Will Roll, dan Skeletons. It’s Blitz! dinobatkan sebagai album terbaik kedua tahun 2009 oleh Majalah Spin dan terbaik ketiga oleh NME.
Tahun 2013, Yeah Yeah Yeahs merilis album mereka yang berjudul Mosquito. Album ini menampilkan produksi oleh TV di Radio Dave Sitek, Nick Launay, dan James Murphy dari LCD Soundsystem. Single pertama, Sacrilege, dirilis pada 15 Februari 2013. Kemudian Despair dirilis sebagai single kedua pada 23 Juli 2013.
Yeah Yeah Yeahs di tahun 2017 merilis remastering deluxe dari album debut mereka Fever to Tell melalui Interscope / UMe. Untuk merayakan perilisan ulang album tersebut, band ini melakukan serangkaian pertunjukan kecil pada bulan Oktober dan November di The Fonda Theatre di Los Angeles, California, Fox Oakland Theatre di Oakland, California, dan Kings Theatre di Brooklyn, New York.
Image source: The Guardian
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 06/09/2022
9 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
AGUSTIN DWI CHRISTANTI
15/04/2025 at 18:20 PM
Cands
09/05/2025 at 22:43 PM
Lukman Hakim
25/05/2025 at 22:11 PM
Heri Suprapto
03/06/2025 at 10:00 AM
ERLAN SAPUTRA PRIADY
18/06/2025 at 13:00 PM
Muhamad Saifudin
21/06/2025 at 23:32 PM
Agung Sutrisno
08/07/2025 at 22:48 PM
Yohanes Hariono
02/08/2025 at 01:05 AM
Ricko Pratama Putra
07/11/2025 at 15:59 PM