Proyek ambisius Weezer di tahun 2022 akhirnya dimulai. Mereka mulai menjalankan satu per satu langkah untuk merealisasikan rencana yang sudah mereka godok sejak tahun 2021.
Pentolan Weezer, Rivers Cuomo, sempat menyebutkan bahwa proyek musik mereka berikutnya akan bernama 'Season'. Disebutkan bahwa rencananya proyek musik 'Seasons' ini akan menghadirkan total empat album di tahun 2022.
Nantinya, empat album ini akan dirilis secara berkala pada setiap awal pergantian musim. Contohnya begini: album pertama akan dirilis saat musim panas, kemudian di musim semi, lalu musim gugur, dan ditutup dengan musim dingin.
Nah, untuk mengawali perjalanan menuju proyek besar itu, Weezer melepas mini album (EP) bertajuk SZNZ: Spring. Nama ini jelas menggambarkan musim semi atau peralihan dari musim dingin ke musim panas yang coba disuguhkan oleh Weezer ke dalam musik mereka.
Mini album SZNZ: Spring menjadi pembuka jalan untuk kemunculan dari mini album berikutnya yaitu SZNS: Summer, SZNS: Autumn, dan terakhir SZNS: Winter.
Adapun, untuk mini album SZNZ: Spring sendiri terdiri dari 7 lagu. Berbicara dengan NPR, Rivers Cuomo mengatakan tentang rekaman pertama ini adalah kelanjutan atau punya benang merah dengan album terakhir mereka OK Human.
Secara umum, warna musik di EP SZNZ: Spring masih mengusung musik opera yang merupakan eksplorasi dari musik Cuomo.
"Musik di mini album ini adalah Weezer dengan orkestra; mengesampingkan semua masalah komersial dan hanya benar-benar menggali ke dalam kecintaan saya pada musik klasik dan musik opera dan menulis di piano alih-alih gitar listrik, dan hanya mencoba habis-habisan dengan komposisi dan melodi yang gila. Dan itulah yang kami lakukan… dan saya pikir kami cukup sukses paku di kepala," kata Rivers Cuomo kepada NPR.
Ketika ditanya tentang SZNZ: Summer, yang akan datang berikutnya, sang vokalis mengungkapkan progres dari penggarapan mini album berikutnya ini sudah mendekati proses akhir.
"Saya akan mengatakan seperti semuanya 90 persen ditulis pada tahun lalu - inilah yang saya lakukan selama lockdown kemarin. Jadi saya punya ini folder, empat folder dari lagu-lagu yang ditulis dengan sangat baik," ujar Cuomo.
"Saya bekerja dengan produser lain sekarang untuk lagu-lagu EP Summer dan kami berharap EP untuk Autumn selesai sebelum kami berangkat ke Eropa pada akhir Mei, dan kemudian menyelesaikan season Winter di bulan Agustus," jelasnya.
Mengenai tema lagu-lagu yang ada di EP SZNZ: Spring ini sendiri, Rivers Cuomo menjelaskan bahwa garis besarnya adalah soal rebirth atau terlahir kembali.
"Dalam hal hidup kembali, rebirth, keluar dari hibernasi yang panjang dan dingin. Dalam hal spiritualitas seperti, hidup lebih pada saat ini dan tidak terlalu terpaku pada penyangkalan diri, menikmati hidup. Tema-tema semacam itu," ujarnya.
Nantinya, setiap musim Weezer akan menghadirkan warna-warna yang berbeda pada musik mereka.
“Kami cukup yakin ide berikutnya akan disebut "Seasons" dan ini adalah koleksi empat album. Masing-masing dari empat album keluar pada hari pertama musim yang relevan, dan setiap album akan memiliki tema musik dan lirik yang sangat berbeda. Musim semi bisa menjadi album tipe akustik yang sangat berangin dan riang, sedangkan musim gugur akan menjadi dance rock. Jadi saya punya empat folder di Dropbox. Saya sangat bersenang-senang dengan hal ini," ujar Cuomo.
Cuomo lantas memberikan detail lebih lanjut soal konsep album 'Seasons' ini. “Musim semi itu seperti happy chill,” katanya tentang LP musim semi. “Dan kemudian kami beralih ke dance rock, seperti album bergaya Strokes untuk musim gugur.” Dia melanjutkan dengan menambahkan album “Elliott Smith-style” yang disebutkan di atas akan menjadi rilisan “akustik sedih” yang akan tiba untuk musim dingin," jelas Cuomo.
Meski pandemi menjadi halangan besar bagi para band dan musisi, Weezer pada akhirnya tetap mendapat hikmah dari terhenti sejenaknya aktivitas bermusik mereka.
Selama pandemi pun Weezer cukup aktif memproduksi karya musik. Salah satunya mereka merilis single bertajuk "Hero" pada Mei 2020, atau sebelum mereka merilis album Van Weezer.
Ini adalah lagu yang didedikasikan untuk semua orang yang tetap bertahan di rumah selama masa pandemi ini. Seperti banyak lagu Weezer lainnya, "Hero" dibanjiri dengan riff-riff catchy dan nada anthemic yang khas, pun sisi seorang nerd yang terpinggirkan namun memiliki impian besar a la Rivers Cuomo, terasa begitu nyata di deretan liriknya.
Weezer mendedikasikan single "Hero" kepada pada orang-orang dengan banyak mimpi besar namun tetap memilih berada di rumah, para wisudawan yang harus mengikuti kegiatan wisuda hanya melalui aplikasi konferensi virtual Zoom, hingga kaum-kaum pekerja yang terus berjuang ditengah himpitan kondisi seperti sekarang.
Dalam proses penggarapan klipnya sendiri pun, Weezer juga melibatkan para penggemar mereka. Masing-masing penggemar mengirimkan video berdurasi singkat yang kemudian dijahit menjadi satu kesatuan. Di buka dengan adegan Rivers Cuomo menulis surat, lalu diteruskan secara estafet kepada banyak penggemar Weezer, dengan gaya dan aktivitas masing-masing.
Image source: Kerrang
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 13/04/2022
3 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Yohanes Hariono
06/08/2025 at 01:03 AM
Muhamad Saifudin
27/10/2025 at 20:01 PM
RAJIN SILALAHI
16/12/2025 at 05:48 AM