Band heavy metal Trivium merilis album terbarunya yang berjudul “In the Court of the Dragon” pada 8 Oktober 2021 lalu via Roadrunner Records. Album ini disebut-sebut jauh lebih menggelegar dari album-album sebelumnya. Album “In the Court of the Dragon” ini menjadi album Trivium yang ke-10.
Beberapa waktu sebelum perilisan album baru, Trivium sendiri telah melepas single terakhir mereka yang berjudul “The Phalanx”. Lagu “The Phalanx” ini menjadi rangkaian ketiga setelah single album dan lagu “Feast of Fire”. Band heavy metal asal Orlando, Amerika Serikat ini telah melakukan eksplorasi lebih jauh terhadap beragam sound dan genre untuk rilisan tersebut.
Untuk “The Phalanx”, Trivium menggarap video musiknya dengan berkolaborasi dengan video game “Elder Scrolls Online” dari Bethesda Game Studios. Single ini adalah lagu terakhir album dan rekaman ulang dari lagu yang dihapus dari sesi album “Shogun”.
"Menurutku, 'The Phalanx' itu seperti membayangkan muscle car tua tanpa mesin yang diparkir untuk jadi pajangan. Sebelumnya lagu ini adalah demo untuk album “Shogun” yang kemudian kami gubah lagi," ujar Paolo Gregoletto, bassist Trivium ketika menjelaskan akar lagu ini, dilansir dari Loudwire.
Gregoletto pun melanjutkan jika lagu ini akhirnya dipilih karena dirasa sangat perlu untuk melengkapi konsep album terbaru Trivium yang tampil lebih mewah dan progresif.
"Ada beberapa perubahan minor di bagian chorus dan bagian tengah lagu, plus juga kami menambahkan elemen orkestrasi a la Ihsahn (proyek black metal Matt Heafy'," lanjut Gregoletto.
"Kalau kamu suka mendengarkan (album) 'Shogun', kamu bakal suka juga dengan lagu ini," tambahnya.
Album “In the Court of the Dragon”
Tracklist untuk album Trivium “In the Court of the Dragon”:
- X (instrumental)
- In the Court of the Dragon
- Like a Sword Over Damocles
- Feast of Fire
- A Crisis of Revelation
- The Shadow of the Abattoir
- No Way Back Just Through
- Fall Into Your Hands
- From Dawn to Decadence
- The Phalanx
Sebelum album dan single “The Phalanx” dirilis, gitaris Corey Beaulieu pada Juni 2021 lalu mengungkapkan bahwa Trivium sedang mengerjakan tindak lanjut dari album ke-9 mereka, “What the Dead Men Say”. Pengerjaan tersebut dilakukan ketika semua personel Trivium sedang berada dalam karantina akibat pandemi COVID-19. Sang gitaris pun mengatakan bahwa materi yang mereka kerjakan saat itu terdengar “sangat menjengkelkan”.
Kemudian pada 7 Juli 2021, Trivium mengumumkan bahwa mereka berencana merilis musik baru beberapa hari kemudian, tepatnya pada Jumat, 9 Juli 2021. Mereka pun menampilkan cuplikan video berdurasi 2 menit yang mengisyaratkan beberapa musik baru. Dan pada hari itu pula, Trivium secara resmi merilis single baru “In the Court of the Dragon” beserta video musiknya.
Kemudian pada 10 Agustus 2021, band ini mulai memposting lebih banyak gambar dan video samar yang berkaitan dengan single baru lainnya di postingan media sosial mereka. Sementara single kedua untuk album ini, "Feast of Fire", dirilis pada 12 Agustus 2021 bersama dengan video musiknya. Hingga akhirnya, band ini mengumumkan album itu sendiri, sampul album, daftar lagu, dan tanggal rilisnya.
Trivium dan Perjalanan Musik Cadasnya
Trivium adalah band heavy metal asal Orlando, Florida, Amerika Serikat. Band ini dibentuk pada tahun 1999 silam. Trivium digambarkan sebagai band heavy metal, dan lebih khusus sebagai metalcore, thrash metal, progressive metal, melodic death metal, power metal, death metal, alternative metal, bahkan groove metal.
Trivium memiliki personel seperti Matt Heafy sebagai vokalis dan gitaris, Corey Beaulieu pada gitar, Paolo Gregoletto pada bass, dan Alex Bent pada drum. Musik Trivium memadukan riff "melonjak" dan "menghancurkan", harmoni gitar ganda, pola double bass drum, dan sesekali ledakan serta gangguan yang dapat diharapkan dari genre metalcore. Vokal Trivium menggabungkan keduanya bernyanyi bersama dengan teriakan berat dan geraman. Trivium adalah salah satu gelombang baru dari heavy metal Amerika yang terkenal.
Gaya bermusik Trivium terus berkembang selama bertahun-tahun. Dari karya awal mereka di “Ember to Inferno” hingga “In Waves”, ada pengaruh thrash metal yang jelas dari Metallica dan Machine Head. Ada juga pengaruh death metal melodi dari band heavy metal Swedia, In Flames.
Trivium memulai debutnya dengan meluncurkan satu-satunya album yang dirilis lewat Lifeforce Records tahun 2003 berjudul “Ember to Inferno”. Setahun kemudian, Trivium menandatangani kontrak dengan Roadrunner Records pada tahun 2004. Band ini pun merilis delapan album studio dan lebih dari dua puluh single. Album studio kesembilan mereka yang berjudul “What the Dead Men Say”, dirilis pada 24 April 2020.
Setelah merilis album kedua mereka “Ascendancy”, Trivium diidentifikasi sebagai melodic metalcore dengan elemen kuat dari thrash metal, dengan lagu ketiga di album "Pull Harder on the Strings of Your Martyr". Ascendancy bahkan ditampilkan sebagai salah satu Metal Hammer’s Albums of the Decade. Rilisan selanjutnya telah menandai perubahan dalam band. Album “The Crusade” dipandang sebagai perubahan besar dalam arah musik karena perubahan gaya vokal lantaran tidak adanya teriakan hingga beberapa melodi yang ditampilkan.
“The Crusade” adalah album yang jauh lebih berorientasi pada thrash dengan arah yang berbeda pada konten liriknya. Pada musim gugur 2008, Trivium merilis album “Shogun:, yang memiliki pengaruh besar Jepang pada judul lagu serta rilis single pertama "Kirisute Gomen", yang diterjemahkan menjadi "otoritas untuk memotong dan pergi".
Mengakui warisan Jepang Matt Heafy, album ini juga digambarkan lebih baik sebagai gaya mereka sendiri ketimbang karya-karya mereka di dalam album “The Crusade” yang lebih terdengar seperti Metallica. Gitar tujuh senar pun kembali muncul di beberapa album seperti “Silence in the Snow”, “The Sin and the Sentence” dan “What the Dead Men Say”.
Pada album “In Waves”, band ini menampilkan suara yang lebih dekat dengan “Ascendancy” daripada “The Crusade” atau “Shogun”. Tuning gitarnya bukan di drop D, mereka turun setengah langkah ke drop C#. Album ini memiliki beberapa lagu, seperti 'Built to Fall' atau 'Dusk Dismantled', yang hanya menampilkan clean vocal atau scream vocal dari Matt Heafy.
Band ini telah menjual lebih dari satu juta album di seluruh dunia. Trivium secara spektakuler telah merilis setidaknya 41 singles, termasuk single terbarunya “The Phalanx”. Trivium dinominasikan dalam ajang Grammy untuk lagu "Betrayer" di Grammy Awards Tahunan ke-61 pada 2019 untuk kategori “Best Metal Performance”.
Image Source: https://www.instagram.com/triviumband/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 04/11/2021
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Cands
24/05/2025 at 23:06 PM