Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Pesan Emosional dalam Album Baru

Musik terkadang bisa jadi penyembuh. Hal ini berlaku untuk vokalis Touché Amoré Jeremy Bolm. Ketika menjalani tur bersama Touché Amoré Oktober 2014 silam, ia mendapatkan kabar duka; kanker telah merengut nyawa ibunya. Tidak lantas tenggelam dalam masa berkabung, Bolm menjadikannya inspirasi untuk membuat karya dalam album terbaru Touché Amoré, Stage Four.

Band post-hardcore beranggotakan Bolm (vokal), Clayton Stevens (gitar), Nick Steinhardt (bass), Elliot Babin (drum), dan Tyler Kirby (bass) ini akan merilis Stage Four 16 September mendatang melalui Epitaph, label rekaman independen milik gitaris Bad Religion Brett Gurewitz. Setelah lama berkutat dengan rilisan-rilisan punk, Epitaph sejak awal 2000-an memang sedang memperluas jangkauan dengan memasukan band post-hardcore. Ini akan menjadi debut pertama Touché Amoré bersama Epitaph.

Singel Palm Dreams

Touché Amoré telah merilis singel “Palm Dreams” sebagai perkenalan dari album ini. Sang vokalis secara eksplisit menceritakan tentang sang ibu yang memiliki ambisi sendiri dalam menjalani hidupnya. “’Palm Dreams’ ditulis ketika saya menyadari bahwa saya tidak pernah mengerti mengapa ibu saya pindah dari Nebraska ke California pada tahun 1970-an. Saya berasumsi ia datang dari kota kecil, matanya terbuka lebar dengan konsep Hollywood,” ujar Bolm kepada NPR.

Bolm pun punya misi tersendiri dengan lagu yang ditulisnya ini. Ia tidak mau orang lain merasakan penyesalan yang ia rasakan setelah ibunya tiada. “Saya sadar orang lain di keluarga saya bisa memberitahu saya akan hal ini, tapi ini tidak akan jadi jawaban dari ‘dia’. Jika lagu ini menginspirasi orang lain untuk menanyakan sesuatu yang tidak pernah mereka tanyakan pada orang yang mereka cintai, itu baru sukses,” cetus Bolm.

Foto: dok. Touché Amoré

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Super Buzz

Article Date : 25/08/2016

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive