Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

“Saya dulunya punya band, tapi udah bubar,” cetus Ray Radytia Putra alias Ray Brikden, salah satu finalis Supergitar Competition 2015. Meskipun lebih senang bermain band, Ray akhirnya memilih menjalani karir sebagai gitaris solo. Ia menemukan tantangan-tantangan baru setelah menjadi gitaris solo. Berbeda dengan ketika ia menjadi gitaris band, Ray tidak lagi mendapatkan masukan soal materi lagu atau permainan gitar. “Kadang-kadang suka bingung atau stuck ketika mau bikin instrumental gitar”.

Ujung-ujungnya, Ray bereksperimen dengan ide-idenya sendiri dan pelajaran yang ia ambil dari gitaris idolanya. Lick gitar dari gitaris macam Joe Satriani, Paul Gilbert, Steve Vai dan Nuno Bettencourt, Ray ulik kembali dan ia campurkan dengan gayanya sendiri. Sosok-sosok tadi ambil andil penting dalam permainan gitar Ray. Ia belajar secara otodidak dari permainan gitar mereka.

Akun Youtube ‘Ray Brikden’

Setelah Gitar Camp 2016 berakhir, masing-masing peserta kembali pada kesibukannya masing-masing, begitu pula dengan Ray. Ia tidak perlu ribet menyiapkan lagu untuk seleksi berikutnya dalam Supergitar Competition, karena lagu tersebut sudah siap sejak lama. “Saya sibuk buat video-video kocak. Ha-ha-ha. Buat diunggah di akun Youtube saya,” ujar Ray. Yeah, dia tidak mengada-ada. Ray merupakan seorang gitaris humoris yang gemar membuat video lucu yang melibatkan instrumen gitar.

Sisi humoris dan fun dari Ray juga bisa kita dengar dari permainan gitar yang membawanya menjadi 20 finalis terpilih dalam Supergitar Competition. Ia memilih lagu anak-anak Di Sini Senang Di Sana Senang” dengan aransemen yang unik. “Saya ngambil lagu itu, karena saya suka dengan nada-nada ceria. Prinsip saya gini, gimana caranya saya buat video dan orang-orang pengen nonton berkali-kali, karena asyik dengan video saya. He-he-he,” ujar Ray.

Jangan jadi gitaris pemula yang manja

“Gitaris sekarang itu manja-manja banget. Pengennya langsung yang instan. Sebenernya yang instan itu hanya ada di mie instan. Ha-ha-ha”. Pernyataan Ray barusan bukan sekadar sindiran kosong. Dari pengalaman yang pernah dialami olehnya, ia menemukan kecenderungan, gitaris pemula jaman sekarang kurang mau belajar. “Kenapa disebut pengen yang instan, karena banyak yang nanya sama say, ‘Bang Ray, gimana sih caranya bermain speed supaya bersih’. Pas saya liat, eh, main gitarnya memang berantakan. Nah, di situ kebanyakan gitaris sekarang, scale belum mumpuni tapi sudah memaksakan mau main ngebut,” tutur Ray.

Baca Juga : Sigmun: Tutup Tur Crimson Eyes di Taman Ismail Marzuki, Jakarta

Selain pernah ditanya soal bermain speed, Ray juga masih sering mendapatkan pertanyaan soal chord lagu dari para gitaris pemula. Mungkin ini agak kelewatan, mengingat seharusnya seorang gitaris mau ngulik atau setidaknya agak pintar dengan mencarinya lewat internet. “Padahal media sosial sudah banyak, kayak Youtube. Kita bisa belajar dari situ, tapi masih aja ada yang nanya, ‘Bang Ray, lagu ini chord-nya apa sih.’,” cerita Ray.

Simak lagu Ray Brikden untuk Supergitar Competition 2015 “Losing to Win” lewat link ini.

Foto: dok. pribadi

ARTICLE TERKINI

Tags:

Article Category : Super Buzz

Article Date : 28/01/2016

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

0 Comments

Comment
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive