Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Sam Fender Kisahkan Hubungan Ayah dan Anak di Single ‘Spit of You’

Sam Fender akhirnya sudah resmi memiliki album studio kedua yang diberi tajuk Seventeen Going Under. Album ini resmi dilepas pada 8 Oktober 2021 melalui Polydor Records. 

Dalam perjalanan menuju perilisan album ini, Sam Fender merilis single 'Spit Of You' sebagai lagu terakhir yang dilepas sebelum album keduanya benar-benar launching. Lagu semi-akustik ini diakui sangat personal bagi Sam Fender.

Secara luas, melalui lagu ini Sam Fender mengisahkan hubungannya dengan sang ayah. Bagi seorang anak, dia akan selalu memandang bangga dan kagum dengan ayahnya. Begitu kira-kira pesan yang terkandung di dalam lagu baru musisi asal Inggris tersebut.

"Lagu 'Spit Of You' adalah lagu tentang anak laki-laki dan ayah mereka. Lagu ini didasarkan pada hubungan saya sendiri dengan orang tua saya, dan bagaimana kami berdua berjuang sebagai laki-laki untuk mengkomunikasikan perasaan kami satu sama lain tanpa itu menjadi perselisihan," kata Fender tentang lagu tersebut dilansir NME.

Lebih jauh, Sam Fender menyelipkan pesan bahwa pada dasarnya setiap anak punya karakter atau sesuatu hal yang persis mirip dengan orang tua mereka, khususnya dengan ayah.

"Lagu ini tentang bagaimana (buah) apel tidak jatuh jauh dari pohonnya, ketika saya memasuki usia dua puluhan, saya melihat begitu banyak dari diri saya dalam dirinya, terutama ketika menjadi keras kepala," tuturnya.

Bukan cuma hal senang, bahagia, dan menyenangkan lainnya. Lagu ini juga menggambarkan bagaimana peran ayah untuk menguatkan anaknya di dalam kondisi terpuruk sekalipun.

“Bagian kedua dari lagu tersebut berbicara tentang melihat dia bersama nenek saya ketika dia meninggal, dan bagaimana saya melihatnya sebagai seorang putra, dan bagaimana momen itu mengingatkan saya untuk memanfaatkan waktu saya sebaik mungkin bersamanya. Jika ada, itu adalah pernyataan cinta untuknya," ungkap Sam Fender.

Adapun, album kedua Sam Fender ini diproduksi bersama Branwell Bronte. Secara lugas, album ini memutar ulang masa remaja Sam Fender di mana dia berusaha bercermin dari hal-hal dan fragmen apa saja yang sudah dilewati dalam proses tumbuh dewasa.

Kabar soal album kedua Sam Fender ini sendiri sudah terdengar sejak beberapa bulan ke belakang. Pada akhir Juni lalu, Sam Fender sempat membuat gempar para penggemarnya melalui sebuah unggahan dalam akun Instagram pribadinya. 

Dia mengunggah sebuah foto dengan caption yang mengisyaratkan bahwa Sam Fender telah menyelesaikan proses rekaman dari album keduanya tersebut. Kabar bahwa Sam Fender sedang mengerjakan proses album kedua ini sebenarnya sudah pernah diungkap oleh sang musisi pada pertengahan tahun lalu.

Secara penggarapan materi dan produksi Sam Fender menjelaskan bahwa proses yang dilakukannya masih sama ketika dirinya mempersiapkan album Hypersonic Missiles. Untuk album keduanya, Sam Fender masih mencoba untuk mengumpulkan kembali lagu-lagu lama yang sempat dirinya tulis dan mulai menyempurnakan karangan tersebut.

Lirik menjadi aspek yang tidak kalah penting dalam materi Sam Fender untuk album keduanya. Sang musisi menginginkan hampir seluruh materi yang tercipta menjadi sebuah medium dirinya bercerita tentang sisi personalnya.

Sam Fender sendiri merupakan jebolan ajang BBC Sound of 2018. Sam Fender langsung meroket sebagai seorang musisi muda asal Inggris di ranah musik indie rock. 

Menjadi alumni dari ajang pencarian bakat BBC tersebut, Sam Fender langsung mendapatkan kesempatan kerja sama dengan Polydor Records dan telah berhasil merilis album perdana pada tahun 2019.

 

Image source: Tom Oxley/NME

ARTICLE TERKINI

Tags:

#sam fender #Rock #Indie Rock # musisi inggris #Album #Single

Article Category : Super Buzz

Article Date : 28/10/2021

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

1 Comments

Comment
Yanti A

Yanti A

29/04/2025 at 22:00 PM

bagus
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive