Apresiasi di kancah musik merupakan hal yang mutlak. Sudah selayaknya kerja keras dan keringat yang mengucur dari jerih payah para musisi dihargai setinggi-tingginya. Buah karya yang telah mereka telurkan ke ranah seni, sepantasnya diberi tanda pengakuan secara formal hingga diukir menjadi sejarah.
Selama beberapa dekade terakhir, berbagai pengukuhan penghargaan terhadap karya musik kian digencarkan di taraf internasional. Sejumlah pihak nampak antusias dengan terus menggalakkan penghargaan kepada industri musik. Inaugurasi penghargaan musik digelar dari tahun ke tahun, baik terhadap jalur musik mainstream hingga non-mainstream sekalipun.
Pemberian penghargaan atas karya musik tentu memberikan dampak positif bagi kalangan insan pelaku musik Setidaknya, untuk para musisi dan industri yang terlibat jadi pelecut motivasi dan semangat untuk terus tak berhenti menghasilkan karya inspirasional nan kreatif.
Berikut deretan ajang penghargaan musik rock paling bergengsi di ranah internasional maupun lokal versi SuperMusic ID.
1. Metal Hammer Golden Gods Awards

Bagi para penggemar masif kancah heavy metal, Metal Hammer Golden Gods Awards merupakan salah satu dari sekian banyak ajang musik bergengsi di dunia. Golden Gods menjadi tempat penghormatan suci bagi para musisi metal dunia yang diselenggarakan secara khusus oleh Metal Hammer, sebuah media musik cadas kenamaan asal Inggris. Inaugurasi pertama kali diadakan pada tahun 2012 silam dan mengambil lokasi di tengah hiruk pikuk London.
Seabrek ikon heavy metal kaliber dunia macam Black Sabbath, Motorhead hingga Iron Maiden secara terhormat pernah membawa pulang trofi penghargaan prestisius tersebut. Namun publik Indonesia boleh sedikit berbangga diri, lantaran band kebanggaan asal Bandung, Burgerkill, pernah dinobatkan sebagai pemenang kategori Metal as F**k di Golden Gods tahun 2013. Mereka berhasil menyisihkan nama-nama besar seperti Nergal, Pussy Riot, Jason Newsted, dan Sea Sheperd.
2. Grammy Awards

Jika ada yang bertanya apa penghargaan musik global paling prestisius, maka tak salah kalau menyematkannya kepada ajang Grammy Awards. Perhelatan akbar musik berlogo gramofon itu telah berkibar lebih dari lima dekade. Pertama kali digelar pada 4 Mei 1959 di Los Angeles, Amerika Serikat. Terdapat puluhan kategori nominasi yang nantinya siap beradu di area Grammy Awards.
Salah satu kategori yang paling ditunggu mayoritas publik adalah rock dan metal. Kategori sendiri dibagi terpisah menjadi empat bagian yakni Best Rock Performance, Best Metal Performance, Best Rock Song, dan Best Rock Album. Unit kenamaan Foo Fighters sampai saat ini menjadi pemegang rekor kategori rock terbanyak dengan meraih empat trofi. Jajaran para elitis musisi yang bertarung di Grammy Awards, kerap kali diasumsikan sebagai band mainstream populer di belantika musik dunia dengan penjualan album yang fantastis. Grammy Awards pun sering disebut setaraf dengan Academy Awards di bidang musik.
3. Rock and Rock Hall of Fame

Setelah sukses meraih berbagai trofi penghargaan musik serta penjualan album yang meledak, tak sah rasanya jika para musisi tak mengabadikan nama mereka di lanskap sejarah musik. Ya, Rock & Rock Hall of Fame seakan menjadi batu nisan terakhir bagi para musikus setelah berjuang menahun dan jadi panutan untuk musisi generasi selanjutnya. Gelaran yang berlokasi di Kota Cleveland itu perdana melantik jajaran musisi berpengaruh di tahun 1987, diantaranya Chuck Berry, James Brown, Ray Charles, Elvis Presley dkk.
Namun kontroversi sempat merebak luas beberapa tahun lalu. Kala itu legenda hip hop Run DMC dilantik ke dalam barisan Rock and Roll Hall of Fame angkatan 2009. Bukannya pujian, kritik pedas justru dialamatkan kepada pihak penyelenggara yang kembali dipertanyakan kredibilitasnya dalam menggagas acara.
Gene Simmons yang dikenal sebagai punggawa KISS, dengan tegas menolak musisi di luar ranah rock masuk ke dalam pelantikan bergengsi itu. Bagi Simmons, sesuai namanya Rock and Roll Hall of Fame haruslah merujuk ke idealisme awal yakni frasa rock secara harfiahnya.
4. ICEMA

ICEMA merupakan akronim dari Indonesia Cutting Edge Music Awards, sebuah bentuk apresiasi untuk kalangan musisi jalur non-mainstream. Ajang penghargaan terhadap musisi independen Indonesia ini debut pertama kali di Yogyakarta pada tahun 2010 lalu. Acara digelar tiap dua tahun sekali serta dibagi menjadi banyak kategori di tiap genre masing-masing. Maka tak heran, segelintir orang menganggap ajang ICEMA sebagai antitesis dari penghargaan musik populer yang ada selama ini menghiasi ranah hiburan negeri.
Ajang ICEMA memberikan kesempatan emas bagi musisi untuk unjuk gigi serta lebih dalam mengeksplorasi kualitas bermusik, tanpa harus terdistraksi pihak lain. Diprakarsai oleh sejumlah kritikus elit musik nasional, perlahan ICEMA mulai mendapati ruang tersendiri bagi pecinta musik setanah air.
5. Hammersonic Metal Awards

Walau belum genap dua tahun, perlahan namun pasti Hammersonic Metal Awards mulai bertransformasi menjadi salah satu perhargaan yang cukup diantisipasi oleh kalangan pecinta musik. Ajang penghargaan musik cadas spesialis kancah metal itu digelar oleh Revision Live selaku promotor. Berbagai kategori mulai Hammersonic Awards, Metal Icon, Lifetime Achievement, Most Dangerous New Band, Album of The Year dll turut didedikasikan sebagai penghormatan bagi pejuang metal nasional.
Beberapa nama yang sudah akrab ditelinga seperti Burgerkill, Edane hingga Seringai adalah sejumlah musisi yang telah diberi pengakuan oleh Hammersonic Metal Awards karena dianggap memberikan pengaruh penting terhadap perkembangan dunia musik cadas di seantero Indonesia.
Foto: ICEMA oleh Kanaltigapuluh, Hammersonic Metal Awards oleh Sooperboy
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 15/03/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :