Rina Sawayama telah membagikan single terbaru berjudul Phantom. Single ini merupakan salah satu trek dari albumnya yang akan datang, Hold The Girl, yang dirilis bulan September ini.
Single Phantom adalah pop ballad yang bercerita tentang Rina Sawayama yang menilai kembali kebutuhannya versus kebutuhan orang lain. Single ini dilepas untuk mengikuti single yang dirilis beberapa waktu lalu, Hold The Girl, serta This Hell dan Catch Me In The Air yang dibagikan awal tahun ini.
Berbicara tentang lagu barunya, Rina Sawayama berkata: “Saya menyadari sebagai orang dewasa bahwa saya telah menghabiskan seluruh hidup saya untuk menyenangkan orang lain dan tidak menyadarinya—terus-menerus mendorong batas-batas saya dan tidak menyadari perbedaan antara apa yang ingin saya lakukan dan apa yang orang lain inginkan dari saya.”
“Melalui lirik dalam syair saya mencoba menceritakan kisah ini dan kemudian di bagian chorus saya pagi kehilangan diri saya yang sebenarnya,” lanjut Rina Sawayama.
Single ini dirilis bersama visualizer resminya di channel YouTube Rina Sawayama, simak lagunya berikut ini.
Album Hold The Girl dirilis pada 16 September 2022 melalui Dirty Hit. Album ini dirilis dua minggu lebih lambat dari yang direncanakan karena masalah produksi.
Sementara itu, Rina Sawayama baru-baru ini mengumumkan tur utama Amerika Serikat untuk bulan November mendatang. Selang sebulan sebelum tur itu, Rina Sawayama akan memulai pertunjukan utama Inggris dan Irlandia. Pertunjukan di Cardiff sendiri merupakan tanggal yang ditambahkan karena "permintaan fenomenal" secara khusus kepada rina Sawayama.
Pada awal musim panas ini, sang penyanyi dan penulis lagu yang berbasis di London itu membahas bagaimana dia terinspirasi oleh "cerita palsu" di album kedelapan milik Taylor Swift, Folklore, untuk album barunya. Rina Sawayama yang merilis single Hold The Girl—untuk menindaklanjuti album debut 2020-nya, SAWAYAMA—mengatakan kepada Rolling Stone UK bahwa dia dipengaruhi oleh Taylor Swift yang menceritakan kisah orang lain di album di masa lockdown tahun 2020-nya, menjauh dari karya otobiografi masa lalunya.
"Saya ingat ketika Taylor Swift merilis album Folklore, saya seperti, 'Dia ini menulis tentang cerita palsu dan dia baru saja menulis seluruh album. Jika dia bisa melakukannya, saya harus melakukannya,'” kata Sawayama, mengungkapkan bahwa terlalu menyakitkan untuk menulis lagu tentang pengalamannya sendiri saat menjalani terapi.
Rina Sawayama sendiri telah membagikan single ketiga dari album baru dengan judul lagu yang sama dari album keduanya tersebut, Hold The Girl. Single yang sangat dinanti-nantikan ini telah dirilis pada akhir Juli lalu.
Single baru ini memang cukup ambisius, lagu pop multi-faceted, mengatasi trauma dan katarsis bergerak maju dalam hidup. Dalam lagunya, Rina Sawayama menyanyikan lirik: “Sometimes I just wanna run away, leave behind that old me, start again/ Then I’ll remember who I’m really made of/ And she’s been hide-and-seeking, waiting all alone.”
Berbicara tentang proses penulisan lagu, Rina Sawayama berkata: “Hold the Girl adalah lagu pertama yang saya tulis dan direkam pada akhir tahun 2020, saat saya menjalani terapi, saya mendapatkan ilham, jadi saya memutuskan untuk menulis lagu ini. Saya bahkan menangis sebelum pergi ke studio untuk menulis tentang itu.”
Buat Superfriends yang ketinggalan, simak dulu lagu dan video musik resmi untuk single Hold The Girl dari album barunya yang disutradarai oleh Ali Kurr berikut ini.
Selang sebulan sebelumnya, Rina Sawayama juga telah merilis single kedua dari album berjudul Catch Me In The Air. Lagu terbaru penyanyi itu ditulis bersama Oscar Scheller, Gracey, Clarence Clarity, dan Stuart Price.
Lagu ini dikemas dalam nuansa pop yang ditulis sebagai penghormatan kepada ibunya, yang membesarkannya sebagai orang tua tunggal. “Saya benar-benar ingin menulis tentang hubungan aneh ini dengan orang tua tunggal. Kalian saling menangkap di udara," jelasnya dalam siaran pers.
“Saya ingin seluruh lagu terdengar seperti berada di garis pantai Irlandia, seperti video The Corrs. Kami melakukan perubahan kunci untuk masuk ke chorus, di akhir pre-chorus untuk membuatnya terangkat dan melambung seperti burung,” lanjut Sawayama.
Sementara single This Hell menjadi single pertama untuk album barunya, dan resmi dirilis pada pertengahan Mei lalu. Single This Hell digambarkan sebagai bagian pop-meet-country yang menggembirakan dan menderu yang dibanjiri dengan riff dan lirik glam rock yang dibumbui dengan kalimat-kalimat yang meneriakkan jajaran ikon gay—Britney [Spears], Whitney [Houston], dan Princess Di,” dalam siaran persnya.
“Saya sangat senang menulis This Hell,” kata Sawayama. “Beberapa tahun terakhir saya telah mendengarkan banyak penyanyi country perempuan dan ingin menulis lagu pop country dengan euforia dan lidah di pipi. Musik country pada intinya bagi saya mewakili kenyamanan, pengisahan cerita yang brilian, dan ekspresi otentik dari realitas penulis. Saya memasukkan sebanyak mungkin momen budaya pop ikonik, tetapi lagunya lebih dari itu.”
Image source: https://www.instagram.com/rinasonline/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 19/09/2022
6 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Mursalim m
26/02/2025 at 13:56 PM
Muhammad Jodi Indra
23/03/2025 at 23:37 PM
Muhamad Saifudin
10/06/2025 at 17:32 PM
Alriz .
14/06/2025 at 15:41 PM
zakief Nazmudin
09/09/2025 at 07:42 AM
Agil Rahmat
22/01/2026 at 20:33 PM