Vokalis GIGI, Armand Maulana, telah merilis single solo terbarunya berjudul Rerata. Single ini dirilis pada 23 November 2022 lalu di bawah label Trinity Optima Production. Judul Rerata dipilih setelah sang Armand Maulana terinspirasi dari hasil pengamatannya terhadap kerentanan mental anak-anak yang dihidup di era saat ini.
Vokalis yang kini juga menjadi penyanyi solo ini ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda bahwa berbagai emosi dan perasaan seperti bahagia, jatuh cinta, sedih, dan apa pun itu dapat memicu kerentanan mental.
Berbagai emosi dan perasaan tadi memang hal yang lumrah dirasakan setiap manusia. Hal itu juga akan terus terjadi dalam kehidupan setiap individu.
Dalam keterangan persnya, Armand Maulana mengungkapkan, “Saya ingin orang tahu, terutama bagi yang butuh healing atau tengah mengalami masalah, semua hal yang terjadi dalam hidup sifatnya berulang dan itu lazim.”
”Terimalah, karena itu adalah karunia agar kita jadi lebih kuat dan tahu harus bagaimana menghadapi sesuatu,” unkapnya melanjutkan.
Single Rerata dari Armand Maulana ini dirilis di hari yang sama dengan konferensi pers film terbaru Visinema Pictures. Film baru itu berjudul Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang disutradarai Angga Dwimas Sasongko.
Nah, single Rerata inilahhh yang dipilih sebagai original soundtrack film Anggga Sasongko tersebut. Sang sutradara pun bercerita tentang bagaimana lagu yangg dibawakan Armand Maulana itu terpilih menjadi salah satu bagian penting dalam film garapannya.
Saat itu, Armand Maulana baru menyelesaikan Rerata dan menelepon Angga Sasongko untuk memintanya menggarap video musik lagu baru tersebut. Sayangnya, permintaan itu tidak disanggupi Angga Sasongko karena sedang dalam proses shooting di London, Inggris.
Angga Sasongko mengaku saat menerima telepon itu, ia sedang mengalami writer’s block dalam menulis ending film Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang.
Meski begitu, sutradara yang sukses dengan film Mencuri Raden Saleh tahun ini tetap membuka diri untuk mendengarkan lagu baru Armand Maulana. Tanpa disangka, lagu tersebut membuka pintu inspirasi baginya dalam menulis bagian akhir dari Jalan yang Jauh Jangan Lupa Pulang.
Angga Sasongko langsung meminta agar lagu Armand Maulana ini menjadi soundtrack, karena dianggap cocok untuk satu adegan penting dalam film garapannya tersebut.
Pengerjaan video musik Rerata akhirnya diserahkan kepada Bobby Zarkasih sebagai sutradara. Bobby Zarkasih adalah sosok yang sering mengerjakan behind the scenes untuk film-film Angga Sasongko. Armand pun setuju dan langsung berangkat ke London untuk proses pengerjaannya.
Mengenai konsep di balik video musiknya, Armand Maulana mengatakan, “Lokasi shooting-nya di London dan konsepnya bercerita tentang orang-orang yang meninggalkan keluarganya untuk sekolah, bekerja, hingga mengejar mimpi. Istri dan putri saya pun turut menjadi modelnya.”.
Selain itu, Armand Maulana pun sempat tampil membawakan lagu Rerata ini di hadapan semua yang hadir di gelaran konferensi pers hari itu. Armand Maulana berharap agar single Rerata ini dapat menjadi teman bagi orang-orang yang tengah merasa sulit menjalani kehidupan.
“Saya ingin semua orang tahu, terutama bagi mereka yang butuh healing atau tengah mengalami masalah, semua hal yang terjadi dalam hidup sifatnya berulang dan itu lazim. Terimalah karena itu adalah karunia agar kita jadi lebih kuat dan tahu harus bagaimana menghadapi sesuatu,” kata Armand Maulana.
Single Rerata dari Armand Maulana ini sudah bisa didengarkan di semua platform streaming musik, Superfriends. Setelah penayangan perdananya pada gelaran jumpa pers lalu, video musiknya pun ditayankan di channel YouTube Trinity Optima Production. Simak video musik Rerata dari Armand Maulana berikut ini.
Sebelum melepas single Rerata, Armand Maulana terlibat dalam proyek single-nya bersama Baskara Putra/Hindia dan Rayhan Noor pada pertengahan Januari lalu. Proyek mereka kala itu adalah untuk penggarapan lagu berjudul Sampai Akhir Zaman yang dirilis tepat pada 11 Januari 2022—tanggal spesial bagi Armand Maulana.
Armand Maulana menganggap Baskara Putra dan Rayhan Noor adalah musisi hebat dan membanggakan. Lewat kolaborasi ini, Armand Maulana berpendapat musik Indonesia selalu bertahan, tidak pernah tenggelam. Armand menaku senang bisa berkolaborasi dengan siapa pun dan merasa tidak ingin berhenti di satu jalur saja dalam berkolaborasi maupun eksplorasi musik.
Baskara Putra dan Rayhan Noor berada di balik lagu Sampai Akhir Zaman ini. Merekalah yang menulis dan menggarap musik untuk lagu tersebut.
Kolaborasi lintas generasi ini bermula dari obrolan antara Armand Maulana dan Baskara Putra. Topiknya saat itu mengenai pengalaman hidup sang vokalis GIGI hingga perannya sebagai seorang suami dan ayah. Obrolan itulah yang kemudian menjadi latar belakang Hindia untuk menggarap lagu tersebut.
Armand mengaku puas dan bahagia bisa memiliki lagu Sampai Akhir Zaman. Baginya, lagu itu seperti kelanjutan cerita dari lagu GIGI, 11 Januari—tentang sebuah kisah hubungan manusia yang bisa terjadi pula pada banyak orang.
Baskara Putra menggarap lirik dengan menggunakan diksi sehari-hari. Formula ini sudah tak asing lagi jika kalian ngikutin lagu-lagu yang dibuatnya seperti lagu-lagu Hindia, Lomba Sihir, hingga .Feast. Sementara Rayhan Noor membuat musik untuk lagu tersebut.
Image source: https://www.instagram.com/armandmaulana04/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 29/12/2022
8 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Budi Nurcahyo
03/11/2024 at 19:22 PM
WARNO WARNO
23/02/2025 at 22:37 PM
WARNO WARNO
23/02/2025 at 22:37 PM
Muhamad Saifudin
20/03/2025 at 18:46 PM
Shella Monica
07/05/2025 at 22:24 PM
Cands
27/05/2025 at 21:50 PM
SAMSUL BAHRI
09/06/2025 at 13:51 PM
A. Kun n
24/08/2025 at 19:45 PM