Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Rajasinga, trio grind asal Bandung, akan merilis ulang album perdananya, Pandora dalam format piringan hitam 10 inci. Pandora akan diluncurkan ulang dalam format piringan hitam untuk merayakan ulang tahun kesepuluh album ini. Menurut siaran pers yang diterima SuperMusic.ID, Pandora versi rilis ulang ini akan diluncurkan pada bulan September ini.

Peluncuran ulang Pandora adalah hasil kolaborasi antara Negrijuana Productions, Straineyes Productions, Sepsis Records, dan Hearing Eye Records. Mixing dan mastering ulang Pandora dikerjakan oleh Auliya Akbar (Noise Lab Studio).

[bacajuga]

“Dengan hasil tata suara yang lebih murni dan alami. Menampilkan ulang apa yang terjadi 10 tahun lalu tanpa polesan. Seperti inilah sebenarnya yang kami inginkan ketika pertama kali album ini direkam, ribut dan keras,” papar Rajasinga.

Pandora adalah album pertama Rajasinga, walau bukan rilisan perdana mereka. Sebelumnya, Rajasinga telah merilis demo Killed By Rajasinga (2005). Pada rilisan yang dicetak dalam CD-R secara terbatas ini, formasi Rajasinga masih diisi Dani ‘Tremor’ (vokal), Sendy (gitar), Indra ‘Morgg’ (bass), dan Revan (drum). Cetak biru album Pandora dimulai dari demo ini.

“Tidak disangka, sambutan yang sangat baik berhasil kami raih. Dari sinilah timbul keinginan besar untuk kembali ke studio dan merekam lagu baru dengan produksi yang lebih biak dan layak. Gayung bersambut, kata terjawab. Straineyes Productions, sebuah label independen dari negeri jiran Malaysia bersedia untuk bantu merilis album perdana ini,” jelas Rajasinga.

Namun, momentum itu hampir terjegal karena dua personel (Tremor dan Sendy) bersama-sama mengundurkan diri karena perbedaan konsep dan arahan album. Dua personil yang tersisa, yaitu Revan dan Morrg terus melanjutkan proses rekaman. Sementara instrumen yang tak bertuan diisi oleh Biman (gitar) dan Rayadam (vokal).

“Dari formasi baru inilah kami mendapatkan energi dan inspirasi baru yang lebih segar. Bergabungnya dua musisi berbakat ini mampu membentuk kerangka bermusik Rajasinga menjadi lebih kaya, berkarakter dan utuh. Pondasi ini yang kemudian menjadi dasar bermusik Rajasinga di album selanjutnya,” tulis Rajasinga.

Pandora akhirnya dirilis pada bulan Juli, yang kemudian dirangkai dengan tur promo Spreading the Plague. Tur terpanjang Rajasinga ini menjangkau hingga Singapura, Kuala Lumpur, Pinang Island, (Malaysia) dan Bangkok (Thailand). Menurut catatan Rajasinga, Pandora berhasil terjual sebanyak 1000 kopi.

“Mendengarkan kembali apa yang kami rekam sepuluh tahun lalu itu rasanya seperti masuk ke dalam mesin waktu. Langsung terbayang sempitnya kamar kost yang kami sewa, tempat di mana semua materi ditulis. Waktu itu kami masih jauh lebih mudah, naif, kurus, dan gondrong. Terdengar jelas energi kemarahan yang kami tuangkan dalam 15 lagu bertempo cepat, penuh distorsi dan memekakkan telinga. Kami cuma mau memainkan musik yang ribut dan keras, titik (tertawa),” jelas Rajasinga.

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Rajasinga #Pandora #Album Perdana #Rilis Ulang #Piringan Hitam #Morrg #Negrijuana Productions #Straineyes Productions #Sepsis Records #Hearing Eye Records

Article Category : Super Buzz

Article Date : 31/08/2017

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

4 Comments

Comment
EMIR MUHAMMAD

EMIR MUHAMMAD

09/01/2026 at 22:30 PM

Rayakan Satu Dekade, Rajasinga Rilis Ulang Album Perdana
BUDIYANA BUDI

BUDIYANA BUDI

09/01/2026 at 22:49 PM

“Mendengarkan kembali apa yang kami rekam sepuluh tahun lalu itu rasanya seperti masuk ke dalam mesin waktu. Langsung terbayang sempitnya kamar kost yang kami sewa, tempat di mana semua materi ditulis. Waktu itu kami masih jauh lebih mudah, naif, kurus, dan gondrong. Terdengar jelas energi kemarahan yang kami tuangkan dalam 15 lagu bertempo cepat, penuh distorsi dan memekakkan telinga. Kami cuma mau memainkan musik yang ribut dan keras, titik (tertawa),” jelas Rajasinga.
BUDIYANA BUDI

BUDIYANA BUDI

09/01/2026 at 22:49 PM

Rayakan Satu Dekade, Rajasinga Rilis Ulang Album Perdana
RENI HENDRAYANI

RENI HENDRAYANI

09/01/2026 at 23:04 PM

Rayakan Satu Dekade, Rajasinga Rilis Ulang Album Perdana
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive