Rakesh, kelompok musik yang berasal dari Kota Palu, merilis video musik dari single kedua mereka berjudul Penguasa Malam. Lagu ini dikemas dengan mempertimbangkan makna yang sama dengan nama band ini.
Lirik lagu Penguasa Malam yang dirilis melalui label May Records ini ditulis oleh gitaris Riskan Ahmad. Sejatinya, lagu ini menggambarkan gejolak jiwa muda yang berapi-api dan penuh semangat. Pendeknya, lagu ini mengandung filosofi yang mengajak terus berkarya dan menggapai lingkup terjauh sedapat mungkin.
“Larutkan diri ketika yang lain telah terlelap dalam mimpi / Kawanan serigala bersiap ambil peran / Kota begitu mencekam, berkelana sepanjang jalan / Terlelap hingga petang. Kita lah penguasa malam.”
Demikian sepenggal lirik yang ditariksuarakan oleh Fikri Tsani. Aransemen musik sebagai penghantarnya tak kalah menyalak. Ramuan musik rock yang kencang dan padat, semua itu berkat sentuhan dari sisi teknis produksi yang dilakukan oleh Rizky Toar Mangaribi.
Lagu Penguasa Malam ini sebenarnya telah rilis pada akhir Mei 2022 lalu. Kala itu, band yang mengusung alternative rock ini dilengkapi dengan personel seperti bassist Farid Pramudya dan drummer Ais Tompoh dan ikut melepas dua single lain yaitu infidel dan Benti Tak Mau Mengalah.
Sementara itu, penggarapan video musiknya dilakukan oleh Adjust Purwatama sebagai sutradara sekaligus penggagas ide cerita bersama Naldi Cante dan Riskan. Iwan Ince dan Wisnu Putra Pratama menyokong dari kursi produser. Adjust menafsirkan single Penguasa Malam sebagai orang-orang yang bekerja keras mencari rezeki hingga larut malam, dini hari.
Semua dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup sendiri atau keluarga. Namun, di sisi lain tetap penting menyisihkan waktu untuk mencari kesenangan agar tetap waras menjalani kehidupan. Tak peduli jika harus menunda pulang.
Interpretasi itu tercermin dalam video musik dengan durasi hampir menyentuh empat menit. Seorang pria dengan balutan kemeja putih dan celana panjang kain hitam, berdasi, dan menenteng koper kesepian berjalan di malam yang sunyi. Beberapa tempat coba ia datangi, namun tak satupun orang berhasil ditemuinya. Kemudian ia menemukan sebuah acara yang penuh keramaian. Terbersit ide untuk naik ke atas panggung untuk menghilangkan rasa stres akibat tekanan pekerjaan.
Ternyata semua itu hanya mimpi belaka, yang berasal dari dorongan untuk mencari sekeping kesenangan di tengah himpitan beban hidup.
Tercetusnya ide menggarap video musik lagu ini datang mendadak. Adjust adalah sosok yang pertama kali menjadi inisiator bersamaan dengan perayaan setahun Bring Archive History di Festival Titik Temu pada 11-13 November 2022 lalu.
Dalam siaran persnya pada akhir November 2022 lalu, Riskan Ahmad mengatakan, “Kami bertemu di rumahnya Adjust membahas konsep lebih detail. Waktu itu hadir juga Naldi dan Oji Brewok sebagai model video musik.”
“Adjust mengusulkan cerita tentang orang pulang kerja saja. Naldi menambahkan dengan konsep untuk outfit dan ide memajang poster-poster di beberapa titik. Dua ide itu tersebut kemudian kami gabungkan menjadi satu kesatuan cerita untuk video musik,” lanjut Riskan.
Di samping itu, pemilihan lokasi syuting untuk video musik Penguasa Malam sengaja mengambil di beberapa tempat usaha yang dikelola oleh lingkaran pergaulan masing-masing personel Rakesh. Pemilihan lokasi syuting sengaja mengambil beberapa tempat usaha yang dikelola oleh lingkaran pergaulan terdekat para personel.
Bukan hanya karena pertimbangan estetik, tapi juga upaya memperlihatkan kepada penonton bahwa tempat-tempat itu bisa jadi opsi yang selalu memberi kewarasan kepada banyak orang, entah itu dari segi menu atau suasana yang ditawarkan.
Adjust mengaku senang saat gagasan yang disampaikannya tak bertepuk sebelah tangan. “Selalu menyenangkan ketika ide yang kita sampaikan mendapat respons positif, termasuk teman-teman personel Rakesh. Segala proses dilakukan dalam tempo yang singkat dan cepat, tapi tetap mengutamakan kualitas,” tambah Adjust.
Rakesh melepas materi debut mereka dengan tiga single sekaligus pada Mei 2022 lalu. Ketiga lagu itu adalah BTMM, Penguasa Malam, dan Infidel.
Menurut Rakesh, alasan mereka melepas tiga lagu sekaligus adalah ingin melakukan suatu hal yang cukup berbeda. Pasalnya, hal ini memang jarang terjadi. Apalagi mereka pun sedang mencoba untuk melampaui batasan yang belum pernah mereka coba sebelumnya.
“Sebenarnya tidak ada alasan khusus. Sekedar ingin mencoba sesuatu agak sedikit berbeda, dan dari pertimbangan kami, karena goals utamanya ke album dan isi materi albumnya berbeda-beda, jadi kami sekalian sounding ke orang-orang secara tidak langsung. Kami juga ingin melihat respon perbandingan materi apa yang cenderung lebih disukai oleh orang-orang, dan akan kami formulasikan ke karya berikutnya,” ungkap Riskan.
Rakesh memang menyajikan materi yang cukup menarik dalam ketiga single tersebut. Selain aura musik yang dibawakan, Rakesh memang mengemas apa yang ingin mereka sampaikan. Rakesh mengerti betul apa yang mereka suka, bagaimana memodifikasi dan menggarapnya, lalu melepasnya dengan gaya yang dibuat seorisinil mungkin.
Image source: Siasat Partikelir
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 07/01/2023
1 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Muhamad Saifudin
13/03/2025 at 19:18 PM