Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Navicula Kembali dengan Single Baru, Kembali ke Akar

Navicula, kuartet rock asal Bali, telah kembali. Di momen kembalinya ini, mereka merilis single baru berjudul Kembali ke Akar, menyusul single mereka Dinasti Matahari yang dirilis awal tahun 2022. Single baru ini diambil dari album terbarunya bertitel Archipelago Rebel yang segera dirilis tahun ini.

Kembali ke Akar merupakan single yang bertema ajakan. Menurut Navicula, single ini merupakan sebuah peringatan untuk mengajak orang-orang mengingat kembali siapa identitas mereka dan asal-usul mereka. Gede Robi, vokalis Navicula, mengatakan, “Juga pengingat menjaga tradisi, apa yang sudah diwariskan oleh pendahulu kita. Ahar kita bisa memaknai, memanfaatkan, dan membuatnya relevan untuk zaman sekarang.”

Tidak hanya keluar dalam format audio, Kembali ke Akar juga dilepas dalam format video musik yang juga telah dirilis pada 10 Juni 2022. Video musik Kembali ke Akar bekerja sama dengan KITAPOLENG. Ide video musik Kembali ke Akar juga hampir serupa dengan video musik Dinasti Matahari. Lokasi pembuatan video musik tersebut dilakukan sepenuhnya di tiga lokasi di Bali seperti di Tabanan, TPA Suwung, dan Renon.

Apa yang coba digambarkan Navicula dalam video musik berdurasi 3 menit itu adalah peranan manusia di dunia modern, yang memiliki berbagai macam profesi. Namun, menurut mereka, “Alur plot ini ada plot, kita mencoba melepas semua atribut atau peran kita di dunia modern ini untuk menuju identitas atau asal-usul kita.”

Navicula menyebutkan bahwa hal ini penting, sebab bukan hanya di Bali saja, tetapi di seluruh dunia. Semua mengarah ke hal bernama kemajuan dan perkembangan teknologi serta peradaban. Menurut Navicula, kemajuan seseorang berasal dari diri sendiri. Mulai dari apa saja pengetahuan yang dimiliki, kebijakan atau pemikiran yang sudah ada turun temurun, hingga bagaimana kondisi lingkungan membentuk seseorang. 

“Dengan pemetaan ini, kita mampu untuk berangkat dari apa yang kita punya, tapi dikembangkan dari sebelumnya. Melestarikan apa yang bagus dan memperbaiki apa yang perlu diperbaiki,” ungkap mereka.

Lagu Kembali ke Akar ini juga dimaksudkan untuk pelestarian terhadap budaya Indonesia. Upaya inilah yang diangkat dalam setiap karya Navicula demi mendukung Nation Branding Indonesia. Hal ini senada dengan single pertama mereka tahun ini, Dinasti Matahari yang liriknya ditulis oleh frontman Navicula, Gede Robi.

Lewat lagu tersebut, Gede Robi ingin menyampaikan pesan yaitu mensyukuri anugerah alam Indonesia yang tak kunjung habis dan penuh budaya. Robi mengatakan, lagu itu juga bercerita tentang betapa nikmatnya anugerah untuk tinggal di bangsa yang besar ini. Kita pun bisa mendapatkan berkah matahari yang bersinar di sepanjang musim.

Menurut Robi, masyarakat Indonesia adalah “anak-anak matahari,” sebuah bangsa dengan budaya yang lekat dengan kehadiran mentari. Kita, baginya, adalah “pewaris tahta dinasti surya.” Itulah yang ingin disampaikannya dalam lagu tersebut. Bukan sekadar mengucap syukur, tetapi juga sudah selayaknya generasi sekarang menjaga kelestarian alam Indonesia agar kelak bisa diwariskan ke generasi mendatang.

Navicula juga berharap bahwa para pendengar bisa memperoleh pesan tentang bagaimana mereka melestarikan local wisdom dengan melestarikan pengetahuan dan prinsip ideologi, dan bukan hanya dengan atribut atau fashion. 

Navicula pun memiliki alasan di balik pemilihan tiga lokasi sebagai tempat syuting video musik Kembali ke Akar. Menurut mereka, “Ini juga menarik mengapa memilih lokasi TPA Suwung. Karena peradaban dan modernitas kita banyak sekali menghasilkan hal mudharat, yaitu sampah. Kembali ke Akar membuat kita ingat kembali bahwa kemajuan teknologi sebisa mungkin tidak membuahkan sampah dan limbah yang nantinya justru bisa merusak alam. Alam dan budaya adalah satu kesatuan aset yang dimiliki Bali. Menurut Navicula, akar budaya bali adalah bukan akar yang melestarikan budaya, tapi juga melestarikan alam.”

Video musik ini adalah hasil kerja sama Navicula dengan team KITAPOLENG. Dibal Ranuh bertindak sebagai sutradara dan Jasmine Okubo sebagai koreografer. GAMA 1930 (Gung Ama & Indira Laksmi Busana) mengarahkan kostum. Nama Sandrina Malakiano pun muncul sebagai produser eksekutifnya yang sejauh ini namanya juga dikenal sebagai presenter berita nasional dengan rekam jejak panjang di dunia audio visual.

Navicula konsisten meneriakkan isu sosial dan lingkungan lewat dua single yang telah rilis tersebut. Hal ini juga sama dengan sebagian besar karya mereka. Navicula pun selalu berupaya menanamkan benih-benih perubahan dan mendukung isu kesejahteraan sosial serta pelestarian lingkungan, baik dalam skala nasional maupun global.

Navicula yang formasinya diisi vokal dan gitar oleh Gede Robi, gitar oleh Dadang Pranoto, drum oleh Palel Atmoko, dan bass oleh Krishnanda Adipurba telah merilis sekurang-kurangnya sembilan album penuh, sebuah mini album, dan puluhan proyek album kompilasi. Mereka juga telah merilis sejumlah video musik dan dokumenter. Selain itu, ada sejumlah kolaborasi mereka dengan artis, organisasi, dan jaringan kerja lokal maupun internasional.

Sementara video musik Kembali ke Akar didukung oleh Bali Wariga, KITAPOLENG, Doss Bali, dan Arakbica. Album Archipelago Rebel sendiri akan dirilis tengah tahun 2022 ini. Bersama dengan perilisan album barunya juga, Navicula akan membuat panggung musik di Renoma Cafe, Jalan Hayam Wuruk, Renon, Denpasar, Bali.

Image source: https://www.instagram.com/naviculamusic/ 

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Rock #navicula #single baru #Kembali ke Akar #Dinasti Matahari

Article Category : Super Buzz

Article Date : 27/06/2022

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

6 Comments

Comment
Mursalim m

Mursalim m

14/04/2025 at 13:34 PM

bagus sekali
Cands

Cands

20/05/2025 at 06:56 AM

Kelazzz
NURHANDANY DANY

NURHANDANY DANY

09/06/2025 at 14:59 PM

Navicula Kembali dengan Single Baru, Kembali ke Akar
Muhamad Saifudin

Muhamad Saifudin

27/08/2025 at 22:25 PM

Nice news!
Garindratama Harashta

Garindratama Harashta

02/09/2025 at 08:11 AM

mantaaap nih brow
Maoreen Lokito

Maoreen Lokito

11/03/2026 at 18:13 PM

Kembali ke akar
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive