Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Brian Eno

Genap lima puluh tahun silam, Apollo 11 berhasil mendarat di bulan; dari sana, manusia dibukakan segudang kesempatan baru untuk menyikapi tata surya. Brian Eno, musisi kawakan dan salah satu pilar musik ambient, juga akan turut berpartisipasi dengan talentanya dalam menyikapi dirgahayu yang monumental ini.

Musisi legendaris asal Inggris ini akan merilis ulang album seminalnya, Apollo: Atmospheres & Soundtracks, usai direstorasi. Tidak hanya itu, ia juga akan memadukannya dengan sebuah LP baru yang bertajuk For All Mankind.

Melihatnya, dunia sains pun seakan tergerak dan memberikan penghormatan kepada sang pionir musik ambient tersebut. Giliran mereka yang sekarang menghargai Brian Eno; selama seminggu ini, ia telah disanjung dengan sejumlah runtutan acara. Puncaknya, Eno diberikan asteroid yang dinamakan dengan namanya sendiri.

Hari senin kemarin, Eno mendatangi salah satu festival sains paling berprestise, Starmus V. Disana, ia dihadiahkan medali Stephan Hawking Medal for Science Communication. Sang pelantur album Here Come the Warm Jets tersebut menerima medali dan penghargaan itu karena telah berkontribusi dalam dunia sains populer. Kala itu, ia juga ditemani beberapa individu hebat yang juga menerima penghargaan serupa; serperti Elon Musik dan Todd Douglas Miller (sutradara film dokumenter baru, Apollo 11)

Namun berita utamanya adalah pemberian nama Asteroid. Semua itu berawal ketika astronot dari institusi riset bernama Marc Buie, melalui kerjasamanya dengan Astronomical Union (Serikat Astronot) dan Minor Planet Centre (Pusat Planet Kecil), menemukan sebuah asteroid baru yang seaslinya bernama “81948 (2000 OM69)” Namun, berkat nama baru, yang adalah nama lengkap Eno, nampaknya nama tersebut akan tetap sama sulitnya ketika dibaca. Nama lengkap Brian Eno adalah "Brian Peter George St John le Baptiste de la Salle Eno", dan itulah nama asteroid baru tersebut sekarang.

Kabar baiknya; untuk mempermudah pengucapan, batu angkasa itu dapat secara bangga disebut "Eno"—sebagaimana kita biasanya mengucapkan nama sang maestro musik itu.

Album remastered Eno, Apollo: Atmospheres & Soundtracks, dan LP terbarunya, For All Mankind, akan resmi dirilis pada tanggal 19 Juli mendatang. Jangan sampai kelewatan kalau kalian ngefans berat sama karya-karya apik beliau, ya!

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Brian Eno #asteroid #sains

Article Category : Super Buzz

Article Date : 29/06/2019

Supermusic
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

2 Comments

Comment
SRI YAYA ASTUTI

SRI YAYA ASTUTI

10/02/2025 at 17:30 PM

Nama Brian Eno Diabadikan Jadi Nama Asteroid
SRI YAYA ASTUTI

SRI YAYA ASTUTI

10/02/2025 at 17:38 PM

Namun berita utamanya adalah pemberian nama Asteroid. Semua itu berawal ketika astronot dari institusi riset bernama Marc Buie, melalui kerjasamanya dengan Astronomical Union (Serikat Astronot) dan Minor Planet Centre (Pusat Planet Kecil), menemukan sebuah asteroid baru yang seaslinya bernama “81948 (2000 OM69)” Namun, berkat nama baru, yang adalah nama lengkap Eno, nampaknya nama tersebut akan tetap sama sulitnya ketika dibaca. Nama lengkap Brian Eno adalah "Brian Peter George St John le Baptiste de la Salle Eno", dan itulah nama asteroid baru tersebut sekarang
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive