Mike Shinoda dari Linkin Park telah mengkonfirmasi perilisan proyek musik dan seni terbaru. Proyek musiknya kali ini disebut ZIGGURATS. Menurut Mike Shinoda, ZIGGURATS adalah rilisan musik dan seni yang tersedia sebagai NFT + di music streaming. “NFT ada di gambar profil; gaya. Saat Anda mencetaknya, Anda mendapatkan karakter yang dibuat secara acak sebagai 'sampul album' Anda,” tuturnya.
Lagu ini dirilis pada 3 Desember 2021, sedangkan NFT-nya tersedia untuk dicetak mulai 2 Desember 2021 melalui Tezos.
Sambil mengumumkan proyeknya di akun Discord bulan lalu, Mike Shinoda berkata, “Saya telah menggambarkannya kepada beberapa orang sebagai 'lagu yang bukan lagu'. Tapi itu juga EP yang bukan EP, NFT yang bukan NFT, dan proyek seni yang lebih dari sekadar gambar.”
Terinspirasi oleh proyek-proyek seperti CryptoPunks dan Bored Apes, Mike Shinoda menyukai ide program yang mengambil elemen dan mencampur-dan-mencocokkan untuk membuat keluaran yang berbeda. Membuat barang koleksi yang memiliki keunikan masing-masing. Tapi ia ingin melakukannya dengan musik.
“Syukurlah, saya telah membuat banyak materi beberapa tahun terakhir ini. Saya mulai memilah-milah semua ketukan dan sketsa yang saya buat, mencari koneksi di antara mereka,” ungkap Shinoda.
“Tempo serupa, kunci serupa, bagian keren. Semua bagian terbaik dituangkan ke dalam satu sesi yang panjang. Lagu itu akhirnya terasa seperti hip hop 90-an tempat saya dibesarkan, jadi saya memutuskan untuk mulai menulis beberapa bait. Hasilnya adalah proyek musik enam setengah menit, terbuat dari lapisan. Vokalnya sama pada setiap output, tetapi musik dan cover artnya unik. Saya menyebutnya 'mixtape generatif,'” lanjut Shinoda.
Lagu tersebut (tetapi bukan sebuah lagu) akan menjadi materi baru pertama dari Mike Shinoda sejak ia merilis single Happy Endings yang menampilkan iann dior dan UPSAHL pada bulan Februari lalu. Lagu tersebut dirilis bersamaan dengan lelang NFT Happy Endings, memberikan kesempatan kepada para penggemarnya untuk menawar kesempatan memenangkan cetakan asli dari karya seni tunggal yang ditandatangani oleh Shinoda dan seniman kontemporer Cain Caser.
Happy Endings menjadi proyek musik musisi dan personel Linkin Park ini untuk pertama kalinya pada tahun 2021. Single ini awalnya ditampilkan sebagai klip 75 detik di saluran Twitch-nya, platform media sosial, dan otoritas cryptocurrency terpilih. Lagu tersebut menampilkan Mike Shinoda terhubung dengan iann dior dan artis dari Negara Bagian Arizona yang sedang naik daun, UPSAHL. Single ini dirilis pada 19 Februari 2021 lalu.
Mike Shinoda juga meluncurkan Happy Endings melalui lelang NFT [non-fungible tokens] untuk memberikan kesempatan kepada para penggemarnya memenangkan cetakan asli dari karya seni tunggal yang ditandatangani oleh Mike Shinoda dan seniman kontemporer Cain Caser. Hasil lelangnya akan disumbangkan ke ArtCenter College of Design di Pasadena, California, Amerika Serikat.
Pada Januari 2021, Mike Shinoda mengumumkan proyek musik inisiatifnya dengan tagar #ShinodaProduceMe. Proyek itu meminta penggemar untuk mengirimkan lagu mereka sendiri untuk mendapatkan kesempatan agar musisi memproduksi lagu tersebut.
Tentang Mike Shinoda
Mike Shinoda adalah pemilik nama asli Michael Kenji Shinoda. Ia lahir pada 11 Februari 1977 di Panorama City, Los Angeles, California, Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, rapper, dan produser rekaman. Karier musiknya dimulai ketika ia ikut mendirikan salah satu band legendaris Linkin Park pada tahun 1996 dan merupakan vokalis utama band, serta gitaris ritme, keyboardis, penulis lagu utama, dan produser.
Mike Shinoda kemudian menciptakan side project-nya yang mengusung genre hiphop, Fort Minor, pada tahun 2004. Dia juga menjabat sebagai produser untuk lagu dan album oleh Lupe Fiasco, Styles of Beyond, dan X-Ecutioners.
Musisi dan rapper yang dibesarkan di Agoura Hills ini juga pernah membentuk Xero, yang kemudian menjadi Linkin Park, dengan dua teman sekolah menengahnya: Brad Delson dan Rob Bourdon pada tahun 1996. Joe Hahn, Dave Farrell, dan Mark Wakefield kemudian bergabung ke Linkin Park. Sementara mendiang Chester Bennington menggantikan Wakefield sebagai vokalis utama pada tahun 1999. Band ini kemudian menandatangani kontrak rekaman dengan Warner Bros Records.
Mike Shinoda juga dikenal sebagai salah satu pendiri Machine Shop Records, label rekaman yang berbasis di California. Di luar musik, Mike Shinoda ternyata adalah seorang seniman dan desainer grafis. Dia telah melukis beberapa karya seni, beberapa di antaranya telah ditampilkan di Museum Nasional Amerika Jepang.
Pada 15 Juni 2018, Shinoda merilis album Post Traumatic, yang berisi 18 lagu tentang perasaannya setelah kematian kolega dan teman lama Chester Bennington, yang meninggal karena bunuh diri pada 20 Juli 2017.
Image source: https://www.instagram.com/m_shinoda/
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 16/12/2021
4 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Nicolas Filbert Tandun
16/08/2025 at 22:49 PM
Trisna Oen
16/08/2025 at 23:44 PM
Cands
04/09/2025 at 15:51 PM
MA Roz
02/12/2025 at 11:56 AM