Bagi para penikmat musik blues rock di era 1990-an akhir hingga 2000-an, mungkin tidak asing dengan nama The White Stripes. Ya, grup musik beranggotakan dua orang ini merupakan band yang besar dan tumbuh dikenal publik melalui genre tersebut.
Kini, The White Stripes memang hanya tinggal kenangan karena pada 2011 lalu dua personelnya, Jack White dan Meg White, mengumumkan bahwa perjalanan bermusik mereka sejak pertama berdiri pada 1997 sudah selesai. Mereka berpisah setelah terakhir kali merilis album Icky Thump pada 2007.
Namun, para penggemar The White Stripes patut bersuka cita karena pada Oktober lalu Third Man Records (label rekaman yang dibentuk Jack White) mengumumkan bahwa mereka akan merilis antalogi rekaman Jack dan Meg White ke dalam album 'Greatest Hits' The White Stripes pada 4 Desember 2020.
Para penggemar The White Stripes bisa mendengarkan 26 lagu pilihan dalam bentuk CD. Untuk menyambut perilisan lagu-lagu terbaik mereka, The White Stripes mengunggah arsip penampilan lawas mereka ke YouTube ketika membawakan lagu Ball And Biscuits pada 2003 di Jepang.
"Kami memahami bahwa gagasan membuat 'Greatest Hits' mungkin tampak tidak relevan di era streaming seperti sekarang, tetapi kami juga dengan sepenuh hati percaya bahwa band-band hebat pantas mendapatkan 'Greatest Hits'. The White Stripes adalah band hebat dengan penggemar yang hebat. Oleh karenanya kompilasi lagu hits mereka sangat perlu dihadirkan," tulis pernyataan Third Man Records soal kompilasi lagu terbaik The White Stripes.
Dalam rangka menyambut perilisan kompilasi karya terbaik dari band ini, berikut rangking untuk album-album yang pernah dikeluarkan oleh The White Stripes selama lebih dari satu dekade bermusik.
Rangking 6: Album The White Stripes (1999)
Sebagai album debut dengan mengusung nama band sendiri, The White Stripes terbilang sukses memperkenalkan musik mereka. Dirilis pada 15 Juni 1999, album ini disebut Jack banyak dipengaruhi oleh musisi blues yang besar di Detroit bernama Son House.
"Saya merasa kami belum pernah membicarakan tentang album pertama kami. Album itu adalah rekaman paling mentah, paling bertenaga, dan paling bersuara khas Detroit yang pernah kami buat," kata Jack dalam wawancaranya bersama Guitar Player pada 2003.
Karya-karya The White Stripes itu tertuang dengan sangat baik dalam lagu-lagu seperti 'Sugar Never Tasted So Good' juga 'The Big Three Killed My Baby' yang terdengar begitu hebat meski hanya dibawakan dengan dua instrumen musik saja.
Rangking 5: Album De Stijl (2000)
Rilis pada 20 Juni 2002, album kedua The White Stripes bertajuk De Stijl terbilang sukses mengangkat pamor band mereka. De Stijl dianggap menampilkan kesederhanaan dari band blues dan garage rock.
Di album ini, musik The White Stripes berkembang dari segi penulisan lirik hingga materi musik mereka. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya single Apple Blossom yang dimainkan dengan piano yang terdengar sangat menawan dan I'm Bound To Pack It In yang memiliki gaya hampir mirip dengan musik di album Led Zeppelin III.
Aspek paling menonjol dari The White Stripes di album kedua mereka ini adalah keberhasilan mengombinasikan beberapa pengaruh musik menjadi terdengar seperti musik mereka. Bahkan cover lagu country blues dari Blind Willie McTell 'Your Southern Can Is Mine' terdengar seperti lagu original The White Stripes.
Kisah menarik juga mewarnai pembuatan album De Stijl. Pada Maret 2000 Jack dan Meg berpisah yang mengancam keberlangsungan The White Stripes hingga Jack sempat mengajak beberapa orang untuk tampil dengannya pada sebuah acara yang harus diisi oleh The White Stripes.
Namun, pada hari pertunjukkan itu, Meg meyakinkan Jack agar The White Stripes terus berlanjut dan akhirnya mereka kembali bermusik bersama. Tak lama setelah mereka berpisah, The White Stripes mampu melahirkan album studio kedua mereka melalui label indie Sympathy for the Record Industry.


Rangking 4: Icky Thump (2007)
Seperti yang diketahui, album Icky Thump yang rilis pada 19 Juni 2007 menjadi karya terakhir dari Jack dan Meg di The White Stripes. Album ini sebetulnya menjadi salah satu karya mereka yang mendapat sukses besar dengan meraih sertifikat gold di Amerika Serikat usai terjual lebih dari 725 ribu kopi per Maret 2008 dan The White Stripes meraih penghargaan Best Alternative Music Album pada ajang Grammy Awards 2008.
Sukses besar itu tidak terlepas dari keputusan The White Stripes kembali ke materi lama seperti di album Get Behind Me Satan (2005) yang bernuansa punk, garage rock, dan blues. Intinya, di album Icky Thump, The White Stripes kembali ke identitas awal mereka.
Lantas, lagu Effect And Cause ternyata menjadi karya terakhir dari album The White Stripes yang bisa dinikmati oleh para pendengar. Meski begitu, album terakhir mereka tetap mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Rangking 3: Elephant (2003)
Album studio keempat The White Stripes bertajuk Elephant menjadi kali pertama mereka bekerja sama dengan label besar. Elephant dianggap sebagai album yang lebih halus dari tiga album The White Stripes sebelumnya dan terbukti dengan lahirnya beberapa kesuksesan bagi mereka.
Single Seven Nations Army, misalnya, menjadi lagu paling sukses dari album ini dengan meraih penghargaan Grammy 2004 sebagai Best Rock Song. Di ajang yang sama, Elephant terpilih sebagai Best Alternative Music Album. Album ini pun mendapat status platinum di Amerika Serikat dan double platinum di Britania Raya.
Rangking 2: White Blood Cells (2001)
White Blood Cell menjadi album studio ketiga The White Stripes yang rilis pada Juli 2001. Album ini disebut sebagai terobosan baru dari The White Stripes dalam bermusik. White Blood Cell dengan jelas menunjukkan bahwa mereka ingin mempertajam, memperluas cakupan musik mereka.
Rangking 1: Get Behind Me Satan (2005)
Get Behind Me Satan adalah puncak karier The White Stripes sebagai band blues rock. Pada album yang rilis 2005 ini, The White Stripes mencoba hal berbeda dengan tidak terlalu menonjolkan gata blues dan punk yang mendominasi album mereka sebelumnya.
Tiga single awal yang mereka rilis untuk album ini, Blue Orchid, My Doorbell, dan The Denial Twist, mendapat sambutan positif. 'Get Behind Me Satan' mungkin mengambil jalur berbeda daripada empat album sebelumnya, tetapi langkah itu menuntun The White Stripes menuju jalan dan pemandangan yang menakjubkan.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 15/11/2020
7 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
YC SOENARDI
10/05/2025 at 16:49 PM
Alriz .
14/07/2025 at 19:38 PM
Brawijaya Hutabarat
18/07/2025 at 12:19 PM
HARY PURNOMO
11/01/2026 at 15:37 PM
RENI HENDRAYANI
15/01/2026 at 10:50 AM
A. Kun n
16/02/2026 at 18:40 PM
elin
18/02/2026 at 07:45 AM