Sejak pertengahan 2016, dua mantan personil Sepultura, Max dan Igor Cavalera, tengah menjalani rangkaian tur Amerika “Return to Roots”. Dalam tur tersebut, gitaris dan drummer itu membawakan seluruh materi album seminal Roots (1996), dalam rangka memperingati ulang tahun ke-20 tahun album dari Sepultura tersebut.

Di sela tur tersebut, kakak-beradik ini menyempatkan berbincang dengan channel Youtube Robb’s Metalworks. Dalam wawancara tersebut, Max mengungkap opininya atas sesi rekaman terakhirnya bersama Sepultura. Roots adalah album terakhir Max dengan Sepultura. Gitaris ini keluar lantaran Gloria, manajer kuintet tersebut (sekaligus istri Max) dipecat oleh personil lainnya.
Sementara Igor bertahan lebih lama di Sepultura dan baru meninggalkan grup thrash tersebut pada Juni 2006, disebabkan karena perbedaan kreatif antara dia dan keempat personil lain. Igor resmi keluar lima bulan setelah absen dari tur Sepultura, untuk dapat menghabiskan waktu lebih bersama anak (lahir pada Januari 2006) dan istrinya.
“Hal-hal seperti itu terjadi tanpa sebab, saya pikir, seperti itulah hidup. Semakin kita menganalisis kesalahan kita, apa saja yang seharusnya bisa kita lakukan, saya jadi sadar bahwa semua itu sudah seharusnya terjadi. Intinya saya hanya bisa terus menjalani hidup, itulah yang saya (dan Igor) lakukan. Namun, yang lebih penting adalah saya kembali bersama Igor, saya menyayanginya dan ingin kembali bermain bersamanya. Situasi tersebut mengharuskan saya beradaptasi, atau mati,” jelas Max.
Max juga menyatakan kebanggaannya atas karirnya bersama Sepultura. Gitaris berambut gimbal ini pun mengiyakan pendapat adiknya, yang berpendapat bahwa mereka cukup beruntung bisa berkarir sebagai musisi. Pendapat tersebut datang melihat kondisi masa muda Max dan Igor, di mana menurut mereka banyak orang yang tidak seberuntung mereka .
Roots dan Chaos A.D. (1993) adalah album tersukses Sepultura hingga kini, mengantongi sertifikasi emas RIAA (Recording Industry Association of America) di tahun 2005. Album itu terjual sebanyak 500 ribu kopi.
Lini Sepultura kini hanya menyisakan dua anggota asli, Paulo Xisto Pinto Jr. (bass) dan Andreas Kisser (gitaris). Posisi vokal diisi Derrick Green, dan Eloy Casagrande mengisi pos drum. Lini Sepultura terbaru ini baru saja merilis album terbaru, Machine Messiah (2017) pada 13 Januari lalu.
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 21/02/2017
0 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Please choose one of our links :