Close burger icon

HELLO THERE, SUPER USER !

Please Insert the correct Name
Please Select the gender
Please Insert the correct Phone Number
Please Insert the correct User ID
show password icon
  • circle icon icon check Contain at least one Uppercase
  • circle icon icon check Contain at least two Numbers
  • circle icon icon check Contain 8 Alphanumeric
Please Insert the correct Email Address
show password icon
Please Insert the correct Email Address

By pressing Register you accept our privacy policy and confirm that you are over 18 years old.

WELCOME SUPER USER

We Have send you an Email to activate your account Please Check your email inbox and spam folder, copy the activation code, then Insert the code here:

Your account has been successfully activated. Please check your profile or go back home

Reset Password

Please choose one of our links :

Manja, Trio Asal Bali yang Ajak Pendengar Bernostalgia

Manja adalah unit alternative rock asal Bali. Manja adalah singkatan nama depan masing-masing personil yaitu Mark Saputra, Nick Pratama, dan James Sukadana. Band ini dibentuk pada tahun 2017 di Canggu, Bali. Dengan penuh semangat, Manja mengasah musik mereka yang memadukan pop indie dan alternative rock, di antara genre-genre lainnya.

Dengan komposisi mereka yang eklektik, Manja telah memukau penikmat musik Indonesia di berbagai acara besar seperti Soundrenaline (2018), Tokopedia MAKERFEST (2018), dan Sawahlunto International Music Festival (2018), sekaligus menjadi pembuka untuk PREP (UK), Glenn Fredly (ID), Elephant Kind (ID), dan Jason Ranti (ID).

Di awal tahun 2020, Manja masuk label anyar Pohon Tua Creatorium yang di bawah arahan Dadang Pranoto (gitaris Navicula & vokalis Dialog Dini Hari). Pada saat itu Manja mulai membentuk beberapa rangkaian rilisan pertama mereka. Setelah merilis single perdana mereka Rise di Spotify dan kanal platform digital lainnya pada September 2020, dan dilanjutkan dengan merilis video musik perdana juga untuk Rise pada Oktober 2020. Tembang art pop-indie rock Rise sendiri dijadikan semacam jabat erat perkenalan sebelum album penuh/mini/maksi/collector's items/whatnots oleh Manja dimunculkan

Kemudian pada November 2020, Manja rilis single kedua berjudul Games We Play. Manja tampak masih manja dengan gaya art pop/indie rock yang khas dari Manja, Games We Play bercerita tentang hal-hal menyenangkan yang enggan kita lepas dari lubuk hati paling dalam, soal rentetan memori manis yang rapi kita simpan di ingatan. 

Dalam tembang ini, trio Mark, Nick, dan James ingin menyoroti seberapa penting makna nostalgia dalam kehidupan. Ini tentang bagaimana kenangan di masa silam, misalnya, saat bermain bersama sobat dan kerabat—kita peluk erat karena perasaan tersebut sangatlah kita kenal yang kemudian menumbuhkan rasa nyaman. Situasi hati nan perasaan semacam ini secara tidak langsung bakal membantu kita menjaga kewarasan, sebuah kondisi yang dirindukan dan sangat dibutuhkan di masa seperti sekarang.

Terbitnya single perdana dan kedua yang susul-menyusul dalam waktu berdekatan ini memang disengaja. Tiga sekawan dari Pulau Dewata ini mau menunjukkan bahwa di masa super sulit dan serba kekurangan sekalipun, Manja konsisten melahirkan karya. Band yang berdiri pada pertengahan-akhir 2017 ini ingin menghembuskan napas optimisme, bahwa salah satu peran penting musisi adalah menumbuhkan asa, memupuk, dan merawat harapan.

Single Games We Play sendiri sejatinya bukanlah lagu yang sama sekali baru. Lagu ini sudah tercipta sejak 2018 serta kerap didendangkan saat Manja tampil di konser-konser. Hanya saja, versi yang dilepas sebagai single ini agak berbeda dengan yang biasa dipertunjukkan sebelumnya. Manja memainkan tempo yang sedikit melambat, musik lebih kompleks, dan terkesan lebih matang, sophisticated.

Manja dalam bahasa Hindi artinya benang gelasan. Hal ini menyimbolkan benang gelasan, tali layang-layang yang dilapisi serpihan kaca. Dengan nama itu, Manja tanpa henti berusaha untuk mewujudkan impian mereka melampaui batas untuk suatu hari menginspirasi pendengar di seluruh dunia.

Setelah setahun berselang dari dirilisnya single Games We Play, Manja kembali ke permukaan dengan mempersembahkan nomor anyarnya, Still Young. Trio ini mengakui bahwa rentang waktu hampir setahun tersebut digunakan oleh mereka untuk rehat jangka panjang. Kondisi pandemi, lagi-lagi menjadi alasannya.

Melalui single Still Young, Manja seolah-olah ingin membuktikan bahwa mereka belum ingin berhenti untuk melangkah. “While the night is still young”, ujar ketiganya dalam salah satu penggalan liriknya yang repetitif.

Mantra dalam lagu ini terjadi di penghujung lagu, ketika temponya yang kian meninggi dan diiringi oleh hentakan drum dan distorsi gitar yang saling bersahutan. Karakteristik itu mengisyaratkan sebuah ketegasan bahwa lirik-lirik yang mereka sampaikan bukan bualan belaka.

Nama Manja sendiri memang masih terasa asing di telinga saat ini. Namun di Bali, Manja sudah lalu-lalang selama rentang waktu tersebut. Bisa dibilang, puncak perkenalan adalah ketika mereka meraih penghargaan Grup Terbaik dan Pendatang Baru Terbaik yang diselenggarakan oleh Anugerah Musik Bali tahun 2021.

Manja tergolong sebagai band yang segar, muda, dan sedang naik daun di Bali. Mereka memiliki getaran khas mereka yang menerawang dan stadium pop, alternative rock yang telah mendaratkan mereka menunjukkan pembukaan untuk citypop Inggris band PREP selama tur Asia 2019, Festival Musik Soundrenaline 2018, bersamaan dengan pembukaan mendiang pop Indonesia dan superstar Glen Fledly, serta untuk alt-pop Indonesia, Elephant Kind.

Image source: https://www.instagram.com/wearemanja/?hl=id

ARTICLE TERKINI

Tags:

#Rock #Manja #Bali # alternative rock #Indie Pop

Article Category : Super Buzz

Article Date : 09/04/2022

Supermusic
Admin Music
Supermusic
Admin Music
Penulis artikel dan penggila musik rock/metal yang setiap hari ngulik rilisan baru, liputan gig, dan cerita di balik panggung band legendaris. Gue percaya musik keras itu bukan cuma suara, tapi energi dan gaya hidup. Konten gue disajikan dengan detail dan semangat yang sama garangnya sama musik yang gue bahas. Superfriends yang hidupnya nggak bisa lepas dari riff gitar dan gebukan drum pasti betah nongkrong di sini. Tiap artikel gue bikin biar lo ngerasa kayak lagi ada di depan panggung.

4 Comments

Comment
AKHMAT KHUDDORI

AKHMAT KHUDDORI

19/02/2025 at 14:02 PM

Manja, Trio Asal Bali yang Ajak Pendengar Bernostalgia
Desy Osmon

Desy Osmon

01/03/2025 at 23:04 PM

memang masih terasa asing
GUGUS INDRA WICAKSONO

GUGUS INDRA WICAKSONO

18/06/2025 at 13:31 PM

Manja, Trio Asal Bali yang Ajak Pendengar Bernostalgia
Muhamad Saifudin

Muhamad Saifudin

29/10/2025 at 19:05 PM

Nice news!
Other Related Article
image article
Super Buzz

The Dare Lepas Single Terbaru yang Berjudul Strangestreetfellows

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Tampil di Jepang, Isyana Sarasvati Akan Kolaborasi Bareng Mantan Gitaris Megadeth

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Milledenials Luncurkan Musik Video untuk Single Precious Me dan Feel Any Pain

Read to Get 5 Points
image arrow
image article
Super Buzz

Break Out Day Fest Cirebon Berlangsung Super Seru!

Read to Get 5 Points
image arrow
1 /

Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive