Manja adalah unit alternative rock asal Bali. Manja adalah singkatan nama depan masing-masing personil yaitu Mark Saputra, Nick Pratama, dan James Sukadana. Band ini dibentuk pada tahun 2017 di Canggu, Bali. Dengan penuh semangat, Manja mengasah musik mereka yang memadukan pop indie dan alternative rock, di antara genre-genre lainnya.
Dengan komposisi mereka yang eklektik, Manja telah memukau penikmat musik Indonesia di berbagai acara besar seperti Soundrenaline (2018), Tokopedia MAKERFEST (2018), dan Sawahlunto International Music Festival (2018), sekaligus menjadi pembuka untuk PREP (UK), Glenn Fredly (ID), Elephant Kind (ID), dan Jason Ranti (ID).
Di awal tahun 2020, Manja masuk label anyar Pohon Tua Creatorium yang di bawah arahan Dadang Pranoto (gitaris Navicula & vokalis Dialog Dini Hari). Pada saat itu Manja mulai membentuk beberapa rangkaian rilisan pertama mereka. Setelah merilis single perdana mereka Rise di Spotify dan kanal platform digital lainnya pada September 2020, dan dilanjutkan dengan merilis video musik perdana juga untuk Rise pada Oktober 2020. Tembang art pop-indie rock Rise sendiri dijadikan semacam jabat erat perkenalan sebelum album penuh/mini/maksi/collector's items/whatnots oleh Manja dimunculkan
Kemudian pada November 2020, Manja rilis single kedua berjudul Games We Play. Manja tampak masih manja dengan gaya art pop/indie rock yang khas dari Manja, Games We Play bercerita tentang hal-hal menyenangkan yang enggan kita lepas dari lubuk hati paling dalam, soal rentetan memori manis yang rapi kita simpan di ingatan.
Dalam tembang ini, trio Mark, Nick, dan James ingin menyoroti seberapa penting makna nostalgia dalam kehidupan. Ini tentang bagaimana kenangan di masa silam, misalnya, saat bermain bersama sobat dan kerabat—kita peluk erat karena perasaan tersebut sangatlah kita kenal yang kemudian menumbuhkan rasa nyaman. Situasi hati nan perasaan semacam ini secara tidak langsung bakal membantu kita menjaga kewarasan, sebuah kondisi yang dirindukan dan sangat dibutuhkan di masa seperti sekarang.
Terbitnya single perdana dan kedua yang susul-menyusul dalam waktu berdekatan ini memang disengaja. Tiga sekawan dari Pulau Dewata ini mau menunjukkan bahwa di masa super sulit dan serba kekurangan sekalipun, Manja konsisten melahirkan karya. Band yang berdiri pada pertengahan-akhir 2017 ini ingin menghembuskan napas optimisme, bahwa salah satu peran penting musisi adalah menumbuhkan asa, memupuk, dan merawat harapan.
Single Games We Play sendiri sejatinya bukanlah lagu yang sama sekali baru. Lagu ini sudah tercipta sejak 2018 serta kerap didendangkan saat Manja tampil di konser-konser. Hanya saja, versi yang dilepas sebagai single ini agak berbeda dengan yang biasa dipertunjukkan sebelumnya. Manja memainkan tempo yang sedikit melambat, musik lebih kompleks, dan terkesan lebih matang, sophisticated.
Manja dalam bahasa Hindi artinya benang gelasan. Hal ini menyimbolkan benang gelasan, tali layang-layang yang dilapisi serpihan kaca. Dengan nama itu, Manja tanpa henti berusaha untuk mewujudkan impian mereka melampaui batas untuk suatu hari menginspirasi pendengar di seluruh dunia.
Setelah setahun berselang dari dirilisnya single Games We Play, Manja kembali ke permukaan dengan mempersembahkan nomor anyarnya, Still Young. Trio ini mengakui bahwa rentang waktu hampir setahun tersebut digunakan oleh mereka untuk rehat jangka panjang. Kondisi pandemi, lagi-lagi menjadi alasannya.
Melalui single Still Young, Manja seolah-olah ingin membuktikan bahwa mereka belum ingin berhenti untuk melangkah. “While the night is still young”, ujar ketiganya dalam salah satu penggalan liriknya yang repetitif.
Mantra dalam lagu ini terjadi di penghujung lagu, ketika temponya yang kian meninggi dan diiringi oleh hentakan drum dan distorsi gitar yang saling bersahutan. Karakteristik itu mengisyaratkan sebuah ketegasan bahwa lirik-lirik yang mereka sampaikan bukan bualan belaka.
Nama Manja sendiri memang masih terasa asing di telinga saat ini. Namun di Bali, Manja sudah lalu-lalang selama rentang waktu tersebut. Bisa dibilang, puncak perkenalan adalah ketika mereka meraih penghargaan Grup Terbaik dan Pendatang Baru Terbaik yang diselenggarakan oleh Anugerah Musik Bali tahun 2021.
Manja tergolong sebagai band yang segar, muda, dan sedang naik daun di Bali. Mereka memiliki getaran khas mereka yang menerawang dan stadium pop, alternative rock yang telah mendaratkan mereka menunjukkan pembukaan untuk citypop Inggris band PREP selama tur Asia 2019, Festival Musik Soundrenaline 2018, bersamaan dengan pembukaan mendiang pop Indonesia dan superstar Glen Fledly, serta untuk alt-pop Indonesia, Elephant Kind.
Image source: https://www.instagram.com/wearemanja/?hl=id
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 09/04/2022
4 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
AKHMAT KHUDDORI
19/02/2025 at 14:02 PM
Desy Osmon
01/03/2025 at 23:04 PM
GUGUS INDRA WICAKSONO
18/06/2025 at 13:31 PM
Muhamad Saifudin
29/10/2025 at 19:05 PM