Tanah nusantara Indonesia yang luas dari Sabang – Merauke – Mianggas – Rote menyimpan banyak cerita. Namun tidak semua cerita berakhir dengan perasaan puas, karena bagi sebagian orang perjuangan tersebut tidak akan berakhir. Berbagai cara untuk melakukan protes pasti dilakukan, bisa lewat demonstrasi hingga menciptakan sebuah karya – seperti dengan menciptakan lagu yang meneriakkan suara rakyat.
Oleh karena itu, unit Mathcore asal Pulau Dewata – Advark – merilis single kedua mereka yang diberi judul “Libido Angkara.” Di bawah naungan label musik independen Bali - Trill/Cult Records, Agung (vokal), Windu (drum), Pandu dan Adi (gitar) serta Weda (bass) berusaha menangkap emosi kemarahan serta ketidakpuasan atas berbagai kebijakan dan program dari pihak penguasa. Tanpa berbicara panjang, track berdurasi 2 menitan ini bercerita dengan lugas tentang berbagai kejadian yang terjadi di tanah Nusantara. Beberapa inspirasi kejadian yang mereka ambil, seperti tragedi konflik pertambangan di tanah rakyat Papua, tragedi 1998 yang mendorong reformasi besar-besaran, hingga pergerakan rakyat Pulau Dewata dalam menolak rencana reklamasi di teluk Benoa. Walau terkesan sarat akan pesan politik, “Libido Angkara” dengan garangnya menangkap semua emosi namun tetap seru untuk didengarkan para headbangers.
Lewat riff gitar yang menderu kencang dan tempo agresif, tidak dipungkiri single terbaru Advark bisa menjadi contoh yang akan materi musik yang akan mereka bawa di EP perdana mereka. Rencananya proses penggarapan album yang masih berjalan ini akan berbuah menjadi satu album yang akan dirilis pada tahun 2017. Dengarkan sendiri luapan emosi mereka yang tertumpah di “Libido Angkara,” dan sambut tahun baru nanti dengan mentalitas garang nan kritis.
E-mail: advark.band@gmail.com
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 28/12/2016
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
Agus Samanto
15/10/2025 at 19:04 PM
Alriz .
30/03/2026 at 02:58 AM