Untuk album barunya, Damon Albarn mencoba untuk menghadirkan nuansa keindahan hidup lewat lagu-lagunya. Hal tersebut pun dibuktikan melalui single berjudul Royal Mountain Blue. Single tersebut merupakan single lanjutan yang dirilis oleh Damon Albarn dalam menyambut album keduanya, The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows. Sebelumnya, Damon Albarn sempat merilis single berjudul Particles yang membantu sang musisi untuk menggambarkan tema besar yang coba diungkapkan untuk album keduanya.
Single Royal Mountain Blue merupakan langkah yang baik untuk dilakukan oleh Damon Albarn, mengingat bahwa album terbarunya akan rilis pada 12 November nanti melalui Transgressive Records. Pasalnya, beberapa media musik maupun penggemarnya sudah menyangka bahwa Particles merupakan single terakhir yang akan menyambut kehadiran tersebut. Namun, dengan hadirnya Royal Mountain Blue bisa disimpulkan bahwa Damon Albarn cukup punya banyak kejutan yang sudah dipersiapkan.
Untuk single terbarunya ini, Damon Albarn mencoba untuk melakukan pendekatan yang lebih eklektik dari karya solo terdahulunya yang ada di dalam album Everyday Robots. Damon Albarn dalam single Royal Mountain Blue mencoba untuk menggabungkan segala macam gaya bermusik yang dirinya buat, seperti beat elektronik layaknya karya-karya Damon Albarn melalui Gorillaz namun dengan nuansa yang lebih dramatis.
Kesan dramatis tersebut hadir berdasarkan tema besar mengenai kehidupan dan alam yang coba diungkap oleh sang musisi di dalam album The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows tersebut. Pengalaman berkunjung ke Islandia membuat Damon Albarn menjadi lebih tenang dan mudah untuk memahami bagaimana alam bekerja di sekitarnya. Dengan lingkungan baru yang tenang tersebut, Damon Albarn mengakui bahwa dirinya mendapatkan banyak inspirasi dari kunjungannya ke Islandia dan berhasil untuk membuat lagu yang sesuai dengan keinginannya. Inspirasi tersebut pun akhirnya mengubah gaya bermusik Damon Albarn yang dinilai kontemporer dan mendekatkannya kepada aspek musik klasik, seperti orkestra. Damon Albarn mengakui bahwa perjalannya menuju Islandia akhirnya membuat dirinya ingin untuk melakukan perjalanan ke negara lainnya dalam menemukan inspirasi terbaru dalam bermusik.
Damon Albarn ingin mencoba untuk membuat perjalanan musiknya untuk proyek The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows sebagai sebuah rangkaian karya sinematik. Oleh karena itu, sang musisi pun memutuskan untuk merilis video klip pembuka melalui single Particles. Rangkaian karya sinematik yang jadi pendukung album solo kedua dari Damon Albarn ini hadir dengan tajuk Sublime Boulevards - Performance Films.
Nuansa dramatis tersebut juga bisa apik tergambarkan dan tersampaikan melalui tangan dingin dari Toby L yang menjadi sutradara. Tidak hanya berperan sebagai sutradara, Toby L juga orang yang berada di balik Transgressive Records, label rekaman yang akan menaungi proyek The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows. Sang sutradara menyatakan bahwa tema visual hitam putih yang disajikan dalam video klip Particles ini terinspirasi dari lanskap geografis Islandia yang jadi benang merah dari album The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows sendiri.
Terkait Islandia, negara kecil yang berada di benua eropa tersebut merupakan inspirasi besar dari album The Nearer the Fountain, More Pure the Stream Flows bagi Damon Albarn. Sang musisi mengakui bahwa bahwa ide lahirnya The Nearer The Fountain, More Pure The Stream Flows datang pada tahun 2019. Kala itu, Damon Albarn tengah memutuskan untuk membuat sebuah proyek musik orkestra dengan keindahan alam Islandia sebagai inspirasinya. Seusai mengunjungi Islandia, Damon Albarn langsung memutuskan untuk menyendiri dan akhirnya berhasil menulis 11 lagu. Yang bercerita tentang kerapuhan, kehilangan, hingga kehidupan.
Di luar proyek album solo kedua, Damon Albarn juga tengah mempersiapkan Blur untuk kembali membuka jilid reuni berikutnya. Perihal reuni bersama Blur, Damon Albarn menjelaskan bahwa ada kemungkinan untuk bisa kembali berkumpul selepas masa pandemi berakhir. Namun untuk saat ini, Damon Albarn mengakui bahwa dirinya sedang memiliki banyak kesibukan yang membuat rencana tersebut harus dikesampingkan. Meskipun begitu, jika benar terjadi, Damon Albarn telah mempersiapkan berbagai macam ide untuk membuat reuninya bersama Blur jadi lebih bermakna.
Selain itu, Damon Albarn tetap menyisakan energi dan ruang kreatif di dalam kepalanya untuk menjalankan proyek musik untuk Gorillaz. Di akhir Agustus lalu, keseriusan tersebut dibuktikan oleh rilisnya sebuah EP berjudul Meanwhile dari Gorillaz. EP terbaru dari band virtual garapan Damon Albarn dan Jamie Hewlett tersebut datang secara mengejutkan di benak para penikmat musiknya. EP Meanwhile dari Gorillaz ini dirilis sebagai bentuk perayaan Notting Hill Carnival di London yang harus batal terselenggara secara offline akibat pandemi di tahun 2021 ini.
Terdapat 3 buah lagu yang telah disiapkan oleh Gorillaz dalam EP Meanwhile ini untuk menghadirkan nuansa semarak dari Notting Hill Carnival. Nama-nama musisi yang ikut serta dalam proyek EP dadakan ini di antara lainnya adalah AJ Tracey, Jelani Blackman, serta Alicaì Harley. Nama judul EP-nya sendiri juga punya kesan sentimen bagi Gorillaz sendiri. Judul Meanwhile diambil dari sebuah nama tempat, Meanwhile Gardens yang merupakan panggung pertama Gorillaz di tahun 2000 silam. Di panggung festival musik perdananya tersebut, Gorillaz tampil membawakan lagu berjudul Clint Eastwood.
Image courtesy of Christian Bertrand / Shutterstock
ARTICLE TERKINI
Article Category : Super Buzz
Article Date : 31/10/2021
2 Comments
Daftar dan Dapatkan Point Reward dari Superlive
HENDRI PRATAMA
28/06/2025 at 20:29 PM
Sofi .
02/06/2026 at 11:47 AM